KEMANDIRIAN menjadi salah satu keterampilan yang perlu dimiliki anak untuk memudahkan kehidupannya kelak. Selain itu, kemandirian yang ditanamkan sejak dini kepada anak penting untuk dilakukan guna mempersiapkannya menuju pendewasaan.
Untuk melatih kemandirian pada anak, kamu dapat memulainya dengan hal-hal sederhana. Berikut beberapa hal yang dapat kamu terapkan untuk membangun kemandirian pada anak, seperti yang dilansir Asiaone, misalnya:
Baca Juga:
1. Manajemen waktu
Kemampuan manajemen waktu menjadi salah satu hal dasar yang perlu dimiliki anak untuk dapat membangun kemandiriannya. Kamu bisa memulainya dengan memberikan jadwal teratur dimulai dari bangun di pagi hari ataupun membuat jadwal mengerjakan pekerjaan rumah jauh-jauh hari sebelum waktu pengumpulan. Kamu juga harus menyertakan waktu bermain dan beristirahat dalam jadwal tersebut. Jangan sampai anak menjadi bosan dan lelah, sehingga tidak konsisten menerapkan kegiatan sesuai dengan jadwal.
Jika anak telah terbiasa dengan jadwal teratur yang telah ditetapkan, kecil kecenderungan untuk anak melalaikan tugas dan kewajiban mereka. Selain itu, anak menjadi lebih bertanggung jawab dan mandiri.
2. Memberikan kesempatan anak untuk mengambil keputusan
Mengambil keputusan merupakan salah satu hal yang perlu dipelajari sejak dini. Kamu tak harus menuntut anak untuk dapat mengambil keputusan terkait hal besar, mulailah dari hal-hal kecil. Seperti memilih makanan yang mereka inginkan atau jenis mainan yang ingin mereka mainkan.
Baca Juga:
Secara perlahan, kamu mulai dapat memperlihatkan kepada anak bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensinya yang berbeda-beda. Dengan begitu, anak dapat menjadi lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan tidak gegabah. Jika keputusannya menghasilkan sesuatu yang baik, anak dapat terpacu dan terlatih untuk mengambil keputusan karena mereka memiliki kepercayaan diri.
3. Membela diri sendiri
Sebagai orang tua, tentunya kamu memiliki keinginan untuk terus mendampingi anak. Namun ada saatnya anak harus ditempatkan dalam situasi mendesak tanpa bantuan orang tua. Hal ini membuat mereka belajar untuk membela diri sendiri.
Kamu dapat terlebih dahulu memberikan contoh terkait perilaku yang ingin kamu tanamkan pada anak. Kemudian beri dorongan kepada anak untuk membela diri mereka sendiri. Kamu bisa memulainya dengan hal kecil, seperti mengajarkan anak untuk meyakini orang lain tentang pemikiran atau sudut pandang anak.
Selanjutnya, kamu dapat mengajarkan anak untuk mengutarakan pemikiran mereka saat ada pendapat yang kurang sejalan dengan sesuatu yang anak pikirkan. (cit)
Baca Juga:
Akun Jagoan Parenting di Instagram Bantu Ibu Belajar Merawat Anak