Ajak Generasi Muda Sayangi Alam, The Baldys Gaungkan Kampanye Nature x Youth

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 08 Desember 2020
Ajak Generasi Muda Sayangi Alam, The Baldys Gaungkan Kampanye Nature x Youth

The Baldys ajak generasi muda untuk sayangi alam (Foto: instagram @thebaldys)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

VIRTUAL Talkshow dan Press Conference bertajuk "Saya Sayangi Alam" pada Selasa (8/12), digelar sebagai peluncuran kolaborasi The Baldys dan kampanye Nature x Youth.

Press conference tersebut turut dihadiri oleh The Baldys, Margareth Meutia dari Yayasan WWF-Indonesia, Bella Putri M sebagai perwakilan relawan digital Nature x Youth dan Christina Jennifer sebagai moderator.

Baca Juga:

Karya #20DetikCuciCorona Dicetak dalam Bentuk Vinyl

Lewat lagu Sayang Sayang, The Baldys yang terdiri dari Papa Baldy, Mama Nola, Naura, Bevan, dan Neona, bercerita tentang menyayangi alam serta bersyukur akan hal-hal sederhana yang alam berikan untuk manusia.

Hal tersebut membuat The Baldys tergerak berkolaborasi dengan Yayasan WWF Indonesia, untuk menyampaikan pesan pada banyak orang pentingnya melestarikan bumi dan seisinya.

The Baldys gaungkan kampanye nature x youth (Foto: istimewa)



Selaras dengan lagu Sayang Sayang, kampanye Nature x Youth diinisiasi oleh Yayasan WWF Indonesia, dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda tentang keanekaragaman hayati Indonesia.

Generasi muda diharapkan mampu melestarikan sekaligus memanfaatkan keanekaragaman hayati secara bertanggung jawab, demi keberlangsungan hidup manusia dan makhluk hidup lainnya di masa depan.

"Lagu Sayang Sayang itu tentang menghargai segala sesuatu yang Tuhan berikan gratis ke kita, seperti alam, udara, orangtua, anak-anak, teman, Bumi, dan seisinya. Tugas kita adalah menjaganya dengan baik dan menikmatinya," tutur Mama Nola.

Lebih lanjut Mama Nola menjelaskan "Kami ingin lagu ini diterima dengan baik dan bisa dipahami isinya karena aku punya anak dan aku ingin anak-anakku hidup di masa Bumi ini tetap sehat. Anak-anak ini adalah generasi muda yang nantinya akan menjaga semuanya."

Sementara itu, Margareth Meutia, Communication, Campaign & PR Team Yayasan WWF Indonesia, menjelaskan bahwa Yayasan WWF Indonesia mengapresiasi dan menyambut baik dukungan The Baldys dan Trinity Optima Production.

Baca Juga:

Robi 'Navicula' Ajak Masyarakat Cegah Penyebaran Virus Corona Lewat #20Detikcucicorona

Margareth menambahkan "Lagu Sayang Sayang yang bercerita tentang betapa alam memberikan segala hal baik kepada manusia, sangat pas untuk memaknai pandemik yang sedang terjadi saat ini."

Kampanye Nature x Youth berupaya menyadarkan bahwa keanekaragaman hayati sangat lekat dengan keseharian manusia. Contohnya pangan, semua kuliner favorit adalah bagian dari keanekaragaman hayati. Bayangkan jika kluwek punah, rawon tak bisa lagi kita nikmati.

Selain itu, identitas dan budaya juga erat kaitannya dengan keanekaragaman hayati seperti ikon kota Surabaya dengan patung hiu dan buaya-nya, serta tarian burung Enggang suku Dayak Kalimantan Timur dan masih banyak lagi.

Dalam menyebarluaskan pesannya, The Baldys dan kampanye Nature x Youth melibatkan ratusan relawan milenial micro influencer untuk membuat beragam konten kreatif tentang keanekaragaman hayati dan ajakan menyayangi alam di berbagai platform popular, seperti Instagram, TikTok, dan Youtube.

Menariknya, masyarakat juga berpartisipasi berpartisipasi di kampanye Nature x Youth melalui hashtag #UnityinBiodiversity #NatureMatters #Connect2Earth, untuk mendapatkan materi edukasi tentang keanekaragaman hayati. (Ryn)

Baca Juga:

Erros Djarot Ajak Tokoh dan Musisi Indonesia Galang Dana Lewat Lagu Kemanusiaan

#Musisi Indonesia #World Wide Fund For Nature (WWF)
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

ShowBiz
Man Sinner Rilis 'Bumi Menangis (Unplugged)', Respons Banjir Bandang di Sumatra dan Aceh
Band skatepunk asal Jakarta, Man Sinner, merilis single 'Bumi Menangis (Unplugged)' sebagai respons atas bencana banjir bandang di Sumatra dan Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Januari 2026
Man Sinner Rilis 'Bumi Menangis (Unplugged)', Respons Banjir Bandang di Sumatra dan Aceh
ShowBiz
Peron dan Post-Punk Kaum Kerja: Membuka Realitas Lewat EP Perdana 'SINGKAP'
Peron, band post-punk asal Semarang, merilis EP perdana SINGKAP. Musik jujur dan sinis tentang realitas kerja generasi 25-an.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Peron dan Post-Punk Kaum Kerja: Membuka Realitas Lewat EP Perdana 'SINGKAP'
ShowBiz
Dul Jaelani Kembali dengan Lagu Emosional 'Sebenarnya, Selamanya…', Simak Lirik Lengkapnya
Dul Jaelani merilis single terbaru 'Sebenarnya, Selamanya…', lagu emosional yang mengangkat kisah cinta dengan jujur dan penuh perasaan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Dul Jaelani Kembali dengan Lagu Emosional 'Sebenarnya, Selamanya…', Simak Lirik Lengkapnya
ShowBiz
Sundari Gasong Kembali dengan Single 'Sedih', Lagu Tentang Cinta Tak Terucap
Sundari Gasong merilis single kedua berjudul 'Sedih'. Lagu yang ditulis sejak 2009 ini mengangkat kisah cinta terpendam dengan aransemen minimalis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Sundari Gasong Kembali dengan Single 'Sedih', Lagu Tentang Cinta Tak Terucap
ShowBiz
Billkiss Tutup Album Perdana dengan Lagu Pop Ceria 'Maunya Kamu'
Billkiss resmi merilis video musik 'Maunya Kamu' di awal 2026. Lagu pop ceria ini menjadi penutup album perdana dengan kisah manis jatuh cinta pertama.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Billkiss Tutup Album Perdana dengan Lagu Pop Ceria 'Maunya Kamu'
ShowBiz
Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'
Romo, alter ego Dimensi Hardi dari Peraukertas, resmi debut lewat single 'Adiksi'. Album perdana dijadwalkan rilis April 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Januari 2026
Lewat Alter Ego Romo, Dimensi Hardi Tampilkan Sisi Gelap dan Eksperimental lewat 'Adiksi'
ShowBiz
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
Band indie asal Magelang, Musuffer, merilis single debut 'Last Trip'. Mengusung Sufi rock, lagu ini mengulas eksistensialisme manusia, ego, dan refleksi spiritual.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Unit Sufi Rock Magelang Musuffer Gugat Ego dan Dogma lewat Single 'Last Trip'
ShowBiz
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
Soy Kongo merilis mini album Sekap. Mengulas relasi pembangunan, lingkungan, dan kesadaran manusia lewat lanskap bunyi yang muram.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave
ShowBiz
Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia
Idgitaf merilis single terbaru berjudul 'Rutinitas'. Lagu ini merefleksikan realitas tahun baru yang tak selalu bahagia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Idgitaf Buka 2026 dengan 'Rutinitas', Lagu Jujur tentang Awal yang Tak Selalu Bahagia
ShowBiz
Daniel Dyonisius dan Varnasvara Rilis 'Wanita', Lagu Kontemplatif tentang Kekerasan dan Trauma Perempuan
'Wanita' adalah single terbaru Daniel Dyonisius bersama Varnasvara. Lagu ini mengangkat kekerasan terhadap perempuan, trauma 1998, dan refleksi hidup-mati.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Januari 2026
Daniel Dyonisius dan Varnasvara Rilis 'Wanita', Lagu Kontemplatif tentang Kekerasan dan Trauma Perempuan
Bagikan