Airlangga Ketua Umum Golkar, Bagaimana Nasib Ridwan Kamil?

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 16 Desember 2017
Airlangga Ketua Umum Golkar, Bagaimana Nasib Ridwan Kamil?

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berjalan usai penyerahan rekomendasi bagi dirinya sebagai Calon Gubernur Jawa Barat di Kantor DPP Partai Golkar, Kamis (9/11). Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP Partai Golkar Happy Bone Zulkarnain mengatakan, di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto dukungan Partai Golkar terhadap Ridwan Kamil atau kerap disapa Emil pada Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 bisa berubah.

"Tentu berubahnya ketua umum, ketua umum (yang baru) tentu akan punya pemikiran seperti itu ya (merubah dukungan terhadap Emil)," ujarnya dalam sebuah diskusi di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, Sabtu (16/12).

Terlebih, kata dia, Airlangga bakal mengutamakan kader Golkar untuk bertarung dan merebut posisi kepala daerah pada Pilkada serentak 2018 mendatang.

"Pak Airlangga itu memprioritaskan kader, lebih berorientasi pada kader, dan lebih berorientasi bagaimana memenangkan Golkar di Jawa Barat," ungkap dia.

Meski demikian, Happy mengakui, Dedi Mulyadi yang merupakan kader Golkar kalah pamor dengan Emil jika merujuk pada hasil survei. Hal itu, lanjut dia, akan menjadi pertimbangan partai dalam menentukan calon gubernur Jabar.

"Jadi kita pikirkan, apakah berorientasi kepada kader yang membesarkan partai selama ini, atau berdasarkan survei yang kemudian terpaksa memilih yang bukan kader. Nah ini masih dalam pertimbangan kita," tandasnya.

Happy menuturkan, saat ini Golkar tengah mempertimbangkan parameter cagub yang akan maju dalam Pilkada serentak. Karena itu, penentuan cagub akan diputuskan forum tertinggi partai yakni melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

"Kita sedang pikirkan dasar dari seseorang untuk menjadi kepala daerah, itu tentu harus diutamakan kader kan. Itu yang menjadi pemikiran kami tapi itu nantilah. Kita akan putuskan di Munaslub," tegas dia.

Lebih lanjut, Happy mengungkapkan, bahwa Jabar merupakan barometer nasional. Sehingga kemenangan di Jabar akan menentukan perolehan suara di Pemilu 2019 mendatang.

"Jabar barometer nasional, siapa saja yang menang di Jabar, bisa jadi Presiden. Karena itu kita berharap Golkar menang di Jabar," pungkasnya. (Pon)

Baca juga berita lain terkait pilgub Jabar di: Golkar Jabar Yakin Airlangga Cabut Dukungan Ridwan Kamil

#Airlangga Hartarto #Ridwan Kamil #Pilgub Jawa Barat 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Kebijakan itu di antaranya pembukaan rekening untuk warga negara dengan usia 17 tahun ke atas, bantuan pangan, hingga Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Pemerintah Siapkan Bermacam Bantuan, Genjot Ekonomi Kuartal IV-2026
Indonesia
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Pemerintah berencana memperluas PPh 21 Ditanggung Pemerintah untuk pekerja bergaji di bawah Rp 10 juta. Kebijakan ditargetkan mencakup 7,5 juta pekerja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
PPh 21 Ditanggung Pemerintah Bakal Diperluas, Pekerja Gaji di Bawah Rp 10 Juta Dapat Keringanan
Indonesia
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan melibatkan Komisi XI DPR RI, termasuk untuk mengamandemen undang-undang yang diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Simpanan Warga di Koperasi Diusulkan Dijamin LPS
Indonesia
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Mitigasi dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan air irigasi, percepatan dan pengaturan pola tanam, pemetaan wilayah rawan, penguatan early warning system, serta koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID).
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Antisipasi Risiko Inflasi, Pemerintah Mitigasi El Nino dan Cuaca Ekstrem
Indonesia
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak naik hingga akhir 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
Hingga Akhir 2026, Pemerintah Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Bakal Naik
Indonesia
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Airlangga Hartarto menyebut industri tekstil bukan sunset industry. Sektor TPT menyumbang 0,97% PDB, menyerap 4 juta tenaga kerja dan ekspor US$12 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Menko Airlangga: Industri Tekstil Bukan Sunset Industry, Masih Terbuka Ruang Ekspansi
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Indonesia
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Rencana pembukaan rekening, akan dilakukan secara bertahap. Diharapkan kebijakan ini dapat dimulai sebelum akhir 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
200 Juta Warga Bakal Dikasih Rekening Dengan Saldo Awal Rp 50 Ribu
Indonesia
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha menjadi penting agar peningkatan kapasitas SDM berjalan seiring dengan transformasi industri.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemerintah Mulai Garap Kapasitas SDM Buat Proyek Ekosistem Semikonduktor Indonesia
Indonesia
Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan
Pemerintah mengerahkan 12.880 personel gabungan di wilayah Kalimantan, sekaligus menambah sumber air melalui pembangunan dan pengaktifan sumur bor di sejumlah wilayah prioritas.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Begini Cara Pemerintah Tangani Korban Gempa NTT dan Karhutla di Kalimantan
Bagikan