AHY Semangati Kader Demokrat Menangkan Pemungutan Suara Ulang Gubernur Kalsel

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 26 April 2021
AHY Semangati Kader Demokrat Menangkan Pemungutan Suara Ulang Gubernur Kalsel

Ketum Demokrat AHY. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Semangati pasangan calon (paslon) kepala daerah di provinsi di Kalimantan Selatan yang harus bertarung kembali di pemungutan suara ulang (PSU), Partai Demokrat melakukan pertemuan dan safari Ramadan.

Kedua paslon kepala daerah di Kalsel yang PSU dari dukungan Demokrat yaitu tingkat provinsi atas nama H Denny Indrayana berpasangan dengan H Defri Derajat disingkat H2D nomor urut dua (2). Kemudian yang memperebutkan Wali Kota/Wakil Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina (petahana) berpasangan dengan H Ariffin Noor.

Baca Juga:

Polisi Bersiap Amankan Pemungutan Suara Ulang Pilkada Kalsel

"Sebagai partai politik (Parpol) saya kira wajar minimal memberikan spirit atau dukungan secara moril kepada paslon yang kita usung," ujar Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat temu wicara dengan wartawan di Banjarmasin, Senin (26/4).

Ia berharap, kedatangannya ke Kalsel dalam rangkaian Safari Ramadhan 1442 Hijriah dapat mendorong kemenangan kedua paslon kepala daerah tersebut.

"Dari sejumlah paslon kepala daerah yang melaksanakan Pilkada Tahun 2020 di Indonesia sekitar 50 persen yang diusung Demokrat menang (belum termasuk dua Paslon di Kalsel yang PSU). Kalau menang berarti lebih 50 persen usungan Demokrat memperoleh kemenangan," kata AHY.

Pelaksanaan PSU tingkat provinsi direncanakan 9 Juni 2021 atau paling lambat 60 hari kerja sejak Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia 19 Maret lalu. Untuk Banjarmasin paling lambat 30 hari kerja terhitung sejak Putusan MK 22 Maret lalu.

Ketum Demokrat AHY. (Foto: Antara)
Ketum Demokrat AHY. (Foto: Antara)

Pada Pilgub/Pilwagub Kalsel 2020 ada dua paslon masing-masing H Sahbirin Noor (petahana) bersama mantan Wali Kota Banjarmasin H Muhidin dengan singkatan BirinMu nomor urut satu (1), dan Denny Indrayana - H Defri Derajat.

Sedangkan di Kota Banjarmasin ada empat Paslon Wali Kota/Wakil Wali Kota masing-masing Ibnu Sina - Ariffin Noor, Hj Ananda - H Mushsaffa Zakir, H Abdul Haris - Ilham Noor, serta satu paslon jalur perseorangan/independen H Khairul Saleh - Habib Muhammad Ali. (*)

Baca Juga:

Partai Demokrat Apresiasi Putusan MK Soal Sengketa Pilkada Kalsel

#Pilkada 2020 #Pilkada Serentak #Partai Demokrat #Agus Harimurti Yudhoyono #Kalimantan Selatan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Demokrat dan Golkar menegaskan reshuffle Kabinet Merah Putih merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo, usai Thomas Djiwandono mundur dari Wamenkeu.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
Santer Isu Reshuffle Kabinet Usai Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI, Demokrat dan Golkar Serahkan ke Prabowo
Lainnya
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Sekolah Rakyat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungan ke Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).
Didik Setiawan - Senin, 12 Januari 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Sekolah Rakyat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
KPK Tetapkan 3 Jaksa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Jadi Tersangka Pemerasan
KPK menetapkan Kajari Hulu Sungai Utara Albertinus P Napitupulu dan dua jaksa lainnya sebagai tersangka kasus pemerasan dan korupsi OPD di Kalsel.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
KPK Tetapkan 3 Jaksa di Kabupaten Hulu Sungai Utara Jadi Tersangka Pemerasan
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan siap bertanggung jawab atas pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh), menilai Indonesia masih sanggup membayar utangnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Indonesia
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Jokowi sebut Whoosh jadi investasi sosial. Demokrat mempertanyakan siapa yang akan menalangi kerugiannya.
Soffi Amira - Sabtu, 01 November 2025
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Indonesia
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Fenomena APBD mengendap di perbankan bukan sekadar persoalan teknis pengelolaan kas daerah, melainkan menggambarkan masalah struktural keuangan daerah.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Oktober 2025
Partai Demokrat Dukung Menkeu soal Dana Pemda Mengendap, Tawarkan Solusi Efektif
Bagikan