AHY Balas Surat Anies: Kami Siap Menangkan Pilpres 2024

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 01 September 2023
AHY Balas Surat Anies: Kami Siap Menangkan Pilpres 2024

Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Jumat (11/8/2023). ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah membalas surat bakal calon presiden (capres) Anies Baswedan. Dalam surat tersebut, AHY menyatakan kesiapan untuk bersama-sama memenangi Pilpres 2024.

Ketua Badan Pembina Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat Herman Khaeron mengatakan, surat yang ditulis Anies Baswedan tertanggal 25 Agustus 2023 itu berisi harapan untuk menjadikan AHY sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampinginya pada Pilpres 2024.

Baca Juga

Peluang Naiknya Elektabilitas Anies-Cak Imin Masih Berat di Pilpres 2024

"Mas Anies menuliskan surat tertulis, mungkin suratnya sudah kebagian semua ya, sudah viral, menuliskan surat untuk mengajak menjadi cawapres, dan ini dibalas oleh surat Ketum AHY bahwa 'Bismillahirahmanirahim tentu kami siap untuk bersama-sama memenangkan Pilpres 2024'," tuturnya di Jakarta, Jumat (1/9).

Anies, sambung dia, lantas melakukan pertemuan pula dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama Tim 8 Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) guna membicarakan waktu deklarasi bakal capres-cawapres.

"Akhirnya Tim 8 memutuskan antara tanggal 1 sampe tanggal 10 September 2023 untuk dilakukan deklarasi. Ini merupakan komitmen kesekian kali karena pada waktu Ramadhan dijanjikan akan deklarasi, tidak terwujud. Kemudian setelah Lebaran tidak terwujud, kemudian sebelum naik haji, ingat mungkin ya naik haji, tidak juga dijalankan. Kemudian setelah pulang dari naik haji tidak dijalankan. Nah, kemudian diputuskan hari baiknya tanggal 18 Agustus 2023 karena sejalan dengan Hari Konstitusi, enggak juga dijalankan," paparnya.

Baca Juga

Cak Imin ke Anies, Peluang Gibran dan Erick Thohir Jadi Cawapres Prabowo Makin Besar

Bahkan, kata dia, Anies sebenarnya telah menghubungi AHY sejak Maret 2023 untuk menyampaikan ajakan berpasangan pada Pilpres 2024.

"Pada akhirnya Anies memberi kepastian bahwa mengajak AHY untuk sama-sama berjuang berpasangan ke depan, normatif gitu ya. Tetapi pada pertengahan Maret 2023, Mas Anies telepon kembali bahwa menginginkan berpasangan dengan Mas AHY, normatif 'by phone'. Kami diberitahu oleh Ketum AHY bahwa ada komunikasi ini," tuturnya.

Meski mengaku bahagia atas pinangan Anies tersebut, Herman menyebut Partai Demokrat tidak serta merta sesumbar mengumumkan tawaran bakal cawapres yang ditujukan kepada AHY itu.

"Kami bahagia bahwa memastikan koalisi sudah ada cikal bakal capresnya adalah Anies Baswedan, cawapresnya adalah Mas AHY. Tapi kami menghormati kedaulatan partai-partai. Kami tidak mengumumkan serta merta," katanya.

Sebab, lanjut dia, pengumuman bakal calon wakil presiden (cawapres) dimandatkan kepada Anies Baswedan sebagaimana yang menjadi piagam koalisi.

Namun, Herman mengaku menyesalkan karena pada akhirnya yang terjadi justru pembelotan, di mana telah diputuskan kerja sama politik secara sepihak antara Partai NasDem dengan PKB untuk memasangkan Anies Baswedan dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

"Tahu-tahu tanggal 29 (Agustus) kami mendapatkan informasi bahwa ada pertemuan NasDem dengan PKB di NasDem Tower, kami menganggap itu adalah pertemuan bilateral biasa dalam komunikasi politik ini dilakukan. Tetapi pada tanggal 30 Agustus 2023 Pak Sudirman Said diutus Anies Baswedan untuk menyampaikan informasi kepada Tim 8 utusan Demokrat dan PKS guna menyampaikan bahwa sudah diputuskan NasDem bakal capres-cawapresnya adalah Anies-Pak Muhaimin Iskandar dari PKB, dan telah dilakukan kerja sama politik," kata dia.

Sebelumnya, kabar penetapan Muhaimin sebagai pasangan Anies itu diumumkan oleh Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Kamis (31/8), setelah mendapat konfirmasi dari Sudirman Said selaku utusan Anies. (*)

Baca Juga

Klaim Anies Disetir Surya Paloh, Andi Arief: Sebenarnya Lebih Pilih AHY

#Agus Harimurti Yudhoyono #Anies Baswedan #Partai Demokrat
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Indonesia
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Negara dan demokrasi harus diatur oleh rule of law, bukan rule of noise atau kebisingan rumor
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Bakal Lawan Akun Anonim Usai Difitnah Jadi Dalang Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Energi politik semestinya dicurahkan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat dan efektif.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Demokrat Respons Usulan Koalisi Permanen, Tegaskan Fokus ke Penanganan Bencana
Indonesia
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Partai Demokrat mendesak pemerintah untuk membuka akses bantuan asing. Hal itu dilakukan demi mempercepat penanganan darurat bencana Sumatra.
Soffi Amira - Senin, 08 Desember 2025
Percepat Penanganan Bencana Sumatra, Demokrat Desak Pemerintah Buka Akses Bantuan Asing
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kabarnya menggandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029.
Soffi Amira - Jumat, 07 November 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
Indonesia
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Presiden Prabowo Subianto menegaskan siap bertanggung jawab atas pembiayaan proyek kereta cepat Jakarta–Bandung (Whoosh), menilai Indonesia masih sanggup membayar utangnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 November 2025
Janji Tanggung Jawab Pembiayaan Whoosh, Presiden Prabowo: Kita Layani Rakyat, Bukan Hitung Untung Rugi
Indonesia
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Jokowi sebut Whoosh jadi investasi sosial. Demokrat mempertanyakan siapa yang akan menalangi kerugiannya.
Soffi Amira - Sabtu, 01 November 2025
Jokowi Sebut Whoosh Investasi Sosial, Demokrat: Siapa yang Talangi Kerugiannya?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Beredar konten yang berisi Anies menyebut orang-orang di sekeliling Prabowo munafik dan gila jabatan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Sebut Sehebat Apapun Prabowo, Tetap Rusak Bila Sekelilingnya Orang-Orang Munafik yang Gila Jabatan
Bagikan