Ahok Masuk Bursa Cagub Sumut, PDIP: Pemimpin Sumut Harus Bernyali

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Mei 2024
Ahok Masuk Bursa Cagub Sumut, PDIP: Pemimpin Sumut Harus Bernyali

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. (Dok. PDIP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, digadang-gadang menjadi the next Gubernur Sumatera Utara (Sumut) pada kontestasi Pilkada Sumut 2024.

Saat ditanya hal tersebut, Ketua DPP PDIP Djarot Syaiful Hidayat tak menampik adanya nama Ahok dalam bursa cagub Sumut dari PDIP. Menurutnya, Sumut memang butuh pemimpin bernyali untuk menuntaskan sejumlah masalah di sana.

“Butuh nyali juga, karena saya pernah ditugaskan di sana meskipun tidak berhasil juga. Kemudian masalah kemiskinan, masalah stunting dan masalah kesenjangan antar wilayah, masalah perusakan hutan, kemudian banyaknya terjadi bencana di sana,” kata Djarot di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/5).

Baca juga:

Masuk Bursa Bacagub Sumut, Ahok: Tunggu Hasil Rakernas

Sebagai barometer kesuksesan pembangunan yang merata, Djarot menegaskan Sumut mempunyai potensi sumber data alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang banyak, sehingga jika bisa terkelola dengan baik maka Sumut ini bisa jadi barometer kemajuan sebuah provinsi.

“Apalagi, posisi Sumut itu kan salah satu provinsi yang berada di garda terdepan, ketika berhubungan dengan negara-negara tetangga. Sehingga potensinya luar biasa,” ujarnya.

Baca juga:

PAN Dukung Bobby Nasution di Pilkada Sumut dan Tak Takut Lawan Ahok

Oleh karena itu, menurut Djarot dibutuhkan sosok yang tepat untuk memimpin Sumut. Ia menyebut PDIP memiliki banyak stok pempimpin yang bisa diajukan untuk mengikuti pilkada.

"Kita itu mencari sosok pemimpin bukan bos, ini penting. Karena yang kita butuhkan itu seorang pemimpin yang betul-betul melayani, dekat dengan rakyat, mendengarkan rakyat, bisa jadi teladan,” sambung Djarot.

Baca juga:

PDIP Disarankan Deklarasikan Sikap Oposisi Demi Menang Pilkada

Namun demikian, Djarot enggan membeberkan siapa saja nama yang mengerucut untuk Pilkada Sumut, ia hanya menjabarkan bahwa sejauh ini partainya masih tahap penjaringan.

“Kita masih dalam tahap penjaringan. Jadi, kita harus mencari satu figur sosok di Sumut untuk bisa membereskan persoalan-persoalan yang mendesak di Sumut, contohnya masalah korupsi,” pungkasnya. (Pon)

#Pilkada 2024 #PDIP #DPP PDIP #Basuki Tjahaja Purnama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan