Ahmad Dhani dan Syahrini Diduga Terindikasi Pidana Pajak

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 10 Mei 2017
Ahmad Dhani dan Syahrini Diduga Terindikasi Pidana Pajak

Ahmad Dhani saat ditemui di kediamannya, kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (5/1). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Nama musisi Ahmad Dhani dan Syahrini muncul dalam persidangan kasus suap pajak di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (10/5).

Jaksa Muhammad Asri Irwan menghadirkan Endang Supriyatna, Kepala Seksi Pemeriksaan Bukti Permulaan II Direktorat Jenderal Pajak untuk kasus suap dengan terdakwa Kasubdit Bukti Permulaan Direktorat Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak Handang Soekarno. Handang diduga menerima suap US$148.500 (Rp1,98 miliar) dari Country Director PT EK Prima Ekspor (EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair.

"Di Sie Bukper (bukti permulaan) pernah ada bukti permulaan atas nama Ahmad Dhani?" tanya Jaksa kepada saksi Endang.

"Saya pernah dengar Pak," jawab Endang.

"Ahmad Dhani siapa itu?" tanya Jaksa Asri lagi.

"Ahmad Dhani Prasetyo," jawab Endang.

"Artis?" tanya jaksa Asri.

"Artis, iya," jawab Endang.

"Satu lagi ada Syahrini yang artis juga?" tanya Jaksa Asri.

"Betul," jawab Endang.

Namun dia menjawab "Tidak" ketika jaksa bertanya apakah dia pernah mendapat masukan atau saran dari Handang untuk membantu penyelesaian urusan pajak Syahrini dan Ahmad Dhani.

Menurut dia, Handang juga tidak menanyakan hal-hal yang khusus menyangkut kedua insan industri hiburan itu.

Asri kemudian menunjukkan bukti rekaman percakapan Handang dan Endang melalui layanan pesan WhatsApp (WA) pada 26 Oktober 2016.

Handang: Mas minta tolong yang Syahrini sore nanti diminta Pak Dirjen mas. Agar suratnya dibuat mas. Ke Pak Dir dan ketua kelompoknya. Jam 16 saya dipanggil untuk diminta hitungan itu mas.

Endang: Untuk yang ke Pak Dir kemarin sudah Pak, dengan tembusan ke kelompok Pak. Untuk hitungan sudah ada juga Pak di Lapbang. Perlu dicopykan Pak?

Surat yang dimaksudkan adalah laporan perhitungan.

Pada sidang Senin (20/3), jaksa penuntut umum menunjukkan gambar Nota Dinas Nomor ND 136.TA/PJ.051/2016 yang ditujukan kepada Direktur Penegakan Hukum dari Kasubdit Bukti Permulaan (Handang Soekarno) yang bersifat "Sangat Segera" perihal: Pemberitahuan Informasi Tertulis Mengenai Jumlah Pajak Yang Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan tertanggal 4 November 2016.

Bunyi nota dinas itu adalah "Sehubungan dengan Nota Dinas Kelompok VII Fungsional Pemeriksa Bukti Permulaan tanggal 4 November 2016 hal Penghitungan Jumlah Pajak Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan a.n Syahrini, perlu dibuat surat Penyampaian Informasi Tertulis Mengenai Jumlah Pajak Yang Tidak atau Kurang Dibayar atau yang Seharusnya Tidak Dikembalikan atas Pemeriksaan Bukti Permulaan yang dilakukan terhadap Wajib Pajak Syahrini.

Sumber: ANTARA

#Pengemplang Pajak #Ahmad Dhani #Syahrini
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Syahrini Gelar Konser 'Aku Kembali' Syahrini, ini Daftar Harga Tiketnya
Syahrini kini kembali menyiapkan sebuah pertunjukan yang menjadi penanda babak baru dalam perjalanan bermusiknya.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Syahrini Gelar Konser 'Aku Kembali' Syahrini, ini Daftar Harga Tiketnya
ShowBiz
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Ia datang membawa kembali kemewahan, gaya centil, jargon-jargon khas, dan tentu saja tingkah panggung yang sulit ditebak.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Syahrini Deklarasikan Partai Inces Indonesia di Pestapora 2026
Fun
Syahrini Menghilang 7 Tahun Demi 'Jagain' Reino Barack, Plus Sosok Ini Sejak 2024!
Syahrini akhirnya comeback ke panggung off-air Pestapora 2026 usai 7 tahun hiatus. Inces ungkap alasannya vakum demi fokus menjaga anak dan Reino Barack!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Syahrini Menghilang 7 Tahun Demi 'Jagain' Reino Barack, Plus Sosok Ini Sejak 2024!
Lifestyle
Syahrini Dengan Segala Syahnya Kala Kembali ke Panggung, Maju Mundur Cantik di Pestapora
Lagu-lagu andalan Syahrini mengalir, membawa penonton kembali pada masa ketika lagu-lagunya memenuhi radio, televisi, hingga berbagai ruang karaoke.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Syahrini Dengan Segala Syahnya Kala Kembali ke Panggung, Maju Mundur Cantik di Pestapora
ShowBiz
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Single 'Kau yang Utama' Setelah Lama Vakum
Syahrini kembali ke industri musik lewat single 'Kau yang Utama' yang dirilis 6 Agustus 2026. Lagu ini ditulis Dee Lestari dan dikomposisi Andi Rianto.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Syahrini Kembali ke Dunia Musik, Rilis Single 'Kau yang Utama' Setelah Lama Vakum
Indonesia
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Ahmad Dhani memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kasus ini selesai secara hukum guna memulihkan nama baiknya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Indonesia
Kemenkeu Kejar Pengemplang Pajak Nakal, Targetkan Kantongi Rp 20 Triliun
Ada satu wajib pajak yang dalam proses penyanderaan dan 59 wajib pajak sedang dalam proses tindak lanjut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 14 November 2025
Kemenkeu Kejar Pengemplang Pajak Nakal, Targetkan Kantongi Rp 20 Triliun
Indonesia
Soroti Perseteruan Dhani–Once, Ketua Baleg DPR: Rakyat Indonesia yang Rugi
Mengajak para musisi dan pencipta lagu untuk satukan tekad untuk menyelesaikan RUU Hak Cipta.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Soroti Perseteruan Dhani–Once, Ketua Baleg DPR: Rakyat Indonesia yang Rugi
ShowBiz
Ahmad Dhani Izinkan Lagu Dewa 19 Diputar di Restoran dan Kafe, tanpa Royalti
Langkah ini diwujudkan lewat kerja sama Dewa 19 dengan lembaga profesional eJukeBox sebagai mitra resmi pengelolaan.
Dwi Astarini - Selasa, 23 September 2025
Ahmad Dhani Izinkan Lagu Dewa 19 Diputar di Restoran dan Kafe, tanpa Royalti
Indonesia
Menkeu Purbaya Buru 200 Penunggak Pajak Besar: Mereka Nggak Akan Bisa Lari
Kemenkeu akan menggandeng Polri, Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Wisnu Cipto - Selasa, 23 September 2025
Menkeu Purbaya Buru 200 Penunggak Pajak Besar: Mereka Nggak Akan Bisa Lari
Bagikan