Ahli Ungkap Gejala Awal dari Gangguan Bipolar I pada Anak-Anak dan Remaja

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Mei 2025
Ahli Ungkap Gejala Awal dari Gangguan Bipolar I pada Anak-Anak dan Remaja

Guru Besar Psikiatri Subspesialis Anak dan Remaja FKUI-RSCM Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, SpKJ, SubSp A.R. (K), MIMH. (Foto: Dok. Wellesta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gangguan bipolar I (GB I) adalah kondisi kesehatan mental yang menyebabkan naik turunnya suasana hati dan energi secara ekstrem. Bisa juga disebut 'gangguan manik-depresif' atau 'depresi manik'. Penderita GB I, mengalami setidaknya satu episode manik yang berlangsung selama seminggu atau lebih.

Episode manik adalah periode suasana hati yang meningkat atau mudah tersinggung secara tidak normal dan energi yang tinggi, disertai dengan perilaku yang tidak normal.

Kebanyakan orang dengan GB I juga mengalami periode depresi, merasa seperti sedang berada di rollercoaster emosional, berputar-putar antara puncak mania dan titik terendah depresi.

"Beberapa studi dan pengalaman di meja praktek memperlihatkan bahwa kasus yang muncul lebih awal atau early-onset terjadi di usia yang lebih muda, dan sering kali tidak terdiagnosis karena kurangnya kesadaran atau salah mengartikan gejala sebagai perilaku remaja yang umum. Kondisi kesehatan mental seperti ini bisa mengganggu perkembangan, pendidikan, dan hubungan remaja jika tidak diobati dengan tepat," jelas Guru Besar Psikiatri Subspesialis Anak dan Remaja FKUI-RSCM Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, SpKJ, SubSp A.R. (K), MIMH.

Baca juga:

5 Gejala Bipolar yang Perlu Diketahui dan Cara Penanganannya

Gejala GB lebih sulit dikenali pada anak-anak dan remaja. Sering kali sulit untuk membedakan apakah gangguan mood adalah hal yang biasa akibat kenakalan anak dan remaja, stres atau trauma, atau apakah itu tanda-tanda dari GB.

Anak-anak dan remaja mungkin memiliki episode depresi mayor, manik atau hipomanik yang berbeda. Namun polanya dapat bervariasi dari orang dewasa dengan gangguan bipolar. Suasana hati dapat berubah dengan cepat selama episode berlangsung.

Beberapa anak mungkin mengalami periode tanpa gejala suasana hati di antara perubahan episode. Salah satu tanda GB yang paling terlihat pada anak-anak dan remaja yang perlu disoroti adalah perubahan suasana hati yang parah, keluarga dan orang sekitarnya harus mampu membedakannya dari mood swing biasanya. (Far)

#Kesehatan Mental #Bipolar #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
BNPT mengungkap 620 anak usia 11-18 tahun terpapar kekerasan dan radikalisme. 6 anak di Jakarta diarahkan menjalani rehabilitasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
620 Anak Terhubung Terorisme, BNPT Soroti Bahaya Paparan Radikalisme di Media Sosial
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Pemberian tiket gratis hanhya bagi anak-anak untuk menikmati pengalaman rekreasi wisata edukatif dan hiburan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Bagikan