Agustus, Festival Indonesia Kembali Digelar di Moskow

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 16 Februari 2017
 Agustus, Festival Indonesia Kembali Digelar di Moskow

Festival Jenang (ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) akan kembali menggelar Festival Indonesia di Moskow pada 4-6 Agustus 2017 untuk mempromosikan produk dan potensi Indonesia, seperti disampaikan dalam keterangan pers laman resmi Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Kamis.

"Indonesia akan kembali menggelar Festival Indonesia di Moskow, Rusia pada awal Agustus 2017. Festival Indonesia ini merupakan upaya diplomasi ekonomi Indonesia di Rusia," kata Staf Ahli Menteri Luar Negeri RI bidang Diplomasi Ekonomi, Ridwan Hassan.

Pernyataan tersebut disampaikan Ridwan dalam rapat koordinasi persiapan Festival Indonesia 2017 di Moskow. Pertemuan itu dihadiri oleh sekitar 140 orang peserta, yaitu perwakilan dari perusahaan dan asosiasi pengusaha yang bergerak di berbagai bidang, seperti kerajinan, kuliner, fesyen, komoditi pertanian dan holtikultura, logistik, dan pariwisata.

Selain itu, rapat koordinasi itu juga dihadiri oleh perwakilan dari beberapa pemerintah daerah serta kementerian dan lembaga.

Ridwan menyampaikan penghargaan atas upaya KBRI Moskow dalam penyelenggaraan Festival Indonesia dan mengharapkan festival tersebut dapat memberikan hasil nyata untuk peningkatan nilai ekspor Indonesia ke Rusia, serta peningkatan investasi dan wisatawan Rusia ke Indonesia.

"Besarnya peluang di Rusia bagi Indonesia terlihat dari ekspor Indonesia ke Rusia yang cenderung meningkat dalam dua tahun terakhir," ujar dia.

Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia, Wahid Supriyadi memaparkan pelaksanaan Festival Indonesia 2017 di Moskow dan berharap Festival Indonesia yang akan berlangsung pada 4-6 Agustus tersebut dapat dikunjungi 90 ribu warga Rusia.

Dubes Wahid menyebutkan, beberapa kegiatan yang akan dilakukan selama Festival Indonesia, antara lain temu bisnis, pameran produk dan pentas seni budaya Indonesia, dan layanan informasi tentang Indonesia.

Menurut Dubes Wahid Supriyadi, peluang pasar Rusia yang dapat dimanfaatkan Indonesia sangat besar, salah satunya melalui Festival Indonesia kedua. Untuk itu, KBRI Moskow mengundang para peserta dari Indonesia untuk ambil bagian dalam festival tersebut.

Festival Indonesia pertama telah berhasil diselenggarakan di Moskow pada 20-21 Agustus 2016. Meskipun persiapan yang cukup singkat, festival pertama mendapat sambutan dan antusias yang besar dari para peserta Indonesia dan warga Rusia yang berkunjung mencapai 68.297 orang.

Sumber: ANTARA

#Festival Indonesia #KBRI #Rusia #Budaya Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dubes Rusia Harap Presiden Prabowo Bertemu Dengan Presiden Putin di Vladivostok, Tandatangani Berbagai Kesepakatan
Tolchenov menuturkan bahwa Presiden Putin dan Presiden Prabowo selama ini rutin berkomunikasi dan berharap komunikasi yang terjalin dengan baik tersebut membantu memfinalisasi kesepakatan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Dubes Rusia Harap Presiden Prabowo Bertemu Dengan Presiden Putin di Vladivostok, Tandatangani Berbagai Kesepakatan
Indonesia
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
November merupakan waktu di mana para pemimpin dunia mengikuti KTT Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Shenzhen, China.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
Indonesia
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Moskow dan Naypyidaw juga tengah membahas rencana pembangunan pelabuhan laut dalam di pesisir selatan Myanmar yang mampu menampung kapal-kapal berukuran besar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Indonesia
3 ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Korban Tewas Masih Diverifikasi
“Satu ABK WNI lainnya diberitakan oleh sejumlah media internasional meninggal dunia dalam insiden tersebut. Namun, informasi tersebut masih dalam proses verifikasi,” tambah Heni.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Agustus 2026
3 ABK WNI Jadi Korban Serangan di Selat Bab Al-Mandeb, Korban Tewas Masih Diverifikasi
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Indonesia
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Dudy belum dapat memastikan proyek pembangunan yang mana yang akan berjalan lebih duluan karena tergantung pada penilaian investor.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Indonesia
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419 serta hotline KJRI Osaka +81-80-3113-1003.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Dunia
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Tarif terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz bertentangan dengan hukum maritim internasional.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Berita Foto
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama Direktur Jenderal Badan Antariksa Rusia Alexey Likhachev (kiri) saat pertemuan di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Bagikan