Agar Tunjangan Hari Raya Awet Meski Lebaran Usai

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Minggu, 01 Mei 2022
Agar Tunjangan Hari Raya Awet Meski Lebaran Usai

Jangan kalap habiskan tabungan demi kemeriahan Lebaran. (Unsplash-Wizdan Zacky Fauzan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI bocah, Lebaran acap jadi momentum menampung pundi-pundi. Lain halnya, bagi orang dewasa. Mereka memang beroleh Tunjangan Hari Raya (THR) selain gaji bulanan. Namun, THR bahkan gaji bulanan sudah pasti ‘numpang lewat’ buat keperluan Lebaran. Termasuk, pindah ke pundi-pundi bocah-bocah.

Baca juga:

Belajar Trik Bisnis dari Film 'The Founder'

Tak sedikit akhirnya usai Lebaran banyak para pekerja harus kembali ‘puasa’ lantaran tabungannya habis saat di kampung halaman. Apalagi Lebaran tahun ini dirayakan begitu semarak mengingat dua tahun terakhir pemerintah melarang mudik karena angka harian COVID-19 masih tinggi. Alhasil, kesemarakan tersebut membuat tabungan terkuras.

Survei Populix bertajuk Embracing Ramadan 2022 melibatkan 1,492 responden pada pelbagai kota besar di Indonesia mengungkap pengeluaran mereka melonjak hingga 50 persen dari biasanya. Sebanyak 43 persen responden tersebut mengaku mengeluarkan kocek lebih besar antara 25-50 persen lebih besar ketimbang anggaran bulanan, 27 persen mengaku mengeluarkan anggaran lebih dari 50 persen untuk Lebaran dibanding anggaran bulanannya. Laki-laki, lanjut survei tersebut, jauh lebih boros ketimbang perempuan.

uang
Perilaku konsumtif ternyata justru lebih banyak menimpa laki-laki ketimbang perempuan. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Dorongan para lelaki merogoh kocek salah satunya lantaran iklan, baik di media sosial, SMS, dan email memasang diskon besar-besaran.

Baca juga:

Suka dan Duka Bisnis Makanan

Oleh karena itu, menurut Perencana Keuangan dan Manajer di PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Rizki Marman Saputra, perlu sekali diperhatikan semua di wishlist tersebut apakah benar-benar dibutuhkan, atau hanya sekedar suka, karena lucu, dan menarik.

"Tunda pengeluaran bersifat konsumtif. Baiknya pengeluaran tidak diperlukan dapat dialokasikan kepada hal-hal bersifat prioritas," kata Rizki kepada merahputih.com.

lebaran
Sisihkan uang THR untuk tabungan dan dana darurat. (Foto: freepik/rawpixels)

Komponen anggaran prioritas, lanjutnya, melunasi hutang atau cicilan (liabilitas) jika masih ada. Selanjutnya, menyiapkan Dana Darurat untuk kebutuhan ttidak terduga di kemudian hari. Jika kedua hal tersebut sudah dilakukan, lalu bersedekah kepada orang-orang memembutuhkan.

Menyambut Lebaran, sambung Rizki, tidak selalu identik harus dirayakan dengan membeli barang-barang mewah dan baru, apalagi jika anggaran pas-pasan. "Rem pengeluaran Lebaran dengan cara benar-benar belanja barang dibutuhkan," katanya.

camilan
THR harus dikelola dengan baik. (Sumber: Pexels/Karolina Grabowska)


Bila perlu, menurutnya, sisihkan sebagian uang THR untuk dapatkan ditempatkan pada bucket investasi, agar mendapatkan imbal hasil di masa depan.

"Jika masih ada dana lebih sebaiknya ditabung. Jangan jadikan momen Lebaran di saat pandemi sudah menurun jadi kalap belanja," tandasnya. (*)

Baca juga:

Mau Cari Cuan Bisnis Digital Tetapi Internet Lamban

#Ekonomi #Teknologi #Mei +62 Bicara Hajatan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kejar Pertumbuhan Ekonomi 2027
Pemerintah bertumpu pada penguatan peran Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara guna menarik minat para pemodal internasional
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Juni 2026
Strategi Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Kejar Pertumbuhan Ekonomi 2027
Indonesia
DPR dan Pemerintah Bahas Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Pembahasan difokuskan pada penguatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat.
Dwi Astarini - Senin, 08 Juni 2026
DPR dan Pemerintah Bahas Strategi Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Indonesia
Senin (8/6) Pagi Rupiah Dibuka Tembus Rp 18.107, IHSG Ikut Tertekan Anjlok 222 Poin
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Senin (8/6) pagi dibuka melemah 71 poin atau 0,39 persen ke level Rp 18.107 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp 18.036.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Senin (8/6) Pagi Rupiah Dibuka Tembus Rp 18.107, IHSG Ikut Tertekan Anjlok 222 Poin
Tekno
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
OPPO Find X10 Ultra kini makin tak tertandingi. Sebab, Vivo X500 Ultra mundur dari kamera telefoto 10x.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Vivo X500 Ultra Batal Pakai Kamera Telefoto 10x, OPPO Find X10 Ultra Makin tak Tertandingi
Indonesia
Bank Jakarta Ingin Jadi Financial Operating System, Hubungkan Warga, UMKM, dan Investor
Dirut Bank Jakarta memaparkan empat strategi utama untuk membangun ekosistem keuangan kota, mulai dari inklusi keuangan, UMKM, perumahan hingga investasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
Bank Jakarta Ingin Jadi Financial Operating System, Hubungkan Warga, UMKM, dan Investor
Indonesia
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
DPR mendesak pemerintah memulihkan kepercayaan investor setelah IHSG turun ke 5.644,23, rupiah menembus Rp 18.041 per dolar AS, dan capital outflow mencapai Rp 66,20 triliun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
IHSG Anjlok dan Rupiah Tembus Rp18.041, DPR Desak Pemerintah Pulihkan Kepercayaan Investor
Indonesia
Mensesneg Tegaskan Purbaya Tetap Menjabat Menkeu, Belum Ada Rencana Reshuffle
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan Purbaya Yudhi Sadewa tetap menjabat Menteri Keuangan. Istana juga membantah adanya rencana reshuffle kabinet dalam waktu dekat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
Mensesneg Tegaskan Purbaya Tetap Menjabat Menkeu, Belum Ada Rencana Reshuffle
Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.050 per Dolar AS, DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Serius
Pelemahan rupiah hingga Rp18.050 per dolar AS menjadi sorotan DPR. Wakil Ketua DPR meminta pemerintah serta Bank Indonesia memperkuat langkah stabilisasi ekonomi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.050 per Dolar AS, DPR Desak Pemerintah Ambil Langkah Serius
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Bank Indonesia menjelaskan pelemahan rupiah hingga menyentuh Rp 18.043 per dolar AS. Faktor geopolitik Timur Tengah, arus modal keluar, hingga kebutuhan domestik menjadi pemicunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Bagikan