Adik Prabowo Heran Kakaknya Bisa Pikirkan Susu
Suasana bedah buku Prabowo Subianto berjudul "Paradoks Indonesia" di Grand Sahid Jaya (MP/Fadhli)
Merahputih.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hasyim Djojohadikusumo menyebut Prabowo Subianto memiliki visi yang cemerlang bagi Indonesia mendatang.
Prabowo dinilai selalu memikirkan apa yang jarang dipikirkan masyarakat pada umumnya. Salah satunya soal gizi buruk, kemerdekan Timur Leste hingga prediksi Indonesia bubar.
Adik kandung Prabowo ini mengatakan, dirinya mendukung Prabowo bukan karena hubungan darah akan tetapi lebih kepada visi ke depan sang kakak.
"Saya kaget seorang Jenderal kopassus baret merah bisa memikirkan susu, dan gizi buruk anak-anak. Prabowo sudah memikirkan ini 12 tahun lalu, sebelum masuk dunia politik dan mendirikan Gerindra," kata Hasyim saat bedah buku Prabowo Subianto berjudul "Paradoks Indonesia" di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (1/9).
Selanjutnya, kata Hasyim, mengenai topik Indonesia bubar, dia menyebut Prabowo pernah prediksi Indonesia bubar, dan kemudian dia dilecehkan.
"Saya sebagai pelaku ekonomi, berbisnis dengan uni Soviet tahun 88. Saya saksikan tahun 1991 negeri namanya uni Soviet negara Adi kuasa punya nuklir, ribuan bom, punya tentara besar, angkatan laut hebat, darat hebat. Uni Soviet bubar tanpa perang. Sekarang sudah tidak ada lagi dan 15 negara PBB. Dulu urus visa ke uni Soviet sekarang 15 bisa. Kalo uni Soviet bisa bubar, kita juga bisa," ujarnya.
Tak hanya itu saja, bahkan sebelum Timur Leste melepaskan diri dari NKRI, Prabowo sudah memikirkan hal tersebut.
"Saya diberitahu oleh letnan kolonel Prabowo Subianto, dia prihatin dengan kondisi di tempat namanya Timor Timor dan memprediksi kalau itu berlanjut maka diperkirakan hal yang tidak baik bagi Indonesia. Kalau tidak berubah, bendera merah putih akan diturunkan. Itu sepuluh tahun sebelum referendum Timor-timor Prabowo sudah menyampaikan itu," tuntasnya. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan
Prabowo Ultimatum Dirut Simon Aloysius dan Direksi Jangan Cari Kekayaan di Pertamina
Putus Rantai Kemiskinan, Prabowo Targetkan 500 Ribu Murid Masuk Sekolah Rakyat