Walkot Jaksel Lempar Polemik Bendera PDIP di Tiang Lampu Jalan ke Bawaslu

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 07 Januari 2019
Walkot Jaksel Lempar Polemik Bendera PDIP di Tiang Lampu Jalan ke Bawaslu

Bendera PDIP yang terpasang di tiang listrik kawasan Jakarta Selatan (ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Wali Kota Jakarta Selatan, Marullah Matali menyerahkan sepenuhnya polemik pemasangan bendera PDI Perjuangan di tiang lampu penerangan di Jalan Sahardjo, Jakarta Selatan yang tengah viral di media sosial kepada Bawaslu.

"Bawaslu itu yang paham boleh atau tidak boleh di lokasi dan dimana gitu. Nanti saya koordinasi," kata Marullah di Jakarta, Senin (7/1).

Namun, menurut Marulla, seharusnya tidak diperbolehkan adanya bendera partai manapun yang terpasang di fasilitas umum untuk kepentingan politik.

"Mestinya enggak boleh ya," ucapnya.

Bendera PDIP Terpasang Tiang Listrik Sepanjang jalan Sahardjo Jakarta Selatan (ist)

Marulla pun mengaku akan melepas bendera partai berlambang kepala banteng moncong putih itu bila sudah berkoordinasi dengan pihak Bawaslu dan bila menyalahi aturan.

"Kita akan koordinasi dengan bawaslu, kita lagi rapat dulu. Habis rapat nanti saya koordinasi, saya sampaikan hasilnya," tuturnya.

Seperti diketahui, Sejumlah bendera diduga milik PDIP terpasang di atas tiang lampu penerangan jalan di kawasan Jakarta Selatan.

Hal tersebut diketahui dari rekaman video amatir yang beredar melalui aplikasi pesan singkat whatsapp. Dalam video itu terdengar seorang pria dan wanita yang berkendara sambil merekam sejumlah bendera yang terpasang di atas tiang lampu penerangan jalan.

Dari dalam video itu terdengar suara seorang wanita yang menyebut bahwa lokasi pemasangan bendera ini ada di Jalan Sahardjo dan belokan Pancoran. Di mana terlihat puluhan bendera diikat satu persatu pada tiang lampu penerangan jalan sehingga posisinya terlihat jelas oleh pengendara. (Asp)

#PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan