Puan Janji Takkan Tinggalkan Jabatan Menko

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 26 Juli 2019
Puan Janji Takkan Tinggalkan Jabatan Menko

Puan Maharani (tiga kiri) saat hadir dalam pertemuan Prabowo-Megawati (Tim media TKN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani menegaskan akan menyelesaikan tugasnya sebagai menteri hingga akhir masa jabatannya.

"Akan selesaikan dulu tugas sebagai menko sampai akhir jabatan," kata Puan di Semarang, Jumat (26/7).

Saat ini, dia tak ingin memikirkan soal isu bagi-bagi jabatan. Puan sendiri merupakan calon legislator dengan raihan suara terbesar suara secara nasional. Sehingga anak Megawati Soekarnoputri itu memiliki peluang besar duduk sebagai calon Ketua DPR.

Baca Juga: Puan: Posisi Ketua DPR Ditentukan Ibu Mega

Karena, Sesuai dengan Undang-undang MD3, kata dia, partai politik pemenang pemilu diberi kesempatan untuk menempatkan anggotanya sebagai Ketua DPR. "Ini bukan kemauan politik, tetapi perintah undang-undang," katanya.

Puan meminta kepastian itu ditunggu hingga bulan Oktober nanti saat dilaksanakan pelantikan. "Kalau boleh, pilih dua-duanya," katanya

Kini, Puan Maharani mengaku fokus akan meluncurkan Kartu Pra-kerja mulai 2020. Ini wujud kepedulian pemerintah untuk membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang memiliki skil yang siap pakai dan mampu bersaing di dunia pekerjaan.

"Kartu Pra-kerja bertujuan memberikan akses bagi lulusan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), Politeknik, ataupun Perguruan Tinggi untuk mendapatkan Pelatihan bersertifikasi," kata Puan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani (tengah) memimpin Rapat Tingkat Menteri (ANTARA FOTO/HO/Humas Kemenko PMK)

Kartu pra-kerja adalah program pelatihan dan pembinaan bagi warga negara Indonesia yang belum memiliki keterampilan. Kartu tersebut dipromosikan oleh Presiden Joko Widodo pada masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Kartu tersebut hanya dikhususkan bagi anak muda yang baru tamat SMA atau perguruan tinggi dan diberi tunjangan untuk biaya pelatihan kerja dalam jangka waktu 6-12 bulan.

Puan Maharani menjelaskan, selain Kartu Pra-kerja, pemerintahan Jokowi juga berkomitmen meluncurkan kartu kuliah yang akan membantu calon mahasiswa kurang mampu untuk memperoleh pendidikan hingga perguruan tinggi.

Baca Juga: Puan Ikut Makan Siang Mega-Prabowo, Jokowi Absen. Apa Artinya?

Melalui Kartu Kuliah, lanjut Puan Maharani, pemerintah akan memberikan subsidi agar tamatan SMA atau SMK kurang mampu bisa kuliah, agar memperluas SDM Indonesia yang berkualitas. "Kita akan kerja sama dengan universitas-universitas agar dapat menerima bahkan menambah kuota mahasiswa kurang mampu," ujar Puan.

Puan Maharani menambahkan, pemerintah juga akan mengeluarkan Kartu Sembako Murah untuk menjamin daya beli masyarakat yang kurang mampu. Kartu tersebut diharapkan dapat menanggulangi kemiskinan. (Knu)

#Puan Maharani #Ketua DPR RI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Listyo Sigit sendiri dilantikan menjadi menjadi Kapolri di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sejak 27 Januari 2021 silam, alias sudah lebih dari 5 tahun menjabat.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Kapolri Listyo Sigit Dicopot Bukan Pensiun, Puan Maharani: Memang Sudah Waktunya
Indonesia
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Menurutnya, seluruh daerah perlu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, terutama saat curah hujan tinggi.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Maharani Minta Mitigasi Bencana Diperkuat di Seluruh Indonesia
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Berita
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Puan Maharani meminta pemerintah memaksimalkan pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Anak Krakatau, Selat Sunda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPR Minta Pemerintah Maksimalkan Pendampingan Keluarga Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Puan mengatakan DPR siap mendukung jika hasil kajian menyimpulkan integrasi kedua lembaga tersebut dapat membuat pemantauan dan mitigasi bencana lebih efektif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Puan: Penggabungan BMKG dan Badan Geologi Jangan Buru-Buru, Harus Dikaji Dulu
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Kabut asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan warga sekaligus menghambat aktivitas pendidikan, transportasi, hingga kegiatan ekonomi.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Karhutla Meluas, Ketua DPR Desak Pelaku Diburu dan Sanksi Dibuka ke Publik
Bagikan