MerahPutih.com - Synchronize Fest 2026 kembali menghadirkan program Nebeng Gratis Transjakarta untuk memudahkan penonton menuju lokasi festival. Bekerja sama dengan Transjakarta, program ini menyediakan layanan bus gratis dari tujuh titik keberangkatan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).
Synchronize Fest 2026 akan berlangsung pada 16–18 Oktober 2026 di Gambir Expo Kemayoran, Jakarta. Melalui program ini, penonton yang akrab disapa Warga-Wargi dapat memanfaatkan transportasi bersama untuk perjalanan menuju maupun kembali dari area festival.
Direction of Communication Synchronize Fest, Aldila Karina, mengatakan kerja sama dengan Transjakarta kembali dilanjutkan sebagai bagian dari upaya penyelenggara mendorong penggunaan transportasi publik.
Kami di tahun ini kembali bekerja sama dengan Transjakarta untuk menghadirkan program Nebeng Gratis Transjakarta ke Synchronize Festival. Jadi akan hadir di tujuh titik Jabodetabek,
Direction of Communication Synchronize Fest, Aldila Karina.
Tujuh Titik Keberangkatan Nebeng Gratis Transjakarta
Tujuh titik keberangkatan program Nebeng Gratis Transjakarta tersebar di sejumlah wilayah Jabodetabek. Salah satunya berada di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Sementara itu, penonton dari Tangerang Selatan dapat memanfaatkan titik keberangkatan di Bintaro Xchange Mall.
Titik lainnya menjangkau wilayah Tangerang, Depok, Bekasi, serta Jakarta Barat. Namun, rincian lengkap lokasi keberangkatan dan jadwal operasional bus akan diumumkan melalui kanal media sosial resmi Synchronize Fest.
Baca juga:
Penonton juga dapat melakukan pemesanan atau pre-booking melalui aplikasi Transjakarta untuk menggunakan layanan tersebut. Karena itu, calon penonton disarankan memantau informasi resmi penyelenggara sebelum berangkat ke lokasi festival.
Nebeng Gratis Jadi Bagian dari Green Movement

Program Nebeng Gratis Transjakarta tidak hanya ditujukan untuk memberikan kemudahan akses transportasi bagi penonton. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari komitmen Synchronize Fest dalam mengampanyekan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan melalui gerakan Green Movement.
Dalam beberapa tahun terakhir, Synchronize Fest berupaya mengajak pengunjung mempertimbangkan dampak aktivitas festival terhadap lingkungan. Salah satu langkah yang ditempuh adalah mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mendorong masyarakat beralih ke transportasi umum.
Baca juga:
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Aldila menegaskan, program ini diharapkan dapat mendorong perubahan kebiasaan penonton dalam memilih moda transportasi sekaligus menekan emisi karbon selama penyelenggaraan festival.
"Pada dasarnya ini secara konsep dan prinsip sama, di mana kami ingin meng-encourage (mendorong) Warga-Wargi agar tidak menggunakan kendaraan pribadi untuk mengurangi emisi karbon. Sehingga pilihannya kalau mau naik bus secara kolektif ramai-ramai untuk mengurangi emisi karbon, atau naik sepeda saja sekalian," ujarnya.
Ada Water Refill Station hingga Program Menanam Mangrove
Selain menyediakan bus gratis, Synchronize Fest 2026 kembali menghadirkan sejumlah program lingkungan lainnya. Di antaranya adalah Water Refill Station untuk mengurangi penggunaan botol sekali pakai serta Waste Management guna mendukung pengelolaan sampah selama festival berlangsung.
Penyelenggara juga melanjutkan program Warga-Wargi Menanam. Melalui inisiatif ini, sebagian keuntungan dari penjualan tiket akan disalurkan untuk mendukung penanaman mangrove di kawasan Kepulauan Seribu.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi Synchronize Fest terhadap upaya pelestarian lingkungan di luar kegiatan pertunjukan musik. (Far)