MERAHPUTIH.COM — LEE Soo-man belum selesai dengan K-pop. Tiga tahun setelah terdepak dari SM Entertainment, perusahaan yang didirikannya, mogul K-pop ini merilis dua grup idola baru, Senin (12/10). Ini merupakan proyek musik pertamanya di Korea Selatan sejak perjanjian nonkompetisi (noncompete agreement) dirinya dengan HYBE berakhir pada Februari. Dalam comeback-nya ini, Soo-man mendebutkan A20 Lite dan A20 Soul.
Perusahaannya yang berbasis di Singapura, A2O Entertainment, memperkenalkan boy group beranggotakan 15 orang A2O Soul serta girl group beranggotakan sembilan orang A2O Lite. Keduanya ditampilkan di showcase bersama di KINTEX, Goyang, Provinsi Gyeonggi. Kedua grup tampil secara langsung untuk pertama kalinya. Single digital mereka, Superstar dan Neon, dirilis pada Selasa (13/10) pukul 18.00.
Perkenalkan Semesta Fiksi ’Soulite’
Peluncuran ini menggunakan format yang tidak biasa, yakni dua grup debut secara bersamaan, terhubung melalui alam semesta fiksi (fictional universe) bersama yang berpusat pada planet asing bernama ‘Soulite’
“Pertanyaan yang paling sering diajukan kepada saya yakni apa yang membuat A2O berbeda. Selama grup K-pop dikategorikan sebagai penyanyi, hal yang paling dibutuhkan oleh seorang penyanyi yakni lagu. Saya ingin segalanya, mulai dari lagu, tarian, video musik, penampilan, hingga konser, menjadi sesuatu yang berbeda dari yang pernah ada sebelumnya” kata Soo-man dalam showcase tersebut.
Menurut Soo-man, menjadi berbeda saja tidak cukup. Tujuan utamanya yakni agar kelompok-kelompok tersebut dicintai masyarakat. Kolaborator lamanya, Yoo Young-jin, produser di balik lagu-lagu hits untuk aespa dan NCT, memegang kendali atas urusan musik dan pengarahan performa untuk kedua grup tersebut.
Baca juga:
Lee Soo-man Tuntut SM Entertainment karena Jual Saham secara Ilegal
Mengusung Konsep Culture Technology
Soo-man mendirikan SM pada 1995 dan membangun sistem pelatihan K-pop yang melahirkan nama-nama besar mulai dari H.O.T., Girls’ Generation, hingga EXO. Pada 2023, ia berselisih dengan manajemen SM dan menjual 14,8 persen sahamnya ke HYBE. Hal itu memicu perebutan kekuasaan antara HYBE dan Kakao hingga akhirnya HYBE mundur dari akuisisi tersebut.
Kesepakatan tersebut juga melarang Soo-man memproduksi musik di Korea Selatan selama tiga tahun. Ia menghabiskan masa pengasingan tersebut di luar negeri, salah satunya dengan mendebutkan A2O May, sebuah girl group yang mayoritas anggotanya berasal dari Tiongkok, pada 2024.
Untuk proyek barunya ini, Soo-man menggunakan konsep culture technology (CT), istilah yang pertama kali ia cetuskan saat masih berada di SM. Ia menjelaskan CT berarti lebih daripada sekadar menambahkan teknologi ke dalam budaya. Jika teknologi yang dibutuhkan suatu konten belum ada, ia akan mempertanyakan apakah teknologi tersebut bisa dibuat sendiri.
“Bagi saya, CT berarti menemukannya, bereksperimen dengannya, dan menerapkannya sendiri secara langsung,” ujarnya.
Fitur utama yang diperkenalkan yakni 4D Gaussian Splatting, sebuah teknik pengambilan gambar penampilan K-pop menggunakan banyak kamera dari berbagai sudut, kemudian menggabungkan data tersebut ke dalam ruang 3D sehingga gerakan kamera baru dapat dibuat setelah proses syuting selesai. A2O Soul dan A2O Lite sama-sama menerapkan teknologi ini dalam pembuatan video musik terbaru mereka.
“Ini merupakan pergeseran dari kamera yang sekadar mengambil gambar menjadi kamera yang menciptakan,” kata Soo-man. Ia menyebutkan telah mengejar ide ini selama 16 tahun, sejak pertama kali membangun sistem kamera multisudut di SM untuk grup dan artis seperti Girls’ Generation, SHINee, dan BoA.
Ia juga menggambarkan data tersebut sebagai rekam jejak manusia masa kini yang suatu hari nanti dapat dipelajari robot berbasis kecerdasan buatan (AI). “Apa yang dibutuhkan kemajuan teknologi bukanlah sekadar kecerdasan, melainkan kebijaksanaan untuk membuat keputusan,” ungkapnya.
Soo-man juga membeberkan rencana peluncuran platform siaran langsung interaktif dengan para penggemar dan selebritas dapat berbicara secara langsung (face-to-face) secara real-time.
“Sebelum mencoba mencari tahu apa bedanya, hal terbaik yang perlu dilakukan ialah merasakannya dan menikmati bahwa itu bagus,” tutupnya.(dwi)
Baca juga:
'The King of K-Pop' Lee Soo-man Ketemu Presiden Prancis Emmanuel Macron, Rencanakan Ekspansi Global