Avhath Rilis Album Penuh Perdana, Rangkum Perjalanan Musik Sejak 2012

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - 2 jam, 25 menit lalu
Avhath Rilis Album Penuh Perdana, Rangkum Perjalanan Musik Sejak 2012

Avhath lepas album perdana. (Foto: dok/avhath)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Band metal/hardcore asal Jakarta Selatan, Avhath, resmi merilis album penuh perdana bertajuk Avhath pada 9 Oktober 2026. Setelah lebih dulu memperkenalkan single amassed pada September 2026, album ini menjadi rilisan ke-17 bagi kuintet yang telah menjalani perjalanan musik sejak 2012 tersebut.

Album ini merangkum perkembangan musikal Avhath selama lebih dari satu dekade. Alih-alih berangkat dari konsep besar yang dirancang sejak awal, band ini membiarkan arah kreatifnya tumbuh secara alami melalui proses penulisan musik, lirik, hingga pengerjaan artwork.

Proses Kreatif yang Tumbuh Secara Alami

Dalam catatan produksinya, Reynir menjelaskan bahwa keinginan untuk membuat album penuh tidak muncul dari sebuah rencana yang disusun secara kaku ataupun kewajiban yang harus dipenuhi. Dorongan tersebut berkembang secara kolektif seiring waktu, hingga akhirnya menjadi langkah yang terasa sulit dihindari.

Pendekatan serupa diterapkan dalam menentukan identitas album. Sejak awal pengerjaan, Avhath tidak menetapkan satu konsep besar sebagai acuan utama. Mereka memilih mengikuti intuisi dan membiarkan karakter album terbentuk seiring berjalannya proses kreatif.

Cara kerja ini mencakup berbagai aspek produksi, mulai dari penulisan musik dan lirik hingga penggarapan artwork yang melengkapi rilisan.

Baca juga:

Patras Siap Jalani Tur Perdana di Jepang, Bakal Bawa Album Debut 'Cha-Cha Boo!'

Reynir Mengambil Peran sebagai Produser Utama

Dalam penggarapan album Avhath, Reynir mengemban tanggung jawab baru sebagai produser utama. Pengalaman bekerja bersama sejumlah produser dan engineer dalam rilisan-rilisan sebelumnya menjadi bekal bagi band untuk menentukan pendekatan produksi kali ini.

Dari pengalaman tersebut, Avhath semakin memahami pentingnya menempatkan keputusan teknis sesuai kebutuhan musik. Proses produksi, dalam pandangan mereka, semestinya mendukung arah kreatif, bukan menjadi batas yang menghambat eksplorasi.

Sembilan Lagu dengan Gagasan Kehadiran Parasitik

Album Avhath terdiri dari sembilan lagu dan dibuka dengan Genesis., sebuah komposisi instrumental yang mengantarkan pendengar memasuki atmosfer album.

Delapan lagu berikutnya mengeksplorasi berbagai fragmen dan sudut pandang tentang kehadiran parasitik. Gagasan tersebut tidak hanya dapat dimaknai secara harfiah, tetapi juga membuka ruang interpretasi metaforis, bergantung pada pengalaman dan perspektif masing-masing pendengar.

Ekrig, yang menulis seluruh lirik dalam album ini, tidak menyusun materi-materinya menjadi satu narasi yang saling terhubung secara eksplisit. Sebaliknya, setiap fragmen dibiarkan mempertahankan ambiguitasnya.

Ingatan, persepsi, tubuh, keyakinan, dan kenyataan menjadi unsur-unsur yang saling berkelindan sepanjang album. Perpaduan itu menghadirkan pengalaman yang mengaburkan batas antara peristiwa yang benar-benar terjadi, sesuatu yang hanya dirasakan, dan hal-hal yang mungkin sebatas imajinasi.

Baca juga:

The Brandals Kembali dengan Album 'Oposisi', dari Musik Elektronik hingga Cerita Pekerja Urban

Merangkum Identitas Avhath Sekaligus Membuka Ruang Eksplorasi

Secara keseluruhan, Avhath menjadi titik temu dari perjalanan musikal yang telah ditempuh band ini melalui rilisan-rilisan sebelumnya. Pendengar yang mengikuti Avhath sejak awal masih dapat mengenali karakter suara, intensitas, dan atmosfer yang menjadi ciri khas mereka.

Namun, album ini tidak sekadar mengulang formula yang sudah dikenal. Berbagai elemen yang dikembangkan sepanjang perjalanan karier dirangkum menjadi karya yang lebih menyeluruh.

Melalui album penuh perdana ini, Avhath sekaligus membuka ruang untuk menjelajahi kemungkinan musikal baru tanpa sepenuhnya meninggalkan identitas yang telah mereka bangun sejak 2012. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Avhath Rilis Album Penuh Perdana, Rangkum Perjalanan Musik Sejak 2012
Avhath merilis album penuh perdana. Berisi sembilan lagu, album ini merangkum perjalanan musikal band metal/hardcore Jakarta Selatan sejak 2012.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 25 menit lalu
Avhath Rilis Album Penuh Perdana, Rangkum Perjalanan Musik Sejak 2012
ShowBiz
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
Simak daftar nominasi Kids’ Choice Awards 2026 dalam kategori film, musik, serial TV, olahraga, kreator, gim, dan podcast. Alex Warren menjadi host.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 37 menit lalu
Daftar Lengkap Nominasi Kids’ Choice Awards 2026, Alex Warren Jadi Pembawa Acara
ShowBiz
Pendiri SM Lee Soo-man Kembali ke Korea, Debutkan A20 Lite dan A20 Soul
A2O Entertainment memperkenalkan boy group beranggotakan 15 orang A2O Soul serta girl group beranggotakan sembilan orang A2O Lite.
Dwi Astarini - 2 jam, 49 menit lalu
Pendiri SM Lee Soo-man Kembali ke Korea, Debutkan A20 Lite dan A20 Soul
ShowBiz
Kaleb J Rilis Single 'Tanda Cinta', Kisah Pencarian Panjang Menuju Cinta Sejati
Kaleb J merilis single Tanda Cinta. Berkolaborasi dengan Belanegara Abe, lagu ini mengangkat pencarian cinta sejati dengan lirik puitis.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 55 menit lalu
Kaleb J Rilis Single 'Tanda Cinta', Kisah Pencarian Panjang Menuju Cinta Sejati
ShowBiz
Rock In Solo 2026 Ditunda hingga 2027, Penyelenggara Siapkan Acara Alternatif
Rock In Solo 2026 ditunda hingga 2027 karena situasi nasional dan bencana alam. Penyelenggara menyiapkan A Journey of Rock in Solo.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Rock In Solo 2026 Ditunda hingga 2027, Penyelenggara Siapkan Acara Alternatif
ShowBiz
7 Special Show yang Layak Dinantikan di Synchronize Fest 2026 , Ada Geisha, Perunggu, hingga Project Pop.
Synchronize Fest 2026 16–18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran. Simak 7 pertunjukan pilihan, dari Geisha dan Project Pop hingga Perunggu dan C’mon Lennon.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
7 Special Show yang Layak Dinantikan di Synchronize Fest 2026 , Ada Geisha, Perunggu, hingga Project Pop.
ShowBiz
'Antara Angkara', Dokumentasi Lima Tahun Temarram Bertumbuh dan Bereksplorasi
Perjalanan menuju Antara Angkara sebenarnya tidak diawali dengan sebuah keputusan besar bahwa album harus lahir pada tahun tertentu.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
'Antara Angkara', Dokumentasi Lima Tahun Temarram Bertumbuh dan Bereksplorasi
ShowBiz
Ifan Keluar dari GOVINDA setelah 18 Tahun Bersama, ini Alasannya
Terhitung sejak 5 Oktober 2026, Muhammad Irfan, yang selama ini dikenal sebagai Ifan, resmi mengundurkan diri dari GOVINDA.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Ifan Keluar dari GOVINDA setelah 18 Tahun Bersama, ini Alasannya
ShowBiz
'Na Para Bang', Lagu Mariah Deborah tentang Perasaan yang Tumbuh Diam-Diam
Lagu ini mengangkat kisah sederhana tentang seseorang yang diam-diam mulai memiliki perasaan romantis kepada sahabatnya.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
'Na Para Bang', Lagu Mariah Deborah tentang Perasaan yang Tumbuh Diam-Diam
ShowBiz
BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV 'BOOMBAYAH' Tembus 1,9 Miliar Views di YouTube
BLACKPINK kini mencatatkan rekor baru. Video musik BOOMBAYAH meraih 1,9 miliar views di YouTube.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
BLACKPINK Cetak Rekor Baru, MV 'BOOMBAYAH' Tembus 1,9 Miliar Views di YouTube
Bagikan