9 Fakta Menarik Masjid Al Aqsa dari Sisi Islam

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 28 Juli 2017
9 Fakta Menarik Masjid Al Aqsa dari Sisi Islam

Al Aqsa. (Instagram/fatbel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH ketegangan yang terjadi antara militer Israel dengan warga Palestina, Masjid Al Aqsa akhir-akhir ini menjadi perbincangan dunia. Israel menerima gelombang protes akibat perketat akses ke masjid tertua kedua di dunia tersebut. Pemindai logam (metal detector) dipasang di area masuk masjid, disusul kamera pengintai canggih (CCTV) di sekitar masjid.

Terletak di Yerusalem, Israel, area masjid ini terus menjadi materi konflik berkepanjangan Israel-Palestina. Kota tua Yerusalem, yang juga menjadi tempat suci bagi Nasrani dan Yahudi, memang menyimpan sejarah dari kepercayaan tiga agama samawi tersebut. Salah satunya Masjid Al Aqsa, yang ternyata juga merupakan situs Bait Suci dalam kepercayaan Nasrani dan Yahudi.

Mau tahu fakta-fakta lainnya tentang Masjid Al Aqsa? Simak ulasan berikut ini:

1. Terabadikan dalam Alquran

Masjid Al Aqsa terabadikan dalam Alquran, yaitu Surat Al Isra ayat 1. Ayat itu menceritakan tentang perjalanan Muhammad dalam peristiwa yang dikenal sebagai Isra Miraj. Yaitu, perjalanan spiritual Nabi Muhammad dari Masjid Al Haram di Mekkah ke Masjid Al Aqsa di Al Quds (Yerusalem), kemudian dilanjutkan ke langit ketujuh.

Isra Miraj dalam Islam merupakan salah satu riwayat amat penting. Pada peristiwa itulah ibadah salat diwajibkan terhadap umat muslim. Jejak-jejak Isra Miraj juga diyakini masih bisa dilihat hingga kini di Al Aqsa.

(Sumber/Islamidia)
Masjid Al Aqsa (Foto: Islamidia)

2. Kawasan tiga agama

Tempat Al Aqsa berada yaitu di Yerusalem, yang merupakan tempat suci tiga agama abrahamik, yaitu Yudaisme, Kristen, dan Islam. Di sana terdapat tempat suci Tembok Ratapan umat Yahudi dan perziarahan Gereja Makam Kudus umat Nasrani. Yerusalem sendiri dalam bahasa Arab disebut Al Quds, artinya "yang suci".

3. Kiblat awal

Masjid Al Aqsa juga merupakan kiblat pertama umat muslim. Kiblat berarti pusat arah saat seorang muslim mendirikan salat. Dalam riwayat disebutkan bahwa sebelum ada perintah kiblat mengarah ke Kabah di Masjid Al Haram Mekkah, umat Islam masa Nabi Muhammad menghadap ke Masjid Al Aqsa.

4. Arsitektur Islam awal

Masjid Al Aqsa berbentuk persegi di atas tanah seluas 144.000 m2 dengan kapasitas hingga 400 ribu jemaah. Pada awalnya Al Aqsa merupakan merupakan tugu batu yang didirikan pada masa nabi-nabi sebelumnya dari Nabi Yakub hingga Nabi Sulaeman. Gempa bumi 746 M menghancurkan semuanya hingga pembangunan kembali masa Islam, yaitu Abbasiyah al Mansur pada 754 M.

Peta Masjid Al-Aqsa (Peta Islam site)
Peta Masjid Al-Aqsa (Sumber: Peta Islam)

5. Di bawah wakaf Islam

Setelah Yerusalem—termasuk di dalamnya Al Aqsa—berada di bawah penguasaan orang-orang Islam selama berabad-abad, kini kota tua itu berada di bawah pengawasan Israel. Meski demikian, Masjid Al Aqsa berada di bawah perwalian lembaga wakaf Islam yang dipimpin oleh warga Palestina.

6. Kawasan suci Islam

Al Aqsa sebenarnya bukan satu-satunya tempat suci umat Islam di Yerusalem. Al Aqsa disebut tempat suci ketiga dalam Islam setelah Masjid Al Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi (Masjid Nabi) di Madinah (Arab Saudi).

 amiraart_wandertheworldswonder Al Qods
Kuba Shakhrah (Instagram/amiraart_wandertheworldswonder)

7. Tempat lahir Ihya Ulumuddin

Kitab Ihya Ulumuddin adalah salah satu karya klasik Islam paling besar. Kitab ini dikarang oleh Imam al Gazali. Kitab yang mendalami tentang jiwa ini ditulis di saat sang imam tinggal di Masjid Al Aqsa. Salah satu tempat di Al Aqsa ditandai sebagai tempat lahirnya kitab legendaris ini.

8. Mimbar buatan Jepara

Salah satu bagian Al Aqsa yaitu mimbar kuno Salahuddin al Ayubi. Namun setelah insiden pembakaran Masjid Al Aqsa ada 1969, mimbar tersebut juga ikut terbakar. Maka digantilah dengan mimbar baru yang dibuat di Yordania. Ada juga yang menyebut bahwa tiga dari lima orang yang terlibat dalam pembuatan mimbar itu berasal dari Jepara, Jawa Tengah. Mereka ditemukan melalui hasil penelusuran Adara Relief International, LSM yang memiliki perhatian pada urusan Palestina.

Kompleks Al Aqsa. (Foto: Instagram/banumuhammad)

9. Lahirnya OKI

Organisasi Konferensi Islam (OKI) tidak lepas dari nama Masjid Al Aqsa. Lahirnya organisasi negara-negara Islam ini setelah peristiwa pembakaran Al Aqsa pada 21 Agustus 1969, yang juga menghabiskan mimbar bersejarah Al-Ayububi. OKI didirikan di Rabat, Maroko pada 25 September 1969 oleh para pemimpin dunia Islam sebagai reaksi terhadap terjadinya peristiwa pembakaran tersebut. (*)

Baca juga berita lainnya terkait Al Aqsa dalam artikel: Solidaritas Untuk Warga Palestina, Cak Imin Siap Hadir Di Al Aqsa.

#Masjid Al Aqsa #Israel #Palestina
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah memanfaatkan posisi Indonesia di Board of Peace untuk menekan Israel menghentikan operasi militer di Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
DPR Desak Pemerintah Prabowo Gunakan Board of Peace Tekan Israel
Indonesia
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Pemerintah Indonesia mengecam serangan terbaru Israel ke Gaza dan menilai tindakan tersebut menghambat implementasi kesepakatan perdamaian.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Indonesia Kecam Serangan Terbaru Israel ke Gaza, Sebut Hambat Implementasi Kesepakatan Perdamaian
Indonesia
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Menko Hukum HAM Yusril Ihza Mahendra menegaskan Abdul Karim Raeq Miqdad bukan ulama Palestina atau aktivis Gaza. Ia akan menemui MUI untuk klarifikasi kasus deportasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Menko Yusril Bantah Warga Palestina yang Dideportasi Ulama Gaza, Buka-bukaan Datangi MUI
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Indonesia
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
MUI akan melayangkan surat kepada Kapolri dan Presiden terkait penangkapan warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad di Jakarta. MUI mengingatkan pemerintah agar hati-hati menangani kasus sensitif ini sesuai hukum nasional dan internasional.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
Polri Tangkap Warga Palestina Atas Permintaan Siprus, MUI Bakal Surati Prabowo Minta Penjelasan
Dunia
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Tentara Israel menghancurkan dan membakar rumah-rumah di Lebanon selatan, melanggar gencatan senjata yang berlaku sejak 2024 dan perjanjian kerangka kerja 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Langgar Gencatan Senjata, Israel Hancurkan Rumah-Rumah di Lebanon Selatan
Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel tersebut di berbagai forum internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Bagikan