Kesehatan

7 Langkah Cegah DBD

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 29 Juni 2024
7 Langkah Cegah DBD

Ilustrasi Nyamuk. (Pexels.com/pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KASUS demam berdarah dengue (DBD) masih kerap terjadi di Indonesia. Kementerian Kesehatan telah memberi peringatan untuk waspada kasus DBD saat memasuki musim kemarau ini.

Kewaspadaan terhadap serangan DBD bisa dilakukan dengan konsep 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, hingga mendaur ulang atau mengubur barang bekas yang bisa menjadi sarang nyamuk. Agar terhindar dari DBD, kamu bisa menerapkan tujuh langkah berikut.

1. Membersihkan Lingkungan

- Pastikan tidak ada tempat yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti, seperti genangan air di tempat-tempat yang tidak terpakai seperti ban bekas, vas bunga, atau tempat penampungan air yang tidak tertutup rapat.

- Buang atau olah sampah dengan tepat agar tidak ada tempat air yang dapat menampung nyamuk.

- Tanamlah tumbuhan yang membantu memberantas nyamuk.

2. Menggunakan Kelambu atau Jaring Nyamuk

- Gunakan kelambu atau jaring nyamuk di tempat tidur atau jendela untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk Aedes aegypti pada malam hari atau di siang hari saat nyamuk aktif.

- Pasanglah kasa jaring untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah.

Baca juga:

Jambu Biji Sembuhkan DBD, Mitos atau Fakta?

3. Menggunakan Pengusir Nyamuk

- Gunakan pengusir nyamuk yang mengandung DEET, IR3535, atau picaridin untuk melindungi diri dari gigitan nyamuk, terutama saat berada di luar ruangan.

4. Menggunakan Pakaian Pelindung

- Pakailah pakaian yang menutupi sebagian besar tubuh, terutama pada saat dan tempat nyamuk Aedes aegypti aktif, seperti di pagi dan sore hari.

5. Menjaga Kebersihan Diri

- Mandi secara teratur untuk menghilangkan keringat yang bisa menarik perhatian nyamuk.

- Gunakan sabun yang dapat menghilangkan bau yang menarik perhatian nyamuk.

6. Mengelola Penampungan Air

- Tutup rapat tempat penyimpanan air, seperti bak mandi atau tempat penampungan air lainnya.

- Bersihkan secara teratur tempat-tempat penampungan air untuk mencegah nyamuk bertelur di sana.

- Bila terdapat tempat yang susah dibersihkan, bisa isi air dengan ikan pemakan jentik nyamuk.

7. Mengawasi Kesehatan

- Jika berada di daerah dengan risiko tinggi DBD, perhatikan gejala seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot dan sendi, ruam kulit, atau mual dan muntah.

- Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami gejala tersebut, karena DBD memerlukan perawatan medis segera.

Menerapkan langkah-langkah pencegahan tadi diharapkan dapat membantu mengurangi risiko terkena DBD.(ayu)

Baca juga:

Yuk Kenali Perbedaan Nyamuk Penyebab DBD, Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Bagikan