67 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Ketinggian Air Sampai 2 Meter

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 08 November 2021
67 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Ketinggian Air Sampai 2 Meter

Kawasan Rawajati, Pancoran Jakarta Selatan, masih direndam banjir setinggi 20-40 sentimeter. Senin (8/11). ANTARA/Sihol Hasugian

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 67 Rukun Tetangga (RT) di wilayah DKI Jakarta masih terendam banjir. Jakarta Timur menjadi kawasan yang paling parah tergenang banjir.

Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta banjir tersebut masih menggenangi rumah warga hingga pada Senin (9/11) pagi pukul 09.00 WIB.

Baca Juga

Sampai Oktober 2021, Pemprov DKI Terima 4.925 Aduan Banjir

"Ada 52 RT di Jakarta Timur yang tergenang," kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Insaf mengatakan, Senin (8/11).

Kemudian, BPBD juga mencatat ada 15 titik banjir di wilayah Jakarta Selatan.

Insaf mengatakan, banjir disebabkan oleh tingginya curah hujan dan luapan sejumlah kali atau sungai, seperti Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Pesanggrahan. Ketinggian air pun cukup bervariasi, mulai dari 40 sampai 250 sentimeter.

Imbas banjir yang melanda hingga pagi ini, sebanyak 65 orang dari 15 Kepala Keluarga (KK) terpaksa harus mengungsi.

Kawasan Rawajati, Pancoran Jakarta Selatan,  masih direndam banjir setinggi 20-40 sentimeter. Warga di Jalan Bina Warga Rukun Tetangga (RT) 03 RW 07 berupaya mengurai genangan, Senin (8/11/2021). ANTARA/Sihol Hasugian
Kawasan Rawajati, Pancoran Jakarta Selatan, masih direndam banjir setinggi 20-40 sentimeter. Warga di Jalan Bina Warga Rukun Tetangga (RT) 03 RW 07 berupaya mengurai genangan, Senin (8/11/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

Puluhan orang ini tersebar di dua lokasi berbeda, yaitu Aula Kantor Kelurahan Kampung Melayu dan Aula Masjid Ittihadul Ikhwan yang ada di RW 008, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Saat ini banjir sedang ditangani oleh pihak kelurahan setempat bersama dengan PPSU, Tim TRC BPBD, DSDA, Satpol PP, Tagana, dan Disgulkarmat.

"Genangan ditargetkan akan surut dalam waktu cepat," ucapnya.

Berikut wilayah yang tren banjir di DKI hingga pukul 09.00 WIB:

Jakarta Timur (52 RT)

- Kel. Balekambang
Ketinggian : 50 cm dengan jumlah 1 RT
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung dan Curah hujan tinggi

- Kel. Cililitan
Ketinggian : 70 s.d. 250 cm dengan jumlah 5 RT
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Cawang
Ketinggian : 80 s.d. 180 cm dengan jumlah 7 RT
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung
Pengungsi : Sudah kembali ke rumah masing - masing

- Kel. Bidara Cina
Ketinggian : 190 cm dengan jumlah 10 RT
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung

- Kel. Kampung Melayu
Ketinggian : 40 s.d. 200 cm dengan jumlah 29 RT
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung
Pengungsi : 15 KK 65 Jiwa
Lokasi Pengungsi : Aula Kantor Kelurahan Kampung Melayu dan Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 008

Jakarta Selatan (15 RT)

- Kel. Pondok Pinang
Ketinggian : 50 s.d. 90 cm dengan jumlah 7 RT
Penyebab : Luapan Kali Pesanggrahan

- Kel. Pejaten Timur
Ketinggian : 80 cm dengan jumlah 2 RT
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung dan Curah hujan tinggi

- Kel. Cilandak Timur
Ketinggian : 40 cm dengan jumlah 2 RT
Penyebab : Luapan Kali Krukut

- Kel. Rawajati
Ketinggian : 80 cm dengan jumlah 3 RT
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung dan Curah hujan tinggi

- Kel. Pengadegan
Ketinggian : 40 cm dengan jumlah 1 RT
Penyebab : Luapan Kali Ciliwung. (Asp)

Baca Juga

Sejak Minggu, 4 RW di Pejaten Timur Direndam Banjir

#Banjir #Banjir Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Penertiban tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Pemprov DKI Tertibkan Bangunan di Kali Mookervart, Kendalikan Banjir di Kawasan Rawa Buaya
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Bagikan