66.500 Warga Jateng Bekerja di Luar Negeri, BP3MI Terima Aduan TKI TPPO di Kamboja

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 19 Mei 2025
66.500 Warga Jateng Bekerja di Luar Negeri, BP3MI Terima Aduan TKI TPPO di Kamboja

Kepala BP3MI Jawa Tengah, Pujiono. (Foto: MerahPutih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Tengah mencatat, ada sebanyak 66.500 warga Jateng yang bekerja di luar negeri.

Sementara itu, BP3MI mendapatkan laporan terkait adanya warga Jateng yang menjadi korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.

Kepala BP3MI Jateng, Pujiono menyebutkan, pihaknya mencatat adanya tren peningkatan warga Jateng yang bekerja sebagai migran di luar negeri.

Peningkatan tersebut terjadi seiring peluang besar yang ditawarkan sejumlah negara tujuan, seperti Hong Kong, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, dan Singapura.

Baca juga:

Angka Pengangguran Tembus 13.000 Orang, Wali Kota Solo Gagas 'Rumah Siap Kerja'

“Sejak 2024 hingga sekarang, sedikitnya ada 66.500 warga dari sejumlah daerah di Jateng yang merantau ke luar negeri, sebagai pekerja migran,” ujar Pujiono di kantor Disnaker Solo, Senin (19/5).

Ia mengatakan, daerah yang paling banyak mengirimkan tenaga kerja adalah Cilacap, Kendal, Brebes, Wonosobo, Grobogan, dan Sragen.

“Kota Solo sendiri semakin menjajaki peluang dan tawaran untuk warganya menjadi pekerja migran di luar negeri,” katanya.

Berdasarkan data BP3MI Jawa Tengah, kata dia, warga Kota Solo baru ada 234 orang yang bekerja di luar negeri sejak 2024.

Baca juga:

Antisipasi TPPO, KemenP2MI Cegah 3 CPMI Terbuai Gaji Rp7 Juta Jadi ART Ilegal Berangkat ke Oman dan UEA

"Banyak sebetulnya peluang untuk bekerja di luar negeri. Karena tidak membutuhkan ijasah tinggi dan bergaji besar. Seperti Korea dan Jepang, cukup dengan ijasah SMP, yang penting kompetensi bahasa di negara tujuan, dan keahlian yang diperlukan butuhkan" katanya.

Ia menjelaskan, ketertarikan bekerja di luar negeri dikarenakan gajinya tinggi. Ia menyontohkan, di Korea Selatan basic gajinya adalah Rp 24.500.000.

“Kerja di Korea Selatan gajinya Rp 24.500.000. Syaratnya hanya minimal pendidikan SLTP. Kemudian, harus lulus ujian bahasa Korea. Kalau di Jepang tidak harus punya keahlian yang tinggi-tinggi, cukup keahlian tertentu di sektor pertanian dan perhotelan,” kata dia.

Saat disinggung terkait kasus sengketa TKI di negara asal bekerja, ia bekerja sama dengan berbagai stakeholder terkait mulai dari aparat desa, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum untuk bersama-sama untuk melakukan pencegahan melalui sosialisasi baik langsung maupun tidak langsung.

Baca juga:

Puluhan Ijazah Pekerja di Solo Ditahan Perusahaan karena Resign

“Jika ada lowongan di medsos memastikannya ke Disnaker atau BP3MI Jateng,” katanya.

Ia mengaku, TKI TPPO judi online di Kamboja ada yang berasal dari Jateng. Dia pun telah melaporkan kejadian tersebut ke Kementerian Perlindungan Pekerja Migran (KemenP2MI) dan kedutaan besar.

“Memang berapa korban yang judi online itu kan ada Jawa Tengah. Ketika ada informasi warga masyarakat Jawa Tengah yang kena korban tersebut, kami tentunya melaporkan ke KemenP2MI dan kedutaan besar terkait pemulangan mereka sampai daerah asal,” kata dia.

Sementara untuk jumlah korban di Kamboja, angkanya di bawah 100 orang yang sedang ditangani BP3MI Jateng. Untuk data pastinya tidak ada, karena mereka berangkat tanpa melapor ke BP3MI Jateng.

“Data TKI di Kamboja bermasalah kami tidak punya kepastian, karena memang itu tidak terdata BP3MI Jateng. Tapi kemarin ada kurang lebih, ya di bawah 100 yang kami tangani ya. Itu data 2024 sampai 2025,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#TPPO #Perdagangan Orang #Kamboja #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Sebelumnya tersangka juga berniat menjual anak pertamanya R p15 juta. Tetapi batal dan saat ini bayi telah berusia sekitar satu tahun
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Ibu di Solo 2 Kali Jual Anak Rp 15 Juta dan 6 Juta Buat Bayar Hutang dan Penuhi Kebutuhan Sehari-hari
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Bagikan