60 Karya Xu Bing di Museum Macan

P Suryo RP Suryo R - Jumat, 30 Agustus 2019
60 Karya Xu Bing di Museum Macan

Pameran seni karya Xu Bing. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI kamu pencinta seni, ada acara pameran menarik nih di Museum Macan, Jakarta Barat mulai tanggal 31 Agustus-12 Januari 2020. Pameran bertajuk Xu Bing: Thought and Method, ini merupakan pameran retrospektif perupa Xu Bing terbesar dan pertama di Asia Tenggara dan Indonesia.

Pameran ini menampilkan lebih dari 60 karya Xu Bing yang telah ia buat selama 40 tahun. Karya-karya seni tersebut berupa drawing, seni grafis, instalasi, film, dan materi arsip. Terwujudnya pameran ini juga berkat adanya kerjasama antar Museum Macan dan UCCA Center for Contemporary Art, Bejing, Tiongkok.

Baca Juga:

Museum Tanah, Wisata Alternatif di Kota Bogor

xu bing
Pameran Xu Bing yang pertama di Jakarta. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

"Saya sangat excited bisa melakukan pameran ini pertama kali di Jakarta. Karya Saya selalu mengenai pendidikan. Di Tiongkok saya selalu membuat sebuah karya untuk sebuah pendidikan," ujar Xu Bing saat press briefing di Museum Macan, Kamis (29/8).

Sesuai dengan judulnya, Xu Bing: Thought and Method menampilkan perjalanan karier Xu Bing secara menyeluruh. Serta metode dan motivasi di balik gagasan artistiknya. Beberapa karya yang ditampilkan ialah Book from the Sky, Ghost Pounding the Wall, Square World Calligraphy, Honor and Splendor, Book from the Ground, dan Dragonfly Eyes.

"Saya yakin pengunjung di Indonesia dapat menikmati karya saya, karena semua karya saya ini mudah dipahami dan bisa direprentasikan dengan berbagai cara," tambahnya.

Baca Juga:

3 Museum Seni "Instagramable" buat Milenial yang Suka Berfoto Ria

xu bing
Karya dari 660 ribu puntung rokok. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Salah satu karya menarik Xu Bing ialah instalasi 'kulit harimau' menggunakan ribuan puntung rokok. Ketika kamu berada di sekitar area instalasi ini kamu benar-benar akan mencium bau tembakau yang begitu menyengat. Instalasi itu menggunakan rokok merek Wealth asal Tiongkok.

Xu Bing mencoba menggambarkan fenomena industri rokok sebagai kekuatan ekonomi melalui instalasi tersebut. "Ini salah satu karya menggunakan tembakau. Membicarakan isu tentang rokok. Ini menggunakan 660 ribu batang rokok," ujar pemandu tur pameran, Asep.

Sementara itu, Direktur Museum Macan, Aaron Seto yakin pengunjung yang datang nantinya bisa menikmati seluruh karya Xu Bing. Karena seluruh karya perupa itu dikemas dengan ringan dan mudah dipahami oleh orang awam seni sekalipun. "Isu yang dibawa sangat universal. Kita bisa melihat metoder cara bekerja Xu Bing dalam pameran ini," pungkas dia. (ikh)

Baca Juga:

Sederet Museum Unik yang Ada di Indonesia

#Seniman #Karya Seni #Pameran Seni
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Hari Terakhir Art Jakarta 2026, Jangan Lewatkan Deretan Kolaborasi Kreatif Ini
Bagi pencinta seni, hari ini, Minggu (4/10) menjadi kesempatan terakhir untuk menikmati Art Jakarta 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Hari Terakhir Art Jakarta 2026, Jangan Lewatkan Deretan Kolaborasi Kreatif Ini
Lifestyle
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Menerjemahkan semangat eksplorasi melalui sebuah karya yang mengajak pengunjung melihat material dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Lifestyle
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Enam pameran atau pasar seni rupa dari berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam Art Jakarta 2026 melalui program MTN (Manajemen Talenta Nasional) Market.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Fun
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
JICAF 2026 resmi dibuka hingga 4 Oktober dengan tema The World We Draw. Simak kolaborasi seniman, Disney Jajan, DUBKIL PROJECT, hingga Stereoflow.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
Fun
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan 75 galeri, termasuk 33 galeri internasional dan 19 peserta baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
ShowBiz
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Pameran ini akan menyatukan sekitar 180 karya yang dipilih RM dan pihak museum.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Lifestyle
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Art Jakarta 2026 tetap membawa fokus pada perkembangan seni rupa kontemporer, khususnya dari Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Fun
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan menghadirkan 75 galeri seni dari Indonesia dan Asia Tenggara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Fun
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Kleen ialah seniman yang memfokuskan pada objek, warna, bentuk, atau figur sebagai cara mengekspresikan pesan kebatinan serta emosi yang dia rasakan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Fashion
Hedgren dan Varsam Kurnia Hadirkan 'The Wayfarer', Tafsir Baru tentang Gaya dan Mobilitas
Hedgren berkolaborasi dengan seniman Indonesia Varsam Kurnia lewat “The Wayfarer”, yang mengangkat perjalanan, gaya personal, dan mobilitas generasi muda.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Hedgren dan Varsam Kurnia Hadirkan 'The Wayfarer', Tafsir Baru tentang Gaya dan Mobilitas
Bagikan