5 Pilihan Menu Sarapan untuk Diet

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Selasa, 10 Januari 2023
5 Pilihan Menu Sarapan untuk Diet

Sarapan sehat untuk kamu yang lagi diet. (Foto: Unsplash/Eiliv Aceron)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA menjalankan program diet, biasanya seseorang akan melewatkan jadwal sarapan atau memilih makanan yang mengandung nutrisi untuk kesehatan. Sarapan dengan menu yang tepat justru bisa membuatmu kenyang lebih lama, sehingga bisa menekan nafsu makan dan mencegah kenaikan berat badan berlebih.

Saat diet, kamu perlu lebih selektif dalam memilih makanan yang akan dikonsumsi. Soalnnya, sebagian makanan mengandung kalori cukup tinggi, sehingga justru berpotensi meningkatkan berat badanmu. Mengutip laman Alodokter, berikut rekomendasi menu sarapan untuk kamu yang lagi diet.

Baca juga:

Manfaat dari Bubuk Kakao, Bisa Buat Diet

5 Pilihan Menu Sarapan untuk Diet
Roti gandum memiliki kalori yang rendah. (Foto: Unsplash/Jude Infantini)

1. Roti gandum

Roti gandum adalah pilihan yang baik untuk sarapan. Soalnya, roti yang terbuat dari gandum utuh mengandung serat yang bisa membuatmu kenyang lebih lama, sehingga bisa menekan kenginganmu untuk ngemil sebelum waktu makan siang tiba. Kamu bisa membuat roti lapis dengan menambahkan isian, seperti daging atau ayam, telur, selai alpukat, atau selai kacang.

2. Telur

Sarapan dengan telur rebus atau telur orak-arik bisa membantu menurunkan berat badanmu. Soalnya, mengonsumsi makanan berprotein tinggi, seperti telur, bisa mengurangi nafsu makan. Putih telur juga tergolong rendah kalori dan mengandung lemak baik. Selain itu, jenis makanan yang satu ini juga mengandung selenium, fosfor, kolin, vitamin B12, dan antioksidan yang juga menyehatkan tubuh.

3. Oatmeal

Pilihan menu sarapan pagi untuk diet selanjutnya adalah oatmeal. Oatmeal terbuat dari biji oat yang mengandung sejumlah nutrisi menyehatkan, seperti karbohidrat, protein, serat, lemak, fosfor, hingga asam folat. Tidak hanya rasanya yang enak, oatmeal cocok dijadikan pilihan makanan untuk diet karena mengandung beta-glucan yang bisa meningkatkan produksi hormon kenyang. Rasa kenyang akan membantu mengurangi asupan kalori dan menurunkan risiko terjadinya obesitas.

Baca juga:

Aturan Memasak Saat Sedang Diet

5 Pilihan Menu Sarapan untuk Diet
Tambahkan beberapa topping agar oatmeal semakin lezat. (Foto: Unsplash /Margarita Zueva)


4. Buah-buahan

Tidak hanya cocok dijadikan camilan, buah-buahan juga bisa menjadi menu sarapan untuk diet, lo. Apel, pisang, dan alpukat adalah beberapa jenis buah yang bisa kamu pilih untuk mengawali pagi. Ketiga buah ini mengandung nutrisi yang bisa membuat perut terisi dalam waktu cukup lama dan menekan keinginan untuk makan berlebihan.

5. Yoghurt

Yoghurt merupakan salah satu produk olahan susu yang kaya akan kalsium dan protein. Memasukkan yoghurt dalam menu sarapan untuk diet menjadi pilihan yang tepat. Selain kaya akan beragam nutrisi yang baik untuk kesehatan, produk olahan susu satu ini juga bisa menurunkan keinginanmu untuk makan berlebihan. (and)

Baca juga:

Diet Keto Masih Boleh Makan Popcorn?

#Kesehatan #Makanan #Diet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan