Kesehatan

5 Penyakit Si Kecil yang Tidak Perlu Dikhawatirkan

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 23 Maret 2020
5 Penyakit Si Kecil yang Tidak Perlu Dikhawatirkan

Jangan panik jika anak mengalami gejala-gejala ini (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGAI orang tua, normal untuk mengkhawatirkan anak ketika mereka sedang tidak enak badan. Namun, bagian yang penting adalah menilai gejala penyakit mereka, apakah perlu dikhawatirkan atau tidak.

Tidak semua penyakit harus kamu khawatirkan. Dilansir dari laman brightside.me, berikut beberapa masalah kesehatan paling umum pada anak-anak yang tak perlu kamu khawatirkan:

Baca juga:

Tips Simpel Melindungi Anak agar Terhindar dari Berbagai Penyakit

1. Muntah

Makan terlalu banyak bisa menyebabkan anak muntah (Foto: Instagram/@davelester74)

Ini adalah gejala yang sering terjadi, tetapi sebagian besar tidak ada hubungannya dengan masalah serius. Anak kamu mungkin makan terlalu banyak atau mereka sedang berjuang melawan infeksi.

Dokter tidak dapat berbuat banyak tentang hal tersebut dan mereka biasanya menyarankan agar kamu menjaga anak tetap terhidrasi, memastikan mereka memiliki cukup udara segar, dan memberikan sesuatu yang hangat di perut si kecil.

2. Diare

Cegah diare anak dengan tetap terhidrasi dan melakukan diet makanan hambar (Foto: Instagram/@autismtransformed).

Diare memang penyakit yang tidak menyenangkan bagi orang dewasa dan anak-anak. Namun, tidak perlu berkonsultasi dengan dokter jika si kecil diare. Yang penting, jaga agar si kecil tetap terhidrasi dan melakukan diet makanan hambar.Itu bisa termasuk pisang, apel, dan tori.

Selain itu, jaga agar perut mereka hangat . Kondisi diare biasanya hanya berlangsung selama beberapa hari. Asalkan terhidrasi terhidrasi, mereka akan baik-baik saja.

Baca juga:

Si Kecil akan Tumbuh Gigi, Kenali Gejalanya

3. Sakit kepala

Sedikit minum air putih bisa menyebabkan anak sakit kepala (Foto: Pixabay/mintchipdesigns)

Sakit kepala terjadi pada anak-anak seperti halnya pada orang dewasa. Namun, sakit kepala bukanlah penyakit serius. Seperti yang dinyatakan oleh dokter, biasanya anak kamu lupa minum air putih, terlalu banyak melompat, atau stres karena pekerjaan rumah. Ini yang membuat kepala mereka terasa sakit.

Untuk membantu mereka, pastikan mereka minum air putih dan beri mereka kesempatan untuk bersantai. Dokter selalu merekomendasikan istirahat ketika anak-anak mengalami sakit kepala.

4. Demam

Jika suhu anak tidak melebihi 102 derajat, kamu bisa merawatnya di rumah (Foto: Pixabay/RachelBostwick)

Tingkat keparahan demam pada anak tergantung pada suhu. Dokter mengatakan penting bagi orangtua untuk mengingat bahwa demam hanyalah bagian dari sistem pertahanan tubuh. Dalam banyak kasus, itu tidak menjadi masalah serius.

Moms tidak perlu khawatir jika si kecil mengalami penyakit-penyakit tadi. Kamu tetap bisa mengobatinya di rumah. Tapi agar moms lebih yakin, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter. (arb)

Baca Juga:

Detak Jantung Ibu Beri Manfaat Luar Biasa Untuk Bayi

#Penyakit Anak #Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Indonesia
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Pemerintah bersama platform digital kini tengah membentuk sistem pengawasan bersama untuk memperkuat perlindungan anak dari paparan konten negatif.
Wisnu Cipto - Selasa, 24 Februari 2026
Akun Medsos Anak Indonesia Mau Diperketat, Verifikasi Usia Online dan Wajib Disetujui Orang Tua
Bagikan