Kuliner

Oleh-oleh Tradisional Khas dari Jawa Barat, Harus Beli

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 01 Maret 2022
Oleh-oleh Tradisional Khas dari Jawa Barat, Harus Beli

Makanan khas suatu daerah memang tak boleh dilewatkan. (Foto: Unsplash/Fikri Rasyid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DATANG ke tanah Sunda, kurang lengkap jika kamu tidak mencoba makanan khasnya. Ya, ada banyak sekali rekomendasi makanan khas Jawa Barat yang sangat populer. Cita rasa yang ditawarkan makanan khas Jawa Barat ini tentu saja tidak akan kamu dapatkan di tempat lain.

Wajar saja makanan-makanan khas suatu daerah, jika dibeli dan dimakan langsung dari tempat muasalnya dengan cara yang tradisional sehingga menciptakan rasa yang sangat otentik. Sudah jauh-jauh ke tanah Sunda, rugi rasanya jika tidak menjinjing oleh-oleh tradisional ke rumah kita. Oleh karena itu, Merah Putih merekomendasikan lima oleh-oleh terbaik khas Jawa Barat yang harus dicoba.

Baca Juga:

Mi Kocok Bandung Sudah Ada Sejak Tahun 1958

Peuyeum

makan
Peuyeum merupakan hasil fermentasi dari singkong yang direbus kemudian ditambahkan ragi. (Foto: instagram@claudiathe70)

Pergi ke Bandung tidak lengkap kalau belum mencoba peuyeum. Makanan khas Jawa Barat ini adalah hasil fermentasi dari singkong yang direbus kemudian ditambahkan ragi. Warnanya putih sedikit kuning dengan rasa manis yang mendominasi. Kalau di Jawa Tengah dan Jawa Timur, peuyeum ini disebut dengan tape singkong.

Mulanya, singkong yang sudah dibersihkan dan dikupas, dikukus selama beberapa saat. Setelah matang, singkong ditaburi ragi untuk merangsang pertumbuhan jamur dalam proses fermentasi. Proses fermentasi akan makan waktu sedikit lama untuk memastikan singkong sudah menjadi peuyeum.

Nah, meski peuyeum ini mirip tape singkong, tentu saja rasanya berbeda. Makanan ini banyak ditemukan di pinggir kota Bandung maupun pusat oleh-oleh dan sentra kuliner.

Galendo

makan
Galendo terbuat dari ampas kelapa. (Foto: instagram@marketrisula)

Galendo adalah makanan khas Jawa Barat yang datang dari Kota Ciamis. Galendo ini terbuat dari ampas kelapa yang dimanfaatkan sebagai camilan.

Kisahnya, dahulu hingga kini Ciamis menjadi salah satu produsen kelapa yang cukup besar. Banyak ditemukan pula pabrik minyak kelapa di Ciamis. Tak heran bila ada banyak ampas kelapa di daerah ini.

Galendo juga menjadi salah satu oleh-oleh paling populer dari Ciamis. Seringnya, kuliner ini disajikan sebagai makanan penutup dan camilan ringan. Saat ini, ada banyak varian galendo yang bisa kamu cicip. Harus diketahui, galendo ini juga bisa dijadikan bahan tambahan jika kamu sedang memasak olahan daging rendang loh!

Manisan Pala

makan
Manisan ini ada dua jenis, manisan pala kering dan manisan pala basah. (Foto: instagram@manisanonabesar)

Kuliner manis lainnya selain dodol yang merupakan makanan khas Jawa Barat adalah manisan pala. Manisan ini menjadi primadona bagi wisatawan yang ingin membawa oleh-oleh. Manisan pala ini terbuat dari buah pala. Manisan ini ada dua jenis, manisan pala kering dan manisan pala basah. Manisan pala kering dibuat dengan cara dijemur, sedangkan manisan pala basah dibuat dengan cara dicampur larutan gula dan ditiriskan.

Cara memasak manisan ini cukup mudah. Buah pala terlebih dahulu dikupas kulitnya, kemudian dipotong, dan direbus hingga masak. Saat sudah matang, buah pala disiram dengan air garam. Selanjutnya, manisan pala direndam dengan air kapur agar teksturnya tetap terjaga saat menjadi manisan. Kamu bisa temukan manisan pala dan beberapa manisan buah lainnya ini di Kabupaten Cianjur, Kota Bogor, dan beberapa area lain di Jawa Barat.

Baca Juga:

Sate Bulayak Khas Bumi Mandalika

Dorokdok

makan
Dorokdok sejenis kerupuk yang berbahan dasar kulit kerbau maupun kulit sapi. (Foto: infogarut)

Dorokdok adalah sejenis kerupuk yang berbahan dasar kulit kerbau maupun kulit sapi. Tekstur makanan khas Jawa Barat ini renyah, dengan rasa yang sangat gurih. Makanan ini berasal dari Garut dan menjadi oleh-oleh khas selain dodol. Dorokdok bahkan menjadi ikon Kabupaten Garut.

Penamaan dorokdok sendiri berasal dari suara yang dihasilkan saat makanan ini dikunyah. Orang Garut mendengar suara “dorok dok dorok dok” ketika mengunyah kerupuk kulit ini. Sehingga, makanan ini berakhir dengan dinamakan dorokdok. Kamu bisa mendapatkan dorokdok di berbagai tempat makanan dan oleh-oleh di Garut.

Ubi Cilembu

makan
Ubi cilembu memiliki rasa manisn seperti manis madu. (Foto: ovenqta)

Ubi Cilembu bentuknya mirip dengan ubi yang ada di daerah lain. Namun, ubi cilembu ini adalah jenis ubi di Jawa Barat dengan rasa yang sangat manis. Oleh sebab itu, masyarakat lokal sering memakan ubi cilembu ini sebagai jajanan di sore hari, dinikmati bersama dengan teh hangat.

Ubi cilembu memiliki rasa manis seperti manis madu. Seperti sudah disebutkan sebelumnya bentuk ubi cilembu mirip dengan ubi jenis lainnya. Namun, saat sudah direbus atau dipanggang ubi cilembu akan kempes dan keriput. Saat kulitnya dibuka, bisa terlihat daging ubi yang seperti madu. Kamu bisa menemukan ubi cilembu ini daerah Jawa Barat sepanjang jalan Kabupaten Sumedang.

Kamu tentu akan menyesal jika tidak mencoba oleh-oleh tradisional khas Jawa Barat ini selagi berada di daerahnya. Selamat berburu oleh-oleh ya! (DGS)

Baca Juga:

Gudeg Manggar dan Lemper Sanden Ditetapkan sebagai Warisan Budaya tak Benda

#Kuliner #Wisata #Travel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Bagikan