5 Nasehat Sunan Gunung Jati yang Jadi Dasar Negara

Ana AmaliaAna Amalia - Selasa, 07 Maret 2017
5 Nasehat Sunan Gunung Jati yang Jadi Dasar Negara

Ilustrasi Sunan Gunung Jati

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Sunan Gunung Jati, salah satu dari wali songo di Cirebon ini sukses menyebarkan ajaran Islam yang berbudaya lokal, sehingga membuatnya banyak disegani. Bahkan, kepergian Sunan Gunung Jati tak hanya meninggalkan bangunan fisik dan tradisi saja. Semasa hidupnya, Sunan Gunung Jati meninggalkan sejumlah petatah-petitih atau nasehat serta pedoman hidup yang baik untuk sosial masyarakat di Cirebon.

Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat mengatakan, ada 42 petatah-petitih Sunan Gunung Jati yang menjadi pedoman hidup masyarakat Cirebon. Dari 42 petatah-petitih tersebut, menurutnya, lima di antaranya masih dianggap relevan untuk dijadikan pedoman dalam melakukan hubungan sosial masyarakat di Indonesia saat ini.

"Semua petatah-petitih Sunan Gunung Jati diambil dari Al-quran dan Hadits. Disesuaikan dengan kebiasaan yang dilihat pada situasi dan kondisi masyarakat saat itu," katanya, Selasa (7/3).

Ia mengatakan, lima petatah-petitih yang dianggap relevan tersebut juga tertuang dalam butir-butir Pancasila. Lima petatah-petitih yang masih relevan, pertama, Wedia Ning Allah atau Takutlah Kepada Allah.

Dalam Pancasila, kata dia, petatah-petitih yang pertama ini masuk dalam sila Ketuhanan yang Maha Esa. Ke dua, yakni Gegunem Sifat Kang Pinuji atau Hendaklah Menyayangi Sesama Manusia. Menurut Arief, petatah-petitih yang ke dua ini masuk dalam sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

"Untuk petatah-petitih yang ke tiga dari Sunan Gunung Jati yakni Den Welas Asih Ing Sapapada atau Hendaklah Menyayangi Sesama Manusia. Petatah-petitih ke tiga ini masuk dalam sila Persatuan Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan, untuk petatah-petitih yang ke empat ialah Angadahna Ing Pepadu atau Jauhi Pertengkaran. Di butir Pancasila, petatah-petitih ini masuk ke dalam sila Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan.

Sementara pada petatah-petitih ke lima, yakni Amapesa Ing Bina Batan yang berarti Jangan Serakah atau Berangasan dalam Hidup. Arief mengatakan, petatah-petitih yang terakhir tersebut masuk dalam sila Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

"Masing-masing petatah-petitih Sunan Gunung Jati ada beberapa kategori. Pertama tentang agama Islam, ke dua tentang akhlak dan ke tiga tentang bagaimana makhluk sosial hidup dan bersosialisasi, ke empat tentang kedisiplinan," pungkasnya. (Mauritz)

# Sunan Gunung Jati Sejarah Kerajaan Islam Banten #Pancasila #Wali Songo
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
Bus Wisata Ziarah Makam Wali Songo Habis Terbakar di Tol Cikampek
Bus naas itu diketahui berangkat dari Metro, Lampung, dengan tujuan ziarah ke Makam Wali Songo.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Januari 2026
Bus Wisata Ziarah Makam Wali Songo Habis Terbakar di Tol Cikampek
Indonesia
RUU BPIP Resmi Jadi Inisiatif DPR, Lembaga Itu Bakal Lebih Kuat
Dalam rapat yang pimpin Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, Senin (8/12), delapan fraksi menyampaikan pandangan fraksinya masing-masing terkait RUU BPIP.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Desember 2025
RUU BPIP Resmi Jadi Inisiatif DPR, Lembaga Itu Bakal Lebih Kuat
Indonesia
Ketua MPR Tegaskan Indonesia Tetap Ada Sampai Kiamat di Hadapan Negara Muslim
Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan kepada negara muslim dunia bahwa Indonesia akan bertahan hingga hari kiamat karena memiliki Pancasila sebagai dasar negara
Wisnu Cipto - Kamis, 27 November 2025
Ketua MPR Tegaskan Indonesia Tetap Ada Sampai Kiamat di Hadapan Negara Muslim
Indonesia
PBNU Minta BPIP Dipertahankan, Lembaganya Diperkuat
BPIP tetap dibutuhkan sebagai leading sector dalam urusan ideologi negara, meski pelaksanaan nilai-nilai Pancasila dilakukan oleh berbagai kementerian dan lembaga.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
PBNU Minta BPIP Dipertahankan, Lembaganya Diperkuat
Indonesia
BPIP Punya Tugas Baru, Ambil Alih Naturalisasi Calon WNI
Pembinaan ideologi Pancasila bagi calon WNI itu merupakan tugas umum yang diberikan kepada BPIP, selain sebagai lembaga yang membantu Presiden.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
 BPIP Punya Tugas Baru, Ambil Alih Naturalisasi Calon WNI
Berita Foto
Peluncuran Buku Bertema Pancasila Sebagai Ideologi Partai Golkar di Jakarta
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham (kanan) menyerahkan buku kepada Sekjen Partai Golkar Muhammad Sarmuji (kiri), disaksikan Pakar Kebangsaan Yudi Latif (kedua kiri) dan Pengamat Politik Siti Zuhro (kedua kanan) dalam Pengajian Ideologi Kebangsaan di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 16 Oktober 2025
Peluncuran Buku Bertema Pancasila Sebagai Ideologi Partai Golkar di Jakarta
Indonesia
Penetapan Hari Kebudayaan Nasional 17 Oktober Diklaim Tidak Terkait Dengan Hari Ulang Tahun Presiden Prabowo
Hasil kajian tersebut menghasilkan 17 Oktober dipilih sebagai momentum yang tepat sebagai tanggal peringatan Hari Kebudayaan yang bertepatan dengan lahirnya satu dari empat pilar yaitu Pancasila, NKRI, UUD 945 dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 18 Juli 2025
Penetapan Hari Kebudayaan Nasional 17 Oktober Diklaim Tidak Terkait Dengan Hari Ulang Tahun Presiden Prabowo
Indonesia
Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Naskah Pancasila Diputar Setiap Hari di Kabupaten Bogor
Rudy juga meminta Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, dan Kkantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah I Jawa Barat untuk meneruskan instruksi tersebut ke seluruh sekolah dan lembaga pendidikan tinggi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 Juli 2025
 Lagu Indonesia Raya dan Pembacaan Naskah Pancasila Diputar Setiap Hari di Kabupaten Bogor
Indonesia
DPR Mulai Cari Masukan dan Pandangan Buat Bahas RUU BPIP
Baleg DPR RI akan mempercepat jalannya pembahasan RUU BPIP dalam beberapa hari ke depan agar dapat segera rampung pada pembahasan Tingkat I.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 Juli 2025
DPR Mulai Cari Masukan dan Pandangan Buat Bahas RUU BPIP
Indonesia
Pembubaran Retret Pelajar Kristen di Sukabumi Cederai Pancasila, DPR Desak Semua Pelaku Ditangkap
Warga yang melakukan pembubaran beralasan rumah itu dijadikan tempat ibadah tanpa izin.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 Juli 2025
Pembubaran Retret Pelajar Kristen di Sukabumi Cederai Pancasila, DPR Desak Semua Pelaku Ditangkap
Bagikan