5 Kebiasaan Buruk Orang Tua yang Bikin Anak Jadi Lemah

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Sabtu, 17 Januari 2015
5 Kebiasaan Buruk Orang Tua yang Bikin Anak Jadi Lemah

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Pendidikan- Orangtua berperan penting dalam tumbuh kembang anak. Bahkan karakter anak bisa ditentukan dari cara orangtua memperlakukan mereka. Orangtua bertugas untuk membina anak agar menjadi cerdas dan berguna bagi orang banyak.

Bagi sebagian orangtua, mendidik anak perkara yang cukup sulit. Upaya yang dilakukan terkadang tetap tidak menghasilkan sesuatu yang berarti. Seperti yang dilansir Womenosophy, berikut adalah ulasan mengenai kebiasaan buruk orangtua yang bisa membuat anak menjadi lemah dan bahkan sengsara!

1. Selalu mendampingi anak

Anda mungkin berpikir mengenai keselamatan anak yang begitu penting. Namun anda tidak bisa menutup kemungkinan bahwa setiap anak akan tumbuh menjadi dewasa dan harus bisa menghadapi masalah tanpa bantuan orangtua. Biarkan anak menjadi pemimpin dirinya snediri dan bertanggung jawab. Namun bukan berarti anda lepas dalam mengawasi mereka.

2. Mecegah mereka ambil resiko

Dunia saat ini memang keras. Namun hampir tidak mungkin anak-anak anda akan jauh dari resiko berhadapan dengan orang jahat misalnya. Hampir sama dengan point pertama, tetap awasi anak anda namun jangan terlalu ketat. Ajari anak anda menghadapi masalahnya sendiri hingga mereka bisa menyelesaikannya.

3. Memberikan imbalan uang

Para orangtua memang kadang tidak ingin pusing dalam memerintahkan anak agar bisa mengikuti permintaannya. Beberapa dari mereka memberikan imbalan berupa uang agar anak bisa turuti kemauan. Namun jika ini terlalu sering, anda akan kehilangan rasa cinta dari anak anda. Mereka akan menuruti kemauan anda karena uang, bukan rasa sayang kepada orangtua.

4. Melarang mereka bebas memilih

Banyak orangtua yang keras terhadap pilihan anaknya. Mereka sering menolak sudut pandang anak dalam memilih sesuatu. Biarkan anak memutuskan sesuatu dan dampingi mereka. Ini akan mengajarkan anak agar percaya diri dan bertanggung jawab atas pilihan mereka.

5. Tidak membagi pengalaman

Cepat atau lambat, anak-anak anda akan tumbuh menjadi dewasa. Mereka akan menemukan masalah-masalah baru dalam hidupnya. Sebagai orangtua, anda harus mempersiapkan mereka untuk menjalani hidup yang semakin keras. Bagilah pengalaman anda kepada mereka. Ajarkan mereka tentang hal baik dari anda.

 

 Follow Twitter Kami di @MerahPutihCom

Like Juga Fanpage Kami di MerahPutihCom

#Anak #Infrastruktur Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Sejumlah anak mengikuti pertandingan padel dalam ajang Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026 di Tangerang, Banten, Sabtu (29/8/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jaring Bibit Padel Muda Lewat Rosiade Padel Tournament Youth Series 2026
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Foto Essay
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Gio dan Hamzah berlatih tinju dengan alat seadanya di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/8/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 19 Agustus 2026
Peluh dan Semangat Anak Menteng Berlatih Tinju Melawan Keterbatasan
Indonesia
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama. Jangan pernah menjadikan anak sebagai alat untuk memperoleh keuntungan ekonomi
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Ramai Bincang Anak Jadi Bintang Vape di Media Sosial, DPR Desak Polisi Bertindak
Indonesia
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
KPAI menyoroti dugaan keterlibatan anak dalam promosi vape di YouTube dan meminta aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
KPAI Soroti Dugaan Anak Dijadikan Promosi Vape, Minta Penegak Hukum Bertindak
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Pemberian tiket gratis hanhya bagi anak-anak untuk menikmati pengalaman rekreasi wisata edukatif dan hiburan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Bagikan