Kecantikan

5 Jenis Kerusakan Rambut dan Cara Mengatasinya

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 06 Januari 2021
5 Jenis Kerusakan Rambut dan Cara Mengatasinya

Rambut yang sehat adalah idaman semua orang. (Foto: Unsplash/Valerie Elash)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA rambut rusak, pasti jadi bikin mood turun, terutama untuk para perempuan yang sangat menjaga “mahkotanya” itu. Jangan anggap sepele masalah kerusakan rambut, karena bisa berdampak serius lho.

Kalau kamu menyadari kalau rambut kurang berkilau, lembap, atau padat, mungkin inilah saatnya untuk mendiagnosis masalah dan solusinya. Mengutip laman Allure, berikut lima jenis kerusakan rambut dan cara mengatasinya.

Baca juga:

Mewarnai Rambut Sebabkan Vitiligo, Benarkah?

1. Rambut bercabang

5 Jenis Kerusakan Rambut dan Cara Mengatasinya
Butuh waktu untuk tumbuh agar bagian yang diwarnai bisa hilang. (Foto: Unsplash/Darya Ogurtsova)

Masalah yang satu ini mungkin paling sering ditemui ya. Kamu tidak perlu memerlukan mikroskop untuk menemukan batang rambut yang bercabang. Menurut Rachel Bodt, seorang colorist di New York City, ketika ujung rambut terbagi menjadi dua atau lebih, artinya rambutmu sedang dalam kondisi yang lemah dan bisa mengalami kerusakan lebih parah.

Solusi untuk masalah rambut bercabang adalah kamu memotong bagian yang rusak. Untuk menghindari masalah tersebut, kamu dapat melakukan hair trim setidaknya dua bulan sekali. Kamu tidak perlu memotong rambut secara keseluruhan kok, culup potong bagian ujungnya agar tidak bercabang.

2. Rusak karena pewarna

5 Jenis Kerusakan Rambut dan Cara Mengatasinya
Masalah yang satu ini mungkin paling sering ditemui. (Foto: Unsplash/Konzel Creative)


Meskipun kamu sudah mewarnai rambut setahun yang lalu, tentu butuh waktu untuk tumbuh agar bagian yang diwarnai bisa hilang. Selain itu juga bisa terbebas dari tampilan kering dan kusam. Cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya adalah melakukan perawatan rambut dengan colorist dan mengutamakan pewarna yang mengutamakan integritas rambutmu.

Menurut James Corbett, colorist dan pemilik James Corbett Studio di New York City, sampo yang salah dapat mengangkat kutikula secara berlebihan dan menyebabkan warna memudar serta hilangnya kelembapan. Kamu juga disarankan rutin perawatan conditioning atau hair mask agar rambut tetap sehat berkilau.


3. Kerusakan kimiawi

5 Jenis Kerusakan Rambut dan Cara Mengatasinya
Bahan-bahan kimia yang terkandung ternyata dapat membuat rambut kering. (Foto: Unsplash/mostafa meraji)

Seberapa sering kamu melakukan perawatan seperti smoothing atau pengeritingan? Bahan-bahan kimia yang terkandung ternyata dapat membuat rambut kering, kusam, bahkan mudah patah. Sebagai solusinya, kamu harus memberikan asupan nutrisi terbaik agar mendorong pertumbuhan rambut yang sehat.

Untuk hasil yang lebih optimal, lakukan deep treatment secara konsisten selama empat sampai enam minggu. Selanjutnya sisir rambutmu agar formulanya terpulas merata ke seluruh kulit kepala. Jangan lupa bungkus rambut dengan handuk hangat agar meresap ke akar.

Baca juga:

Kopi Mempercantik Rambut

4. Kerusakan akibat panas

5 Jenis Kerusakan Rambut dan Cara Mengatasinya
Ketergantungan pada hot tools untuk rutinitas harian dapat membuat rambut cepat rusak. (Foto: Unsplash/Erik Lucatero)

Ketergantungan pada hot tools untuk rutinitas harian dapat membuat rambut cepat rusak. Menurut penata rambut Graham Nation, suhu panas dapat membuka kutikula yang memungkinkan rambut mengering dan membentuk saat kamu mengeringkan atau mengeriting rambut. Untuk mencegahnya, kamu wajib mengaplikasikan produk heat-protect sebelum melakuakn styling.

Selain itu menurut ahli trikologi, Sophia Emmanuel, cara lain untuk mencegah kerusakan rambut akibat panas adalah menggunakan pengaturan panas yang sesuai dengan tekstur rambut. Hindari memberikan panas pada rambut kotor dan usahakan tidak menggunakannya setiap hari.

5. Penipisan atau rambut rontok

5 Jenis Kerusakan Rambut dan Cara Mengatasinya
Banyak faktor yang membuat rambut rontok. (Foto mostafa meraji)

Banyak hal yang menyebabkan penipisan dan kerontokan rambut, termasuk rambut yang rusak dan jarang dirawat. Lalu, apakah penipusan dan rambut rontok itu sama? Menurut para profesional, tidak sama persis. Ketika seseorang merujuk pada penipisan, mereka biasanya memperhatikan lebih sedikit rambut dan kulit kepala. Ketika merujuk pada rambut rontok, mereka biasnaya mengeluh akibat peningkatan yang nyata dari kerontokan.

Rambut rontok umumnya disebabkan karena stres, obat-obatan, pasca melahirkan, ketmbe, penyakit autoimun, dan kekurangan nutrisi. Jika rambutmu rontok, segera buat janji dengan dokter kulit. Mereka biasanya merekomendasikan suplemen atau plasma kaya trombosit. (and)

Baca juga:

Menyibak Makna Sejati Ruwatan Cukur Rambut Gimbal Dieng, Benarkah Anak Gimbal Pembawa Sial?

#Kesehatan #Kecantikan #Cat Rambut #Rambut Sehat #Warna Rambut #Problem Rambut
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Fashion
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ParagonCorp memadukan sains, teknologi, dan nilai kebermanfaatan guna menghadirkan inovasi yang kompetitif secara global serta berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan