5 Hari Kontak Senjata di Sugapa Intan Jaya, 7 KKB Tertembak 4 Tewas
Serangan Kelompok Kriminal Bersenjata Intan Jaya di Sugapa, Intan Jaya, Papua Tengah, Selasa (23/1/2024). (ANTARA/HO-Kogabwilhan III)
MerahPutih.com - TNI-Polri terlibat kontak senjata dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Intan Jaya di kawasan di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, sejak Jumat (19/1) hingga Selasa (23/1) kemarin. Dalam beberapa kali kontak senjata itu, TNI-Polri berhasil menembak tujuh anggota KKB, dengan empat orang di antaranya tewas.
Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Izak Pangemanan menjelaskan aksi penyerangan yang dilakukan KKB di sekitar Sugapa itu terjadi sejak Jumat (19/1) yang diawali dengan menyerang Pos Brimob di Kampung Mamba hingga mengakibatkan seorang anggotanya gugur yakni Bripda Alfandi Steve Karamoy.
Baca Juga:
Menurut Pangdam, KKB juga menyerang Pos Satgas Yonif 330/TD hingga terjadi kontak tembak, dan KKB juga membakar rumah milik warga. Kontak tembak terus terjadi hingga lima hari yang menyebabkan tujuh anggota KKB tertembak, empat orang di antaranya tewas.
Dalam kontak senjata itu, aparat berhasil melumpuhkan salah satu dedengkot KKB Intan Jaya Yusak Sondegau yang dilaporkan tertembak dalam bentrokan pada Minggu (21/1). Pangdam menambahkan Yusak Sondegau adalah anggota KKB yang saat penyerangan dan penembakan di Sugapa membawa senjata api jenis SS 1.
Baca Juga:
Sejumlah Anggota KKB Tewas saat Kontak Tembak dengan Aparat di Pegunungan Bintang
"Yusak Sondegau adalah anak buah Apen Kobogau dan namanya masuk didalam daftar kami," tegas Mayjen Izak, di Jayapura, dikutip dari Antara, Rabu (24/1).
Lebih jauh, Pangdam menjelaskan kondisi keamanan di Sugapa saat ini sudah relatif normal namun anggota TNI-Polri tetap bersiaga dan waspada.
"Tidak ada penambahan pasukan untuk mengamankan wilayah itu dan pihaknya siap membantu Polri mengembalikan keamanan Sugapa," tegas jenderal bintang dua itu. (*)
Baca Juga:
Rumah Dinas Anggota DPRD Kabupaten Intan Jaya Diduga Dibakar KKB
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Belajar dari Bencana, Prabowo Dorong Pembangunan Lumbung Pangan di Papua
Prabowo Targetkan 2.500 SPPG di Papua Beroperasi Penuh pada 17 Agustus 2026
Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak Berbagai RS di Papua, Ini Respon Prabowo dan Menkes
Krisis Pembiayaan, Pemerintah Pusat Siap Selamatkan Mahasiswa Papua di Luar Negeri