5 Bahaya Kesehatan Akibat Sering Begadang

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Jumat, 05 Mei 2017
5 Bahaya Kesehatan Akibat Sering Begadang

Terlalu sering begadang dapat mengganggu proses kerja tubuh Anda, sehingga berakibat timbulnya berbagai penyakit (Foto: Tapchiyduoc.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Kebiasaan begadang dapat membuat Anda kurang produktif dalam beraktivitas, karena melemahnya daya pikir akibat kelelahan. Orang dewasa normalnya butuh tidur 6-8 jam sehari. Jika kurang dari itu, Anda akan melewatkan berbagai proses penting yang dibutuhkan oleh tubuh.

Berikut ini beberapa dampak buruk akibat sering begadang.

1. Menurunnya daya tahan tubuh

Salah satu dampak buruk yang ditimbulkan akibat seringnya begadang adalah menurunnya sistem kekebalan tubuh. Sehingga, tubuh Anda akan mudah terserang berbagai macam penyakit, seperti flu, batuk, demam, dan berbagai penyakit lainnya. Saat begadang, tubuh Anda secara otomatis dipaksakan untuk beraktivitas, padahal sudah waktunya beristirahat. Jika tubuh tidak mendapat istirahat yang cukup, maka sel-sel tubuh Anda tidak diperbarui dan tubuh tidak dapat membuang racun dengan baik.

2. Pusing

Kurang tidur akibat kebiasaan begadang dapat memicu rasa pusing di pagi harinya. Penelitian mengungkap bahwa kurang tidur memiliki efek seperti benturan pada kepala. Hal ini diakibatkan oleh terganggunya hormon kortisol, yang berperan penting dalam mengatur tekanan darah dan metabolisme. Tekanan dan sirkulasi darah yang terganggu dapat mengakibatkan pusing, jantung berdebar, dan mual. Karena itu, selain pusing, orang yang sering begadang juga suka mengeluhkan jantung berdebar dan mual.

3. Stres

Tubuh memiliki mekanisme pertahanan. Saat ada ancaman, baik fisik maupun psikologis, otak menghasilkan hormon adrenokortikotropik yang mempersiapkan kondisi sedemikian rupa untuk menghadapi "bahaya" tersebut. Respons tubuh terhadap ancaman itulah yang menyebabkan stres. Begadang membuat tubuh memaksakan diri beraktivitas, akibatnya tubuh kelelahan dan pada titiknya, mekanisme pertahanan tubuh menganggap itu suatu "ancaman". Sehingga, Anda pun menjadi stres, bahkan depresi, yang ditandai ketidakstabilan emosi.

4. Memengaruhi kesuburan

Bagi wanita, sangat tidak disarankan untuk begadang karena dapat memengaruhi sekresi hormon dan kualitas ovum. Hal ini yang cenderung memengaruhi siklus menstruasi. Dan bagi pria, begadang dapat memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma Anda.

5. Penyakit jantung dan stroke

Waktu tidur malam yang kurang dari enam jam dapat menyebabkan peradangan pada arteri yang berisiko terjadinya penumpukan plak pada jantung. Hal ini terjadi karena kadar protein C-kreatif (CPR) dalam tubuh meningkat ketika Anda sering begadang. Plak ini akan menyumbat pembuluh darah Anda, yang dapat berakibat pada stroke.

Nah, sebisa mungkin aturlah pola tidur dan tegaslah pada diri Anda. Jangan jadikan begadang sebagai suatu kebiasaan, karena dampaknya sangat buruk bagi kesehatan Anda. Mungkin tidak tampak saat ini, tapi terakumulasi di masa yang akan datang. Sayangilah diri Anda dan orang-orang yang mengasihi Anda.

Lihat juga tips dan informasi lainnya mengenai kesehatan dan kecantikan di sini: 5 Manfaat Minum Air Lemon Hangat di Pagi Hari.

#Tips #Kesehatan #Gangguan Pada Tidur #Tidur
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan