5 Alternatif Camilan Sehat Pengganti Junk Food untuk Anak

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 26 September 2024
5 Alternatif Camilan Sehat Pengganti Junk Food untuk Anak

5 alternatif camilan sehat pengganti junk food untuk anak. (Foto: Unsplash/Thomas Park)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Memilih camilan sehat untuk anak sangat penting dalam membentuk pola makan yang baik. Junk food, meski menggoda, dapat berdampak negatif pada kesehatan mereka.

Berikut adalah lima alternatif camilan sehat yang bisa menggantikan junk food.

1. Buah Segar

Buah segar bisa dijadikan smoothie agar menarik bagi anak. (Foto: Unsplash/Patrick Fore)


Buah segar, seperti apel, pisang, atau stroberi, adalah pilihan camilan yang kaya akan vitamin dan serat. Anak-anak dapat menikmati buah dalam bentuk potongan atau smoothie yang menyegarkan.

2. Yogurt Rendah Lemak

Yogurt rendah lemak sumber kalsium dan protein bagi si kecil. (Foto: Unsplash/Tanaphong Toochinda)


Yogurt rendah lemak adalah sumber kalsium dan protein yang baik. Anda bisa menambahkannya dengan potongan buah atau granola untuk rasa yang lebih nikmat.

Baca juga:

Menjomlo Bikin Dorongan Ngemil Junk Food Lebih Kuat

3. Kacang-Kacangan

Kacang-kacangan memberikan energi yang tahan lama. (Foto: Pexels/Pixabay)


Kacang-kacangan, seperti almond atau kacang mete, kaya akan lemak sehat dan nutrisi. Camilan ini memberikan energi yang tahan lama dan baik untuk perkembangan otak anak.

4. Sayuran Segar dengan Hummus

Sayuran segar memenuhi kebutuhan serat dan protein. (Foto: Pexels/Mark Stebnicki)


Sayuran segar, seperti wortel, timun, dan paprika, dapat dinikmati dengan hummus. Kombinasi ini memberikan serat dan protein, membuatnya menjadi camilan yang sangat sehat.

5. Popcorn Tanpa Mentega

Popcorn tanpa mentega rendah kalori dan tinggi serat. (Foto: Pexels/Felipe Cardoso)


Popcorn yang dipanggang tanpa mentega adalah camilan rendah kalori dan tinggi serat. Anda bisa menambah sedikit garam atau rempah untuk memberi rasa.

Baca juga:

Camilan Kaya Serat Baik untuk Lancarkan Buang Air Besar

Dengan mengganti junk food dengan alternatif camilan sehat ini, anak-anak akan lebih bertenaga dan lebih fokus dalam belajar. Mengedukasi mereka tentang pilihan makanan sehat sejak dini sangat penting untuk masa depan kesehatan mereka. (waf)

#Makanan Sehat #Anak #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Hingga kini, belum ada kasus Nipah di Indonesia. Polri menekankan kewaspadaan Polri dan pentingnya komunikasi publik agar masyarakat tidak panik.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
kajian kesehatan perlu dilakukan guna Memastikan ikan sapu-sapu layak dikonsumsi dan tidak menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Indonesia
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Tantangan kesehatan di masa depan banyak bersumber dari zoonosis seperti virus Nipah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Lifestyle
Anak Demam 40 Derajat Masih Lari-Larian? Dokter RSUD Pasar Rebo Larang Buru-Buru Kasih Paracetamol
Fokus utama adalah mengawasi tanda dehidrasi dan pola napas anak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Anak Demam 40 Derajat Masih Lari-Larian? Dokter RSUD Pasar Rebo Larang Buru-Buru Kasih Paracetamol
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Bagikan