4 Tips Mendesain Kamar Tidur Demi Mendapatkan Tidur yang Berkualitas

annehsannehs - Senin, 13 September 2021
4 Tips Mendesain Kamar Tidur Demi Mendapatkan Tidur yang Berkualitas

Buat kamar tidur lebih nyaman. (Foto- Pixabay/PIRO4D)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KITA semua mengetahui bahwa tiap orang membutuhkan tidur selama tujuh sampai delapan jam satu hari. Meski begitu, ada aspek yang sering terlupakan, yaitu kualitas tidur yang diperoleh. Jika tidak mendapatkan tidur yang berkualitas, sleepfoundation.org mengatakan bahwa kamu bisa merasa lelah dan cemas ketika bangun tidur meskipun telah mendapatkan tidur yang cukup.

Menurut penelitian pada pubmed.ncbi.nlm.nih.gov, kualitas tidur yang buruk mampu membuatmu gagal fokus, menghancurkan suasana hati, bahkan berkaitan juga dengan naiknya risiko terkena Alzheimer.

Jika kamu merasakan hal yang sama, ada beberapa pengaturan kamar yang bisa kamu lakukan untuk menciptakan kamar tidur yang nyaman demi mendapatkan tidur yang berkualitas. Berikut merupakan tips dari The Soothe untuk mendesain kamar tidur yang nyaman dan membuatmu terlelap dengan nyenyak.

1. Penerangan

Buat pencahayaan kamar menjadi redup. (Foto Instagram/nana.ming)
Buat pencahayaan kamar menjadi redup. (Foto Instagram/nana.ming)

Jam biologis internal alias ritme sirkadian bertugas untuk mengatur siklus tidur alami kita, dan hal tersebut sangat dipengaruhi oleh cahaya. Menurut penelitian yang dipublikasi pada National Library of Medicine, ditunjukkan bahwa paparan cahaya bisa menghambat produksi melatonin, hormon yang menyebabkan kantut. Bahkan, terlalu banyak cahaya di malam hari mampu menyebabkan depresi dan kecemasan pada remaja.

Solusi terbaik untuk mengurangi cahaya adalah dengan mengurangi bermain ponsel sebelum tidur, dan menutup jendela dengan tirai. Gunakan gorden yang bisa mem-black out cahaya hingga 99,9% dari semua sinar di ruangan.

Baca juga:

Ingin Kamar Tidur Estetik nan Minimalis? Dekor dengan 3 Ide Ini

2. Ranjang dan bantal

Gunakan bantal ortopedi. (Foto- Pexels/Daria Shetsova)
Gunakan bantal ortopedi. (Foto- Pexels/Daria Shetsova)

Kasur yang tepat terbukti bisa mengurangi ketidaknyamanan punggung dan mendorong keselarasan tulang belakang yang baik sehingga membuatmu bisa beristirahat dengan baik. Tidak hanya itu, harus ada bantal yang nyaman untuk mencegah sakit leher dan nyeri.

Dikutip dari The Soothe, bantal dari bulu hewan memang terasa nyaman, tetapi bukan menjadi bantal terbaik untuk leher kita. Gunakanlah bantal ortopedi yang bisa memberikan dukungan tulang belakang netral yang optimal. Kamu juga bisa menggunakan alternatif lain seperti bantal lateks, foam contour, dan bantal poliester karena terbukti bekerja lebih baik ketimbang bantal busa atau bulu hewan.

Baca juga:

Tiga Hal di Kamar Tidur yang Dapat Menyebabkan Stres

3. Warna interior

Gunakan warna biru atau hijau. (Foto- Pexels/Pixabay)
Gunakan warna biru atau hijau. (Foto- Pexels/Pixabay)

Warna mampu merepresentasikan suasana hati. Maka dari itu, gunakan warna-warna gelap untuk bisa mendapatkan tidur yang lebih baik. Menurut penelitian yang dipublikasikan pada ncbi.nlm.nih.gov, warna biru terbukti memiliki efek menenangkan pada otak dan menciptakan suasana hati yang baik. Sedangkan warna hijau bisa menenangkan secara emosional dan memberikan penyegaran dan harmonisasi.

Sebaiknya, hindari warna merah, atau warna cerah dan mengkilap karena dianggap terlalu berlebihan secara visual dan bisa mempengaruhi ritme sirkadian. (SHN)

Baca juga:

Kreativitas Mendekor Kamar Tidur Agar Terlihat Lebih Luas dan Nyaman

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan