Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

4 Pantangan Bagi Travellers yang Berlibur di Bali Saat Nyepi

Rina GarminaRina Garmina - Rabu, 14 Maret 2018
4 Pantangan Bagi Travellers yang Berlibur di Bali Saat Nyepi

Melasti, prosesi penyucian diri menjelang Nyepi. (Foto: Istimewa/Garry Stefiano Wulyardhi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERLIBUR ke Bali saat Nyepi? Anda sebaiknya mematuhi aturan-aturan yang berlaku di sana. Selain membuat liburan Anda nyaman, Anda juga tidak mengganggu kelancaran perayaan Nyepi.

Menurut pemilik biro perjalanan Sinar Dewata, Aurea Rini, ada empat pantangan yang wajib dihindari saat Nyepi. Berikut empat pantangan yang dikenal dengan istilah ‘Catur Brata Penyepian’ itu.

1. Amati Geni

Membaca di tempat gelap
Membaca di ruangan gelap. (Foto: Pixabay)

‘Amati geni’ berarti tidak menyalakan api dan lampu penerangan. Artinya, memasak dengan kompor pun tidak diperkenankan. Umat Hindu di Bali biasanya puasa dan meditasi untuk menyucikan diri di Hari Nyepi.

Bagi turis, ‘amati geni’ dapat dipatuhi dengan tidak menyalakan lampu, terutama di balkon. “Lampu kamar pun diharapkan dalam keadaan mati atau redup. Karena kalau Nyepi, seredup apa pun cahaya di dalam kamar pasti akan kelihatan dari luar,” terang Rini.

2. Amati karya

Diam di hotel
Saat Nyepi, turis disarankan diam di hotel. (Foto: Pixabay)

‘Amati karya’ ialah tidak melakukan pekerjaan fisik. Selama aktivitas fisik dihentikan, umat Hindu di Bali biasanya menggunakannya untuk instropeksi diri. Lantas, bagaimana dengan wisawatan? Yup, wisatawan pun disarankan untuk tidak melakukan aktivitas di luar hotel.

Berdiam di hotel, asalkan di Bali, pasti menyenangkan. Anda malah bisa merasakan sendiri tradisi Nyepi di Pulau Dewata.

3. Amati lelungan

Selfie tidak diperkenankan saat Nyepi
Selfie tidak diperbolehkan saat Nyepi. (Foto: Pixabay)

‘Amati lelungan’ berarti warga Bali tidak diperkenankan bepergian. Begitu pula dengan wisatawan. Anda tidak diperbolehkan jalan-jalan keluar hotel. Apalagi ke jalan atau pantai untuk foto-foto atau menikmati suasana Nyepi.

Ingat, jangan selfie, ya! Jika melanggar aturan selfie, Anda bisa ditangkap pecalang lo.

4. Amati lelanguan

Hiburan malam
Turis tidak diperkenankan melakukan aktivitas hiburan. (Foto: Pixabay)

‘Amati lelanguan’ artinya orang-orang yang ada di Bali tidak diizinkan melakukan kegiatan bersenang-senang atau hiburan. Turis pun demikian. Turis dilarang melakukan aktivitas “berbau” hiburan, baik di dalam hotel maupun luar hotel.

Mau melanggar, boleh. Tapi jangan kaget kalau Anda tiba-tiba ditangkap pecalang.

Catur Brata Penyepian itu berfungsi agar umat Hindu lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. Selama Nyepi, mereka berpuasa, meditasi dan introspeksi diri agar ke depan menjadi pribadi yang lebih baik. Menarik, ya? (*)

#Hari Raya Nyepi #Bali #Tips Traveling
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
Bagikan