4 Jenis Teh untuk Meningkatkan Sistem Imun

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 07 Oktober 2021
4 Jenis Teh untuk Meningkatkan Sistem Imun

Secangkir teh di pagi hari. (Foto: content pixie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PAGI hari adalah waktu yang tepat untuk menyeduh secangkir teh. Aromanya yang khas membuat tubuh menjadi rileks dan bisa meningkatkan mood sebelum beraktifitas. Apalagi teh sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk mendukung sistem imun.

Faktanya, tubuh kamu terus-terusan melawan radikal bebas yang merupakan produk sampingan dari metabolisme dan olahraga. Dalam keadaan normal, tubuh kamu dapat melawan radikal bebas, tapi penuaan, kebiasaan makan, merokok, dan faktor lingkungan dapat memengaruhi sistem kekebalan kamu, dikutip dari laman Eatingwell.

Baca juga:

Pola Makan Sehat yang Bisa Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Untungnya, antioksidan dalam teh, khususnya polifenol, senyawa tanaman yang mampu dalam mencegah kerusakan oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas. Untuk mencegah hal tersebut, beberapa jenis teh ini baik disajikan untuk kamu dan keluargamu.

1. Matcha Tea

Teh hijau dari Jepang. (Foto: unsplash/Matcha&co)
Teh hijau dari Jepang. (Foto: unsplash/Matcha&co)

Beberapa teh tradisional tidak melibatkan daun teh tehnya, kecuali matcha. Teh matcha ini merupakan jenis teh hijau Jepang yang mendapatkan popularitas di seluruh dunia. Matcha dikenal kaya akan antioksidannya, terutama katekin. Senyawa ini mampu mengurangi peradangan dengan melawan radikal bebas.

2. White Tea

White tea termasuk golongan teh hijau. (Foto: unsplash/SuhyeonChoi)
White tea termasuk golongan teh hijau. (Foto: unsplash/SuhyeonChoi)

Jika kamu ingin menjaga konsumsi kafein kamu tetap rendah, maka teh putih, seperti jarum perak dan peony putih adalah beberapa alternatifnya. Teh ini berasal dari Cina dan India, dan termasuk golongan teh hijau, tapi dipanen sebagai daun muda dan kuncup ditutupi dengan rambut putih halus. Teh putih ini memiliki peran besar dalam mencegah kanker, serta menjaga kerusakan sel dari radikal bebas.

Baca juga:

Kenali Gejala Miom Sebelum Terlambat

3. Goji Berry Tea

Goji berry kering dapat diseduh seperti teh. (Foto: unsplash/Maddi Bazzocco)
Goji berry kering dapat diseduh seperti teh. (Foto: unsplash/Maddi Bazzocco)

Goji Berry adalah salah satu teh bebas kafein. Namun, goji berry bukan lah teh, melainkan minuman yang warnanya menyerupai teh. Goji berry memiliki kandungan vitamin A yang berfungsi untuk mengatur sistem imun, dan menjaga tubuh dari infeksi pada mulut, perut, dan paru-paru. Ia juga memiliki antioksidan yang bisa mencegah penyakit kronis seperti hati, kanker, dan diabetes.

4. Hibiscus Tea

Teh bunga kembang sepatu kaya akan antioksidannya. (Foto: unsplash/Tea Creative)
Teh bunga kembang sepatu kaya akan antioksidannya. (Foto: unsplash/Tea Creative)

Teh kembang sepatu adalah teh dengan campuran kelopak bunga kembang sepatu kering, sepal dan daun. Bunganya datang dalam berbagai warna, tetapi varian merah biasanya digunakan dalam suplemen herbal. Kandungan antioksidannya yang kaya, khususnya anthocyanin, memberi warna merah, biru dan ungu pada tanaman. (Cil)

Baca juga:

Uji Coba Vitamin A untuk Pengobatan Kehilangan Penciuman Akibat COVID-19

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Gigi berlubang hingga mencapai saraf belum tentu harus dicabut. drg. Yulita Bong, menjelaskan pilihan perawatan dan kondisi yang menentukan pencabutan gigi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
Gigi Sudah Berlubang Parah Belum Tentu Harus Dicabut, Dokter Ungkap Alasannya
Fun
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Kenali Nutri-Level, sistem label gizi dengan empat kategori warna untuk membantu masyarakat memahami kandungan gula, garam, dan lemak pada produk.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Apa Itu Nutri-Level? Kenali Arti Warna Label Gizi dan Kaitannya dengan Pencegahan Diabetes
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Bagikan