397 Lapangan Padel di Jakarta Disorot, 46 Persen Belum Punya Izin dan Sertifikat Laik Fungsi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
397 Lapangan Padel di Jakarta Disorot, 46 Persen Belum Punya Izin dan Sertifikat Laik Fungsi

Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menjamurnya pembangunan lapangan olahraga padel di Jakarta belakangan menuai sorotan publik. Pasalnya, banyak fasilitas olahraga tersebut diketahui tidak dibangun sesuai dengan aturan perizinan yang berlaku.

Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta Vera Revina Sari mengungkapkan bahwa dari hasil pendataan pemerintah, terdapat ratusan lapangan padel yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta.

“Waktu minggu lalu kami laporkan ke Pak Gubernur, ada 397 bangunan padel, di mana sekitar 46 persennya enggak pakai izin,” kata Vera di Jakarta, Rabu (4/3).

Menurut Vera, pembangunan lapangan padel seharusnya dilengkapi dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sebagai syarat utama perizinan. Namun, dari total yang terdata, terdapat 185 lapangan padel yang belum mengurus izin tersebut meskipun sudah beroperasi.

Selain izin bangunan, setiap fasilitas olahraga tersebut juga wajib memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebelum digunakan secara resmi. Namun hingga kini, belum ada satu pun lapangan padel di Jakarta yang memiliki dokumen tersebut.

“Bukan hanya izin bangunan. Sudah terbangun dan sudah beroperasi, tidak ada satu pun yang punya SLF. Itu yang menjadi permasalahan dan memicu komplain masyarakat di media sosial,” ujar Vera.

Baca juga:

Pemprov DKI Segel Sejumlah Lapangan Padel Ilegal, Pramono: Semua Harus Punya Izin

Lapangan Padel MMT Kembangan Disegel, Disebut Belum Lengkapi Izin PBG

Keluhan warga, lanjutnya, umumnya berkaitan dengan kebisingan aktivitas olahraga padel, terutama ketika lapangan berada dekat kawasan permukiman. Selain itu, banyaknya kendaraan yang datang ke lokasi juga menimbulkan masalah parkir hingga kemacetan di lingkungan warga.

Meski demikian, Vera mengakui bahwa meningkatnya popularitas olahraga padel juga membawa dampak ekonomi yang positif. Tren tersebut membuka peluang usaha bagi berbagai pihak.

Karena itu, menurutnya, momentum pertumbuhan olahraga padel tetap perlu dijaga, namun harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Karena yang kami temukan, hampir setengahnya tidak punya izin. Dan yang punya izin pun baru sebatas izin bangunan, sementara untuk beroperasi SLF-nya belum ada yang punya sama sekali. Jadi sebenarnya semuanya melanggar,” jelasnya.

Baca juga:

Pemprov DKI Perketat Pembangunan Lapangan Padel, Minimal 160 Meter dari Permukiman

Lapangan Padel di Ancol dan Pluit Disegel Pemkot, Belum Kantongi Izin PBG

Dinas Citata DKI Jakarta saat ini telah melakukan pemetaan terhadap seluruh lapangan padel di Jakarta, baik yang berada di kawasan komersial maupun di zona permukiman. Pemetaan tersebut juga mencakup lokasi yang mendapat keluhan dari warga sekitar.

Berdasarkan arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, pemerintah daerah tidak lagi memperbolehkan pembangunan lapangan padel di zona perumahan.

Sementara untuk lapangan padel yang sudah terlanjur berdiri di kawasan tersebut, pemilik diminta berkoordinasi dengan warga sekitar agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari.

“Untuk yang tidak punya izin, kami lakukan penyegelan. Jumlahnya cukup banyak dan bahkan melebihi kemampuan aparat kami sendiri,” kata Vera.

Ia menambahkan, bagi pelaku usaha yang belum mengajukan izin atau belum membangun fasilitasnya, kini diberlakukan aturan baru. Lapangan padel tidak diperbolehkan berdiri di kawasan permukiman, ruang terbuka hijau (RTH), maupun zona lain yang tidak diperuntukkan bagi aktivitas tersebut. (Asp)

#Padel #Lapangan Padel #Pemprov DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026 dan meminta mereka menjaga disiplin, integritas, serta semangat bela negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Indonesia
LRT Jakarta Bakal Tembus Dukuh Atas, Perjalanan Lebak Bulus–Kelapa Gading Diproyeksi Cuma 1 Jam
Pemprov DKI Jakarta akan mulai membangun jalur LRT Jakarta Manggarai–Dukuh Atas pada 2027. Proyek ditargetkan selesai Agustus 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
LRT Jakarta Bakal Tembus Dukuh Atas, Perjalanan Lebak Bulus–Kelapa Gading Diproyeksi Cuma 1 Jam
Indonesia
LRT Jakarta Velodrome–Manggarai Capai 97,9 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir Agustus 2026
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai mencapai 97,9 persen. Jalur sepanjang 6,4 km ini ditargetkan mulai beroperasi akhir Agustus 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
LRT Jakarta Velodrome–Manggarai Capai 97,9 Persen, Ditargetkan Beroperasi Akhir Agustus 2026
Indonesia
Tarif Transportasi Jakarta saat 17 Agustus 2026 Jadi Rp 8, ini Penjelasan Pramono
Tarif transportasi di Jakarta saat 17 Agustus 2026 kini menjadi Rp 8. Sebelumnya, tarif tersebut ditetapkan Rp 1.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Tarif Transportasi Jakarta saat 17 Agustus 2026 Jadi Rp 8, ini Penjelasan Pramono
Indonesia
Pramono Anung Buka Opsi Ubah Jalur Sepeda, Pemprov DKI Segera Bahas
Pramono Anung menyebut Pemprov DKI akan membahas keberadaan jalur sepeda di Jakarta. Jalur yang ada berpotensi dipertahankan atau diubah.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Pramono Anung Buka Opsi Ubah Jalur Sepeda, Pemprov DKI Segera Bahas
Indonesia
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Bank Jakarta membangun dua biodigester di Jakarta Utara. Biodigester itu bisa mengolah hingga 500 kg sampah per hari.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Bank Jakarta Bakal Bangun Biodigester di Rorotan, Bisa Olah 500 Kg Sampah Organik per Hari
Indonesia
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh FIFA ASEAN Cup 2026 yang digelar 21 September-6 Oktober. GMSB dan Lapangan Banteng disiapkan untuk latihan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Pemprov DKI Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026, Siapkan GMSB dan Lapangan Banteng
Indonesia
Pramono: Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta Cuma Rp 1 pada 17 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif khusus Rp 1 untuk MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta pada 17 Agustus 2026 dalam rangka HUT RI ke-81.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
Pramono: Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta Cuma Rp 1 pada 17 Agustus 2026
Bagikan