354.496 Ribu Orang Nganggur, Pemprov Harus Paksa Perusahaan Rekrut Warga Jakarta

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 Oktober 2024
354.496 Ribu Orang Nganggur, Pemprov Harus Paksa Perusahaan Rekrut Warga Jakarta

Ilustrasi pencari kerja.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Angka pengangguran di DKI Jakarta cukup meningkat. Tercatat, jumlah warga usia 15 tahun ke atas yang menganggur paling banyak berasal dari wilayah Jakarta Timur dengan jumlah 112.490 orang.

Kemudian disusul Jakarta Barat dengan total 79.510 orang, Jakarta Utara 64.284 orang, Jakarta Selatan 62.579 orang, Jakarta Pusat 34.417 orang, dan Kepulauan Seribu 1.252 orang.

Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta, hingga 20 Juni 2024 angka pengangguran terbuka totalnya mencapai 354.496 orang.

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Andri Santosa meminta Pemprov menggandeng perusahan, lembaga, maupun industri yang ada di Jakarta untuk merekrut warga sekitar. Langkah itu diyakini mampu menyerap tenaga keja secaa maksimal dan dapat mengatasi pengangguran di Jakarta.

Baca juga:

Deflasi Berturut Turut Akibat Daya Beli Turun dan Pengangguran Melonjak

Andri mengungkapkan, perekrutan karyawan dari lingkungan sekitar domisili perusahaan swasta mampu menekan angka pengangguran di Jakarta.

"Harus bersinergi baik di pemerintahan maupun swasta. Itu yang harus kita jembatani untuk bisa menampung orang-orang yang berdomisili di Jakarta," ucap Andri dalam keterangannya, Rabu (16/10).

Menurut dia, Jakarta memerlukan payung hukum agar perusahaan dan industri dapat memprioritaskan warga Jakarta dalam proses rekrutmen pekerja.

"Payung hukum dan instrumennya harus kita bahas lebih lanjut," ujarnya.

Meskipun begitu, pelatihan juga dibutuhkan agar para pencari kerja memiliki kesempatan yang tinggi untuk bisa diterima perusahaan.

Ia mendorong Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi gencar memberi pelatihan.

"Dinas tenaga kerja menampung untuk pelatihan dan diberikan uji kompetensi berupa sertifikat," tuturnya.

Setelah diberikan pelatihan, lalu difasilitasi penyaluran tenaga kerja ke perusahaan yang telah bekerjasama dengan Pemprov DKI.

"Ikut pelatihan, dapet sertifikat. Tapi nyari kerja susah, nah itu yang harus kita pikirikan dan perjuangkan," pungkasnya. (Asp)

#Pengangguran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Badan Kepolisian Jepang akan berkonsultasi dengan Kementerian Kehakiman serta Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mengenai rincian kerangka kerja baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Indonesia
SIAPkerja, Platform Mudahkan Warga ke Akses Kesempatan Kerja
pemanfaatan SIAPkerja diharapkan dapat membantu peserta melanjutkan proses pengembangan dirinya setelah mengikuti program penunjang seperti Magang Nasional (MagangHub).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
SIAPkerja, Platform Mudahkan Warga ke Akses Kesempatan Kerja
Indonesia
Ini Link Daftar Magang Nasional Tahap II, Ditutup 8 September 2026
Menaker berharap peserta program ini dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan keterampilan, serta memahami lingkungan kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Ini Link Daftar Magang Nasional Tahap II, Ditutup 8 September 2026
Indonesia
Kabar Gembira! Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 4 Diumumkan 20 Agustus 2026 di Skillhub
Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya akan mengikuti orientasi peserta dan memulai pelatihan pada 26 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Kabar Gembira! Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 4 Diumumkan 20 Agustus 2026 di Skillhub
Indonesia
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Indonesia
Ini Lapangan Usaha Paling Banyak di Jakarta di Tengah Ketidakpastian Global
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jakarta secara keseluruhan pada tahun 2026 berada pada tren positif
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ini Lapangan Usaha Paling Banyak di Jakarta di Tengah Ketidakpastian Global
Indonesia
Mongolia Buka Lowongan Kerja Bagi WNI, Gaji USD 900 Per Bulan
Peluang kerja di luar negeri saat ini cukup terbuka. Oleh karena itu, masyarakat Jakarta dapat melihat kesempatan tersebut sebagai salah satu alternatif dalam mencari pekerjaan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Mongolia Buka Lowongan Kerja Bagi WNI, Gaji USD 900 Per Bulan
Indonesia
Warga Serbu Informasi Kerja ke Luar Negeri, Cari Kerja di Indonesia Sulit
Persiapan matang dengan mengikuti kursus bahasa Jepang gratis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Juni 2026
Warga Serbu Informasi Kerja ke Luar Negeri, Cari Kerja di Indonesia Sulit
Indonesia
Perusahaan Otomotif Bakal PHK Pekerja, Harus Diyakinkan Agar Tidak Pindah ke Vietnam
PT J saat ini mempekerjakan sekitar 7.000 orang pekerja, dengan 4.000 orang pekerja di antaranya berpotensi terdampak PHK.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Perusahaan Otomotif Bakal PHK Pekerja, Harus Diyakinkan Agar Tidak Pindah ke Vietnam
Indonesia
Buruan daftar! Pelatihan Vokasi Tahap 3 Sudah Dibuka, Kuota Hanya 20 Ribu Orang
Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Buruan daftar! Pelatihan Vokasi Tahap 3 Sudah Dibuka, Kuota Hanya 20 Ribu Orang
Bagikan