30 Korban KMP Tunu Pratama Jaya Belum Ditemukan, Area Pencarian Lewat Udara Diperluas

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 04 Juli 2025
30 Korban KMP Tunu Pratama Jaya Belum Ditemukan, Area Pencarian Lewat Udara Diperluas

Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya. Foto: Dok/ASDP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Proses pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya rute Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk Bali terus dilakukan.

Tim SAR gabungan kini mengerahkan helikopter Baharkam Polri sebagai bagian dari strategi pencarian yang diperluas.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat proses evakuasi 30 orang yang masih dinyatakan hilang.

Dirpolairud Polda Jawa Timur, Kombes Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan, fokus utama adalah mencari korban hilang.

Baca juga:

Penyebab KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali: Kecerobohan Kapten Kapal dan Kelalaian Otoritas Pelabuhan

“Fokus utama kami saat ini adalah menemukan 30 orang yang masih dinyatakan hilang, baik penumpang maupun kru kapal,” ujar Arman kepada wartawan, Jumat (4/7).

Demi memperluas jangkauan pencarian, pemantauan udara melalui helikopter menjadi alat vital dalam proses ini. Dari udara, tim SAR sempat melihat sebuah sekoci tanpa awak yang diduga milik KMP Tunu Pratama Jaya.

“Ini menjadi petunjuk penting yang langsung kami tindak lanjuti,” tambahnya.

Meskipun kondisi cuaca di lokasi menyulitkan pencarian, angin kencang hingga sembilan knot dan gelombang setinggi dua meter tim SAR tetap melanjutkan tugas mereka.

Baca juga:

Menhub Serahkan Jenazah 6 Korban KMP Tunu Pratama Jaya ke Keluarga, Ini Nama-namanya

Arus laut yang bergerak ke arah selatan menjadi acuan utama dalam menentukan lokasi pencarian. Pencarian masih berfokus di perairan selatan Selat Bali.

“Namun, kami juga akan memperluas ke bagian utara esok hari,” jelas Arman.

Selain helikopter, peralatan lain juga dikerahkan, termasuk di antaranya drone bawah laut, perahu karet, peralatan selam, serta enam kapal patroli yang menyisir wilayah perairan.

Sebelumnya, KMP Tunu Pratama Jaya yang berangkat pada Rabu (2/7) pukul 22.56 WIB tenggelam sekitar 25 menit setelah lepas jangkar.

Kejadian ini terlihat oleh petugas jaga syahbandar kemudian dilaporkan kepada Basarnas dan instansi terkait lainnya.

Data manifest kapal menyebutkan kapal mengangkut 53 orang penumpang dan 12 orang kru kapal. (knu)

#KMP Tunu Pratama Jaya #Kecelakaan Kapal #Kapal Laut #Kapal Tenggelam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Setelah nama ditentukan, nama tersebut akan disematkan secara simbolis ke kapal saat kapal tersebut datang pada 2026 ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Indonesia
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Memiliki panjang mencapai 180,2 meter, kapal induk ini membawa mesin penggerak bertenaga tinggi yang mampu menghasilkan kecepatan hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Indonesia
Prabowo Janjikan Bantuan 1.582 Unit Kapal Ikan Pada Nelayan
Tidak hanya kapal, pembangunan Desa/Kampung Nelayan juga terus dikejar pemerintah, dengan ditargetkan 1.386 desa
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Prabowo Janjikan Bantuan 1.582 Unit Kapal Ikan Pada Nelayan
Indonesia
DPR Beri Peringatan Keras Soal Biaya Perawatan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi C551 Hasil Hibah dari Italia
Selain masalah finansial, perbedaan spesifikasi teknis atau interoperabilitas menjadi hambatan serius
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
DPR Beri Peringatan Keras Soal Biaya Perawatan Kapal Induk Giuseppe Garibaldi C551 Hasil Hibah dari Italia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Singapura menyerang kapal perang RI yang sedang patroli di Selat Malaka. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Indonesia
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Komisi VI DPR meminta Pelabuhan Panarukan direvitalisasi. Hal itu demi mendongkrak ekonomi Jawa Timur.
Soffi Amira - Sabtu, 04 April 2026
DPR Dorong Revitalisasi Pelabuhan Panarukan Situbondo, Bidik Kebangkitan Ekonomi Jawa Timur
Indonesia
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Hibah Dari Italia Bakal Dimodifikasi PT PAL
Sjafrie tidak menjelaskan secara rinci bagian apa saja yang akan dimodifikasi dari kapal induk tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Hibah Dari Italia Bakal Dimodifikasi PT PAL
Indonesia
Kiamat Energi di Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia Terkunci Total Akibat Konflik Militer di Timur Tengah
Padahal, wilayah yang secara geografis berbatasan dengan Iran di utara serta Uni Emirat Arab dan Oman di selatan ini merupakan urat nadi pasokan Liquefied Natural Gas (LNG) dan minyak mentah dunia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 04 Maret 2026
Kiamat Energi di Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia Terkunci Total Akibat Konflik Militer di Timur Tengah
Bagikan