Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Lagu Tulus Ajak Manusia Mendamaikan Diri

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 10 Maret 2022
3 Lagu Tulus Ajak Manusia Mendamaikan Diri

Artwork album Manusia. (Foto: TulusCompany)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TULUS tidak pernah gaga menggubah lagu dengan lirik relatable dan peribahasa apik bagi para pendengarnya. Dalam rilisan album teranyarnya bertajuk Manusia merayakan 10 tahunnya berkarya di industri musik Tanah Air terdapat lagu-lagu mengisahkan upaya manusia untuk berdamai dengan keadaan. Lagu-lagu tersebut kemudian viral di media sosial karena diunggah bersamaan dengan beberapa kesaksian tentang kisah mendalam masing-masing pemilik akun.

"Inspirasi dari album ini adalah banyaknya interaksi saya dengan manusia. Di dalam album ini banyak menceritakan sekali ragam rasa, dinamisnya rasa kita rasakan sebagai manusia. Dan lagu-lagu ini juga ditulis dari cerita saya alami berkat interkasi dengan manusia," kata Tulus dalam jumpa virtual, Jumat (4/3).

Ada 10 lagu dalam album Manusia, di antaranya Kelana, Remedi, Interaksi, Ingkar, Jatuh Suka, Nala, Hati-Hati di Jalan, Dir, dan Tujuh Belas nan video musiknya sudah dirilis. Tulus berharap album kelimanya tersebut bisa tumbuh bersama dan menjadi teman di keseharian para pendengar.

Di album Manusia, Tulus turut berkolaborasi dengan para talenta berbakat, seperti Ari Renaldi, Dere, Petra Sihombing, Topan Abimanyu, dan Yoseph Sitompul. Beberapa di antara lagu dalam album tersebut bahkan ikut disempurnakan orkestrasi brilian dari Erwin Gutawa. Puluhan sessionist profesional, paduan suara, hingga orkestrasi besar juga terlibat dalam pengerjaan album ini.

Baca juga:

Tulus Ajak Penggemar Rayakan Jiwa Muda lewat Video Musik 'Tujuh Belas'

Berikut tiga lagu Tulus dari album Manusia mungkin relate dengan pengalamanmu berdamai dengan keadaan.

1. Diri

'Hari ini ajak lagi dirimu bicara mesra, bejujurlah pada dirimu kau bisa percaya'. Begitu kira-kira sepenggal lirik di lagu Diri. Lagu Diri sudah didengarkan sebanyak 2,2 juta kali tersebut menceritakan tentang memaafkan diri sendiri di masa lalu.

Pendengar diajak Tulus untuk berani berbicara jujur dengan diri sendiri mengenai kesalahan dan rasa optimis di masa depan. Jangan lupa juga untuk memaafkan masa lalu mungkin begitu menyakitkan atau sulit dilupakan. Lirik menyentuh juga disampaikan lewat 'Kau terlalu berharga untuk luka, katakan pada dirimu semua baik-baik saja'.

Seiring berjalannya waktu, luka dirasakan hari ini akan hilang ketika dijalani dengan senyuman. Ketika merasa lelah, beristirahatlah sejenak dan hayati alur napasmu. Lagu Diri seolah memberikan semangat bagi para pendengarnya terutama pernah merasakan pahit di masa lalu dan bangkit di hari ini.

2. Hati-Hati di Jalan

'Ku kira kita asam dan garam, dan kita bertemu di belanga', sepenggal lirik lagu Hati-Hati di Jalan lantas viral di media sosial, baik Instagram dan TikTok. Tulus nampaknya terinspirasi dari peribahasa 'Asam di gunung garam di laut bertemu dalam satu belanga' artinya meski tinggal berjauhan, kalau sudah jodoh pada akhirnya akan tetap hidup bersama juga.

Pada intinya, lagu ini menceritakan tentang dua sejoli sudah memiliki banyak kesamaan, namun tidak bisa bersatu dan kembali melanjutkan perjalanan mereka masing-masing. Pesan tersebut disampaikan lewat lirik 'Ku kira kita akan bersama, begitu banyak yang sama latarku dan latarmu'. Lagu Hati-Hati di Jalan kini sudah didengarkan lebih dari 6,7 juta kali.

Baca juga:

Rilis Album 'Manusia', Tulus: Lagunya Related dengan Kita Manusia

3. Tujuh Belas

Sesuai judul lagunya, Tujuh Belas berusaha mengajak penontonnya untuk merayakan jiwa muda dan mengingat kembali bagaimana kenangan saat kita berusia 17 tahun.

"Jiwa muda adalah spirit dapat terus ada di dalam kita, seberapa pun jauh perjalanan usia," kata Tulus dalam keterangan persnya diterima, Rabu (9/3). Penggalan lirik lagu Tujuh Belas yang berbunyi, 'Muda jiwa selamanya muda, Kisah kita abadi selamanya', tergambar di dalam video musik tersebut.

Perjalanan kehidupan manusia mulai dari masa kecil, berusia tujuh belas, lulus kuliah, menjadi dewasa, hingga kematian digambarkan melalui video sarat dengan gambar-gambar indah. (and)

Baca juga:

Rayakan 10 Tahun Bermusik, Tulus Hadirkan Album 'Manusia'

#Tulus #Musik #Teknologi #Maret +62 Bicara Damai Ajalah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
Tekno
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy Z Flip 8 resmi meluncur. HP tersebut hadir dengan fitur-fitur AI terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Samsung Galaxy Z Flip 8 Meluncur dengan Fitur AI Baru, Segini Harga dan Spesifikasinya
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan