3 Cara Terbaik Bakar Jagung
Jagung bakar jadi salah satu menu barbekyu. (foto: unsplash/keo oran)
JAGUNG bakar jadi salah satu menu pilihan saat acara barbekyu. Ya, makanan pokok bagi warga Amerika Tengah dan Selatan ini memang enak disajikan dengan cara dibakar. Rasa bulirnya yang manis bakal makin enak jika dioles sambal dan butter.
Namun, jangan asal bakar jagung. Seperti dilansir Resepkoki, ada 3 cara terbaik untuk membuat jagung bakar yang bisa kamu coba saat malam pergantian tahun nanti.
BACA JUGA:
3 Makanan yang Bisa Melindungi Kita Dari COVID-19 Menurut Ilmuwan
1. Bakar dengan kulitnya
Biarpun namanya bakar jagung dengan kulitnya, bukan berarti jagung tampil polos tanpa olesan. Caranya, kupas kulit jagung perlahan, jangan sampai terlepas dari bonggolnya. Bersihkan rambut jagung.
Setelah bersih, oleh jagung dengan bumbu atau margarin. Jika sudah merata, bungkus lagi jagung dengan kulitnya. Bakar di atas arang selama kurang lebih 15 menit.
Hasilnya, kamu akan mendapat jagung yang rasanya mirip jagung kukus, lembap dan lembut. Karena dibakar bersama kulit, biji jagung terasa juicy dengan aroma dari kulit jagung.
Kalau memilih teknik bakar ini, kamu harus siap-siap mengotori tangan saat melepas kulit jagung sebelum disantap. Selain itu, kamu harus rutin mengintip biji jagung yang tertutup kulit saat dibakar.
2. Membungkus dengan aluminium foil
Tekniknya sih mirip dengan membakar jagung bersama kulitnya. Namun, kali ini kamu pakai aluminium foil sebagai ganti pembungkusnya.
Caranya, kupas jagung sampai bersih, buang juga rambutnya. Oleskan bumbu dan margarin lalu bungkus dengan aluminium foil. Bakar di atas arang selama 15 menit.
Karena kamu membakar jagung dengan dilapisi bungkus, biji jagung enggak bakal terkaramelisasi. Enggak bakal ada bekas bakaran pada biji-biji jagung. Hal itu bikin biji jagung terasa kurang manis.
Meskipun demikian, jagung yang dibakar dalam bungkusan aluminium foil bakal hangat lebih lama.
3. Langsung dibakar di atas api
Cara yang paling umum dilakukan sudah pasti membakar langsung jagung di atas api. Mungkin karena caranya paling gampang. Kamu tinggal kupas kulit jagung, buang rambutnya, lalu oles dengan bumbu dan margarin.
Setelah itu, jagung langsung dibakar. Jangan lupa untuk membolak-balik jagung selama dibakar ya. Karena langsung bersentuhan dengan api, kamu cukup membakarnya selama 10 menit. Cepat!
Biji jagung yang langsung kena api bakal terkaramelisasi. Namun, kalau kamu enggak fokus saat membakar, jagung bisa gosong dan terasa pahit lo. Meskipun demikian, kalau kamu membakar dengan pas, aroma panggang yang wangi bakal tercium ketika jagung selesai dibakar. Biji jagung terasa kering dan renyah.
Biar lebih enak, olesi lagi jagung dengan saus dan bumbu setelah dibakar. Yummy!(*)
Bagikan
Berita Terkait
Babak Baru Restoran Latin: Pembagian Menu Lunch dan Dinner untuk Pengalaman Bersantap Lebih Fokus
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
Hasil Lab Nyatakan Halal, Bakso Viral di Solo Buka Kembali dan Bagikan 450 Porsi Gratis
Jalan Panjang Mimpi Besar Kuliner Indonesia, Saatnya Belajar Gastrodiplomacy dari Korsel & Thailand
Jamuan ala ‘Bon Appetit, Your Majesty’ di KTT APEC, Menu Khas Korea dengan Sentuhan Modern dan Kemewahan
Kuah Keju Sensasi Inovasi Baru Menikmati Bakso Tradisional
Jakarta Coffe Week 2025 'A Decade of Passion' Siap Digelar 31 Oktober - 2 November, Etalase Kopi Tanah Air
Makanan Khas Demak yang Unik dan Wajib Dicoba, 10 Rekomendasi Terlezat!
10 Kuliner Khas Kudus yang Wajib Dicoba, dari Soto Kerbau hingga Gethuk Nyimut
Tahok dan Bubur Samin Solo Jadi Warisan Budaya tak Benda