3 Alat Open Source Facebook untuk Pengembang Android

Fadhli Fadhli - Sabtu, 28 Maret 2015
3 Alat Open Source Facebook untuk Pengembang Android

Dalam Konferensi F8, Facebook merilis tiga tools untuk pengembang Android. (Foto: code.facebook.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Teknologi - Sebagian besar pengumuman Facebook di konferensi pengembang F8 pekan ini berfokus  pada pengembangan aplikasinya pada platform iOS. Namun kali ini berbeda, Facebook juga merilis tiga alat open source baru untuk pengembang Android. (Baca: Tools Baru Facebook Optimalkan Online Media Publisher)

Pertama adalah segmentasi kinerja kepustakaan yang disebut Year Class. Dimaksudkan untuk membantu para pengembang dengan cepat mengetahui jenis perangkat apa yang sedang digunakan pengguna. Sebagai contoh, dengan aplikasi ini pengembang dapat dengan cepat menyesuaikan sebuah aplikasi untuk perangkat yang lebih tua dengan menyalakan beberapa animasi canggih, atau mengaktifkan fitur yang lebih menarik untuk ponsel yang lebih modern.

Alat baru yang kedua, Network Connection Class. Hampir serupa dengan alat pertama, tetapi ditujukan untuk manajemen koneksi jaringan. Ternyata, hanya dengan mengetahui bahwa pengguna berada pada koneksi HSPA, belum tentu pengguna berada pada kecepatan koneksi terbaik. Menurut Facebook, kecepatan koneksi HSPA dapat bervariasi di setiap jaringan. (Baca: Facebook Bakal Produksi Mobil?)

Dengan menggunakan alat baru ini, pengembang bisa memutuskan ide terbaik, tergantung dari jenis kecepatan jaringan pengguna dan menyesuaikan aplikasi mereka. Tidak seperti Year Class, yang membutuhkan waktu sedikit lebih banyak untuk menyiapkan coding dan alat jelas harus terlebih dahulu mengumpulkan beberapa data sebelum benar-benar dapat menyetel aplikasi sesuai dengan kecepatan jaringan yang sebenarnya didapatkan pengguna.

Alat ketiga, Fresco , adalah perpustakaan gambar baru untuk aplikasi Android. Idenya adalah untuk memastikan bahwa aplikasi tidak terlalu memakan memori ketika mereka memuat beberapa gambar dan akan menampilkan gambar bila memungkinkan.

Sistem ini juga menangani fungsi dasar seperti menampilkan placeholders dan image caching. Anda dapat menemukan rincian teknis lebih jelas di sini.

#Google #Open Source #Facebook
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Mengikuti prosedur dalam regulasi tersebut, Google mendapat sanksi berupa teguran melalui surat dari Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Bandel Google Abaikan PP Tunas Terancam Pada Penutupan Akses
Indonesia
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Pemerintah Indonesia menjatuhkan rapor merah dan sanksi kepada Google sebagai pemilik YouTube karena dinilai tidak menunjukkan iktikad untuk batas usia minimal pengakses 16 tahun yang diatur dalam PP Tunas.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
YouTube Tetap Bandel Langgar PP Tunas, Google Kena Rapor Merah dan Surat Teguran
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Meta dan Google belum memenuhi kewajiban membatasi akses anak16 tahun ke bawah di Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 07 April 2026
Langgar PP Tunas, Meta dan Google Dicecar 29 Pertanyaan Saat Diperiksa Komdigi
Indonesia
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan pelanggaran lainnya sangat buruk, yakni hanya mencapai 28,47 persen atau tidak sampai 30 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Bagikan