Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

2Pac Memperingati Album Me Against the World ke-25 dengan Merchandise

Muchammad YaniMuchammad Yani - Senin, 17 Februari 2020
2Pac Memperingati Album Me Against the World ke-25 dengan Merchandise

Me Against the World 25th Anniversary Merch. (Foto: shop.2pac.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMPERINGATI usia ke-25 albumnya yang ketiga, Me Against the World, Tupac Shakur estate akan merilis merchandise collectible edisi spesial yang terdiri dari beberapa pakaian dan vinyl. Dilansir dari Hot New Hip Hop, album ketiga dari almarhum 2Pac ini merupakan album yang paling personal

Pada tahun 1995 ketika album ini dirilis, 2Pac menjadi artis pertama yang melakukan rekaman dan merilis album ketika sedang menjalani masa tahanan akibat kasus pelecehan seksual. Me Against the World pun berhasil menduduki peringkat pertama di tangga lagu Billboard 200 berkat beberapa single-nya, yakni Dear Mama, So Many Tears, dan Temptations.

Baca juga:

Penampilan Power Trip Jadi Kado Valentine Istimewa Buat Metalhead di Indonesia

Berikut merupakan beberapa item dari koleksi 2Pac 25th Anniversary of Me Against the World yang akan dirilis pada 13 Maret mendatang.

1. T-shirt

T-shirt 2Pac 25th Anniversary of Me Against the World merch. (Foto: Hypebeast)
T-shirt 2Pac 25th Anniversary of Me Against the World merch. (Foto: Hypebeast)

Printed tee ini didesain dengan cover album 2Pac Me Against the World. Terdiri dari tiga model t-shirt dan dua tipe warna yaitu hitam dan putih. T-shirt printed tea akan dijual seharga USD30-35 atau sekitar Rp400-500 ribu.

Baca juga:

Troye Sivan Akan Berkontribusi di Album Baru BTS? Jadi Apa Yah?


2. Hoodie

2Pac 25th Anniversary of Me Against the World  merch. (Foto: hypebeast.com)
2Pac 25th Anniversary of Me Against the World merch. (Foto: hypebeast.com)

Hoodie berwarna hitam ini didesain dengan tulisan '2PAC' pada bagian depan serta tulisan 'Me Against the World' yang memenuhi bagian belakang. Uniknya hoodie ini bergaya retro hip-hop tahun 90-an. Kamu dapat mendapat barang tersebut seharga USD 65 atau sekitar Rp900 ribu.

3. Vinyl Me Against the World

Special edition vinyl 2Pac Me Against the World. (Foto: hypebeast.com)
Special edition vinyl 2Pac Me Against the World. (Foto: hypebeast.com)

Vinyl 2Pac 25th Anniversary of Me Against the World ini hadir dalam dua model yaitu piringan hitam original berwarna hitam serta vinyl eksklusif edisi terbatas dengan warna emas. Terdiri dari dua buah, sepaket vinyl ini dinilai seharga USD36 atau sekitar Rp500 ribu.

Baca juga:

TikTok 'Skullbreaker Challange', Tren Viral yang Berujung Fatal!

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan