TikTok 'Skullbreaker Challange', Tren Viral yang Berujung Fatal!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 17 Februari 2020
TikTok 'Skullbreaker Challange', Tren Viral yang Berujung Fatal!

Tantangan Berbahaya di Aplikasi TikTok, Skullbreaker Challenge (Foto: Search Engine Journal)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI kamu yang suka ikut-ikutan tren di dunia maya, coba dipertimbangkan lagi mulai sekarang. Pikirkan juga keselamatan diri sendiri, berbahaya atau tidak. Jangan asal ikut-ikutan karena lagi tren dan viral saja.

Baca juga:

Lima 'Challenge' kekinian yang Berbahaya dan Berisiko Kematian

Belakangan dunia maya dihebohkan dengan adanya Skullbreaker Challenge yang viral di media sosial. Tantangan ini juga sudah mencelakai seorang pelajar di Florida, Amerika. Videonya menjadi sorotan dan memancing komentar dari banyak orang. Tren TikTok terbaru, Skullbreaker Challenge melibatkan tiga peserta dengan posisi berdiri dalam barisan. Orang yang berada ditengah melompat antara dua temannya.

TikTok 'Skullbreaker Challange', Tren Viral yang Berujung Fatal!
Ilustrasi korban cidera serius (Foto: Pixabay/MRI)

Hal yang paling membahayakan adalah posisi jatuh peserta di tengah dan bagi keselamatan kepala. Milenial di Cianjur ikut menanggapi adanya challenge yang berbahaya ini. Tantangan ini berasal dari kata Spanyol rompcráneos atau skullbreaker dalam bahasa Inggris. Kebanyakan tren media sosial, tak ada yang mengetahui siapa yang membuatnya. Bagaimanapun juga salah satu video yang viral dibuat di sekolah yang berada di Venezuela. Lalu, tren itu berlanjut ke Eropa dan Amerika Serikat. Sementara, India tak ikut mengambil risiko tersebut.

Baca juga:

5 Tarian TikTok yang Viral di Sosial Media, Cocok untuk Seru-Seruan!

Melansir laman Headline, KPAI atau Komisi Perlindungan Anak Indonesia membuka suara dan meminta para orang tua dan guru waspada, karena tantangan itu sangat berbahaya. Jika ada anak yang berpotensi melakukan tantangan itu, maka orang tua atau guru harus segera mencegah. "Ini sangat berbahaya untuk anak. Maka, kepada guru dan orang tua agar waspada. Jika ada anak-anak yang berpotensi melakukan hal yang sama harus dicegah sedini mungkin," ujar Susanto pada 15 Februari 2020.

Kominfo diharapkan bisa mengambil langkah cepat dan menghapus konten-konten bersifat negatif. Tak hanya KPAI, pihak kepolisian juga menghimbau supaya masyarakat khususnya para millenial tak coba-coba memainkan skullbreaker challenge. Hal ini disampaikan Kombes Hendra Rochmawa selaku Kabid Humas Polda Kalteng. "Kami meneruskan imbauan dari Divisi Humas soal skullbreaker challenge yang berbahaya," ujarnya. (Bfm)

Baca juga:

Tren 'Challenge' Jus Seledri, Bagus atau Tidak?

#TikTok #Aplikasi TikTok #Viral #Tren Media Sosial
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

ShowBiz
Dari TikTok ke Musik, Bhella Cristy Hadirkan Single Dangdut Remix 'Sakit Tau Ih! Jangan Dalam Dalam'
Bhella Cristy merilis single dangdut remix 'Sakit Tau Ih! Jangan Dalam Dalam'. Lagu patah hati ini siap viral dan jadi langkah seriusnya di musik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
Dari TikTok ke Musik, Bhella Cristy Hadirkan Single Dangdut Remix 'Sakit Tau Ih! Jangan Dalam Dalam'
Indonesia
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Roby mengungkapkan bahwa selama di Polsek Kemayoran, Suderajat sama sekali tidak mengeluhkan adanya sakit fisik atau intimidasi dari petugas
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
Geger Tukang Es Gabus Spons Ngaku Dipukul, Polda Metro Jaya Bongkar Fakta Asli Bhabinkamtibmas
Lifestyle
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Pada awalnya, lagu ini ditulis untuk merayakan kebebasan Tiongkok setelah melewati masa peperangan melawan Jepang pada tahun 1945
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Lirik Lagu “Gong Xi Gong Xi” yang Selalu Mengiringi Perayaan Imlek
Indonesia
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Selain tabung, tim penyidik juga melakukan pemeriksaan DNA sentuhan (touch DNA) pada sebuah kotak berwarna merah muda yang berisi berbagai macam obat-obatan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Polisi Temukan Tabung Pink dan Bercak Darah di Apartemen Lula Lahfah
Indonesia
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Pedagang es gabus yang dituduh pakai spons, mendapat bantuan dari TNI berupa kulkas hingga kasur.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Indonesia
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Selain masa tahanan, penyidik juga mempertimbangkan ketentuan denda yang relatif kecil serta Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) sebagai landasan hukum.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Polisi Ungkap Alasan Lepas Pasutri Viral yang Pukul Pengendara Motor di Palmerah, Identitas 'Pak Joko' Perlahan Mulai Terendus
Indonesia
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
anggota Komisi III DPR RI Rikwanto juga meminta agar kasus ini dihentikan karena menurutnya, tidak ada kasus lalu lintas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Komisi III DPR Desak Kasus Jambret Mati Karena Dikejar Hogi Minaya Dihentikan, Bukan Restorative Justice
Indonesia
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Pihak kepolisian memastikan akan menindaklanjuti setiap temuan baru guna menjaga transparansi dan kepercayaan masyarakat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
Buntut Kasus Es Gabus Viral di Medsos, Kapolres Jakpus Perketat Pembinaan Bhabinkamtibmas
Indonesia
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Ketegangan bermula saat seorang pengguna jalan lain merekam aksi pasutri tersebut dan mencoba mengingatkan agar tidak merokok saat berkendara
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Abu Rokok Kena Orang, Disiram Air Malah Ngamuk: Pasutri di Palmerah Lupa Pakai Helm Tapi Ingat Cara Memaki dan Memukul
Tekno
Netflix Bakal Luncurkan Video Vertikal, Siap Saingi TikTok dan Reels
Dengan fitur swipeable short-form clips, Netflix berharap pengguna tidak hanya datang untuk menonton film berdurasi panjang
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Netflix Bakal Luncurkan Video Vertikal, Siap Saingi TikTok dan Reels
Bagikan