Fashion

Koleksi 'LANGKAH' Tanda 25 Tahun Denny Wirawan Berkarya

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 02 Oktober 2022
Koleksi 'LANGKAH' Tanda 25 Tahun Denny Wirawan Berkarya

Denny Wirawan bagikan kisahnya hingga bisa bertahan 25 tahun di dunia desain dan fesyen. (foto: Merahputih.com/Marcella)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

CAHAYA ungu muda berpendar menghiasi ballroom, Rabu (28/9). Seorang model perempuan bergaun serbaputih memasuki titian peraga. Pakaiannya begitu mencolok karena di depannya terdapat sebuah bunga super besar yang dirangkai dari sebuah wastra Bali. Pada bagian bawahnya, sebuah kain bermotif batik cap Kudus nampak memukau dalam padanan dwiwarna putih emas. Penampilan perempuan itu kian anggun karena mahkota emasnya yang nampak mengerucut nan mengilap bagai sayap.


Perempuan bergaun putih dengan lapisan veil putih itu menjadi penutup dalam peragaan busana malam itu. Peragaan bertajuk 'LANGKAH Trunk Show Collection’ dipersembahkan dalam rangka 25 tahun karier Denny Wirawan, seorang desainer ternama Indonesia. Melalui trunk show ini, Denny menampilkan lebih dari 45 koleksi dengan tampilan 2 sekuens.

BACA JUGA:

Teknik Ramah Lingkungan dalam Persiapan Koleksi 'LANGKAH' Denny Wirawan


Sekuens pertama didominasi nuansa pagi hari. Hal itu terlihat dari cahaya berwarna hijau dan jingga kekuningan. Busana para model diisi dengan outer yang beragam warna dan motif batiknya. Kebanyakan didominasi warna-warna cerah seperti hijau, kuning, merah terang, dan cokelat muda.


Sekuens kedua didominasi oleh warna ungu dan merah menyala. Sedangkan pakaiannya juga cenderung lebih terbuka, seperti mini dress, terusan, dan gaun tanpa lengan. Warnanya juga didominasi oleh warna yang gelap, seperti cokelat tua, merah gelap, dan hitam. Seakan melambangkan siang dan malam hari.


Seluruh pakaian ini sengaja didesain dengan memadukan antara kain dan budaya tradisional Bali dan batik Kudus dengan desain tren fesyen modern yang sederhana, tetapi timeless. Itulah yang membuat semua busana yang ditampilkan bersifat ready to wear. Hal itu diakui Denny sendiri bahwa ia merasa lebih siap saat mendesain pakaian yang ready to wear ketimbang menerima pesanan kustom. Ini semua dipengaruhi latar belakangnya sebagai desainer di masa akhir 1980-an hingga pertengahan 1990-an. "Dua puluh lima tahun itu saya hitungnya dari saya merilis label sendiri, pada 1996," ungkap Denny sambil nostalgia ke masa puluhan tahun lalu.


Meski baru punya label sendiri di 1996, desainer yang konsisten mengangkat wastra Indonesia ini sudah mulai fokus ke dunia desain busana jauh beberapa tahun sebelumnya. Semuanya berawal ketika Denny lulus SMA dan berusaha masuk ke jurusan seni rupa di sebuah PTN. Namun, ia gagal selama 2 tahun berturut-turut.


Nah, di sela waktu kosong itu, ia mencoba mengikuti lomba desain yang diselenggarakan Benang Astra dengan bermodalkan kemampuan sketching-nya sejak SD. Tak disangka, Denny meraih juara kedua dengan enam sketch dan desain busana karyanya. Denny juga mengikuti lomba perancang mode (LPM) pada 1991 dan berhasil masuk sebagai finalis. Meski tidak menang, Denny banyak belajar di ajang itu. Ia pula memperhatikan desain bagus seperti yang diperlihatkan para pemenang.

BACA JUGA:

Balutan Wastra Bali dan Batik Kudus Koleksi LANGKAH Denny Wirawan


Berkat kejuaraan itu, Denny akhirnya ditawari sebuah pekerjaan di toko tekstil sebagai desainer. Pada zaman dulu, sebuah toko tekstil biasanya selain menjual kain juga menerima jasa kustomisasi pakaian. Dari sanalah pengalaman Denny sebagai seorang desainer busana mulai terasah. Ia bertugas menggambarkan sketsa bagi konsumen yang ingin mendesain baju pribadi.


Hal itu terus berlangsung hingga 1992, sebelum Denny memilih resign. Selama beberapa waktu, ia sempat kesulitan mencari pekerjaan. Namun akhirnya, Denny ditawari pekerjaan lagi sebagai desainer di Prajudi Fashion House pada 1992. Dari sana ia mulai menekuni dunia desain lebih jauh dan dipercaya memegang divisi baru, yaitu divisi desain khusus ready to wear.

koleksi denny wirawan
Karya desain busana milik Denny didominasi pakaian yang bersifat 'ready to wear'. (foto: Merahputih.com/Marcella)


Setelah empat tahun bekerja di sana, Denny mantap mengembangkan jenama sendiri bernama ‘Denny Wirawan’ pada 1996. Mengacu pada laman resminya, karier Denny semakin cemerlang ketika ia mengikuti Indonesian Fashion Designer Council (IFDC) dan ia berfokus pada cara tahunan Trend Show di sana.


Pengalaman-pengalaman itulah yang membuat Denny Wirawan menjadi desainer yang ahli dalam bidang ready to wear. Desain karya Denny didominasi oleh busana yang sederhana dan membiarkan karyanya sendiri yang berbicara pada konsumen. Selain itu, desainnya terkenal dengan karakter yang misterius dan provokatif yang penuh dengan sifat elegan serta glamor. (mcl)

BACA JUGA:

Citra Perempuan Tangguh Indonesia dalam Niti Senja Karya Denny Wirawan

#Fashion
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Fashion
12 Desainer Muda Lolos Semifinal IYFDC 2026, Siap Tampil di BTN Indonesia Fashion Week
IYFDC merupakan salah satu program pembinaan desainer muda yang menjadi bagian dari rangkaian BTN Indonesia Fashion Week 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
12 Desainer Muda Lolos Semifinal IYFDC 2026, Siap Tampil di BTN Indonesia Fashion Week
Fashion
BeautyFest Asia Jakarta 2026: Hadirkan Talkshow, Workshop, hingga Penampilan Musik
BeautyFest Asia Jakarta 2026 siap berlangsung di Kota Kasablanka. Festival ini menghadirkan beauty, lifestyle, workshop interaktif, hingga hiburan musik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
BeautyFest Asia Jakarta 2026: Hadirkan Talkshow, Workshop, hingga Penampilan Musik
Fashion
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Gerai ini menggabungkan warisan desain Italia yang elegan dengan performa atletik modern.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Fashion
UNIQLO Rilis Koleksi 'UT Manga Shueisha 100th Anniversary Fase 2', Ada Naruto hingga One Piece!
UNIQLO merilis koleksi terbaru UT Manga Shueisha 100th Anniversary Fase 2. Koleksi ini menghadirkan anime Naruto, One Piece, hingga Chibi Maruko-chan.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
UNIQLO Rilis Koleksi 'UT Manga Shueisha 100th Anniversary Fase 2', Ada Naruto hingga One Piece!
Fashion
Melihat Kembali Penampilan Ikonik BLACKPINK yang Jadi Sorotan di Met Gala 2026
BLACKPINK tampil memukau di Met Gala 2026 dengan gaun mewah dari Dior, Chanel, Saint Laurent, hingga Robert Wun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Melihat Kembali Penampilan Ikonik BLACKPINK yang Jadi Sorotan di Met Gala 2026
Fashion
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
Met Gala 2026 hadir dengan tema Fashion is Art. Dari Heidi Klum yang menyerupai patung marmer hingga Emma Chamberlain yang terinspirasi Van Gogh, fashion jadi medium seni yang hidup di red carpet.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
Fashion
Crocs x LEGO Rilis Koleksi Terbatas, Sandal Penuh Warna Unik yang Bisa Dipersonalisasi
Crocs x LEGO meluncurkan koleksi sandal terbatas dengan desain warna-warni dan Jibbitz unik. Simak detail koleksi dan keunggulannya di sini.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Crocs x LEGO Rilis Koleksi Terbatas, Sandal Penuh Warna Unik yang Bisa Dipersonalisasi
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Bagikan