Fashion

Citra Perempuan Tangguh Indonesia dalam Niti Senja Karya Denny Wirawan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 03 Desember 2021
Citra Perempuan Tangguh Indonesia dalam Niti Senja Karya Denny Wirawan

Koleksi Niti Senja dari Denny Wirawan hadirkan citra perempuan tangguh Indonesia. (Foto: dok. Denny Wirawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERUBAHAN perilaku masyarakat akibat pandemi memunculkan berbagai inspirasi bagi para kreator. Gaya hidup bersih, sehat, serta peduli lingkungan menjadi tema di sejumlah karya, termasuk dalam dunia fesyen. Tampilan yang lebih simple, tapi tetap aktif mengilhami Denny Wirawan untuk mengkreasikan koleksi terbarunya, Niti Senja.

Di bawah lini Denny Wirawan Indonesia untuk ready to wear deluxe dan BaliJava miliknya, Denny konsisten mengangkat kain tradisi Indonesia, seperti tenun, songket, dan batik. Di tengah pandemi, desainer yang memulai debut di 1993 ini tetap berkreasi demi keberlangsungan hidup bersama para pelaku usaha kreatif lainnya, seperti perajin batik di Jawa Tengah, khususnya Kota Kudus.

BACA JUGA:

Terinspirasi dari Karantina, Laila Azra Hadirkan Koleksi Fesyen 'QQ Tales'

Koleksi Niti Senja yang baru ia luncurkan merupakan perpaduan berbagai usul rancangan yang diterjemahkan dalam warna, bentuk, desain, detail, dan patternization untuk kaum urban yang aktif dan menginginkan tampilan yang sederhana dan elegan dan tetap dalam nuansa city look yang essentiality, exploitation, dan exploration (beyond nature).

Niti Senja
Menjadikan batik Kudus sebagai benang merah. (foto: dok. Denny Wirawan)

Konsep essentiality ditampilkan pada fungsi dan konsep lokal batik, khususnya batik Kudus. Denny menggunakan batik dengan teknik cap yang menjelma menjadi busana yang edgy dan enerjik. Selain itu, koleksi Niti Senja memperlihatkan exploitation atau mendobrak kebiasaan dengan berani tampil beda dalam mengemas dan menampilkan wastra lokal sehingga menjadi gaya yang lebih kasual kekinian dan wearable.

niti senja
Menampilkan wastra lokal dalam gaya kasual kekinian dan wearable. (foto: dok Denny Wirawan)

Dengan melakukan exploration beyond nature untuk koleksi ini, Denny membebaskan imajinasinya. Desainer yang pernah bekerja untuk Prajudi Admodirdjo ini mengeksplorasi berbagai wastra nasional, mengolah, serta memadupadankan dengan material lain. Hasilnya, karya baru yang berbeda.

niti senja
Mengeksplorasi wastra nasional.(foto: dok. Denny Wirawan)

“Niti Senja adalah cerminan citra perempuan Indonesia yang tangguh, bersahaja, mandiri, dan hidup beragam aktivitas serbacepat dan dinamis. Namun, mereka tak pernah meninggalkan akar budaya sendiri meskipun menghadapi tantangan yang tak mudah di masa sulit seperti ini,” jelas Denny, Kamis (2/12).

niti senja
Tampil dalam palet warna hitam, putih, beige, cokelat, dan hijau lumut. (foto: dok. Denny Wirawan)

Sebanyak 44 tampilan mengusung tema mix & match, back to work, dan freedom disuguhkan. Kesemuanya sangat cocok untuk pencinta fesyen yang aktif berkarya dengan semangat baru di era pandemi ini. Dengan memanfaatkan bahan modern cotton, silk, dan linen dalam palet warna hitam, putih, beige, cokelat, dan hijau lumut, koleksi ini tidak meninggalkan sentuhan kearifan lokal dengan menggunakan batik cap Kudus. Itu bahkan menjadi benang merah dari koleksi ini.

Batik Kudus yang merupakan warisan budaya dari pesisir Jawa Tengah yang berkembang sejalan dengan pertumbuhan kerajaan di Jawa itu dipilih sebagai bentuk upaya Denny dan Bakti Budaya Djarum Foundation untuk membina dan membangkitkan geliat batik Kudus, yang merupakan cikal bakal batik pesisiran.

denny wirawan
Denny Wirawan konsisten mengenalkan kain tradisi di kancah fesyen.(foto: dok Denny Wirawan)

Sebelumnya, Denny telah banyak menampilkan batik Kudus dalam berbagai pagelaran busana, baik nasional maupun internasional.Ia pernah menampilkan batik Kudus di ajang Pasar Malam, Jakarta (2015), New York Fashion Week (2016), Wedari, Jakarta (2017), Batik For The World, UNESCO, Paris (2018), dan Thai Silk Fashion Week, Bangkok, Thailand (2019).

“Niti Senja ini tampil sebagai sebuah pagelaran busana yang penuh harmoni dengan memadukan batik Kudus dan tangan andal Denny Wirawan serta tata panggung yang dibuat dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat," kata Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation Renitasari Adrian. Ia mengatakan ini menjadi pendorong bagi para desainer dan pelaku ekonomi kreatif untuk selalu kreatif dalam berinovasi meski di masa pandemi. Industri ekonomi kreatif, menurutnya, banyak terempas. Meski demikian, ia berharap semuanya tetap bertahan dan terus berjuang bersama-sama melalui badai pandemi ini.(dwi)

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan