Hartono Gan Rilis Koleksi Ready to Wear, Usung Gaya Timeless dan Elegan

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Hartono Gan Rilis Koleksi Ready to Wear, Usung Gaya Timeless dan Elegan

Hartono Gan (kiri) Hartono Gan Rilis Koleksi Ready to Wear, Usung Gaya Timeless dan Elegan.(foto: Dok Lakon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — “KALI ini, tak perlu sampai dompet jebol untuk beli baju rancangan saya,” canda Hartono Gan saat memperkenalkan lini koleksi terkini ready to wear miliknya di LAKON Store, Summarecon Mall Kelapa Gading, Sabtu (25/4). Koleksi ini menandai langkah penting Hartono Gan yang beralih dari format made-to-order menuju ready-to-wear ritel.

Sebanyak 16 item dikenalkan Hartono dalam koleksi ready to wear perdana ini. Perancang busana dengan pengalaman selama 17 tahun ini konsisten membawa pendekatan gender neutral dalam koleksinya kali ini. Desain-desainnya tidak terikat pada batasan maskulin maupun feminin, tapi bertumpu pada siluet androgynous, garis tajam dan bersih, serta karakter yang melampaui tren. Pendekatan ini menjadikan karya Hartono Gan relevan lintas waktu dan terbuka bagi siapa pun yang mengenakannya.

DNA tersebut diterjemahkan ke dalam lini ready-to-wear yang tetap menjaga karakter utama brand, tapi hadir dalam format yang lebih terbuka terhadap pasar yang lebih luas. Salah satunya dalam hal keterjangkauan pasar dalam membeli koleksinya. “Jadi koleksi ini bermula dari teman yang kasi masukan bahwa untuk beli koleksi saya, dia mesti membobol tabungan dalam jumlah cukup besar. Nah, sekarang saya hadirkan koleksi yang lebih affordable, tapi enggak mengorbankan kualitas,” jelasnya.

Dengan riset yang panjang demi tetap menghadirkan kenyamanan dalam gaya, Hartono mempersembahkan kemeja, celana panjang, serta blazer dalam koleksi ini. “Dengan iklim Indonesia, banyak yang enggak yakin apakah mengenakan blazer merupakan keputusan bagus untuk kenyamanan. Namun, lewat koleksi ini, saya membuat setiap item dengan bahan campuran wool yang nyaman, tidak panas, dan tahan lama. Semuanya saya capai dengan riset dalam waktu yang cukup lama,” jelasnya.

hartono Gan
Koleksi ready to wear Hartono Gan.(foto: Dok LAKON)



Setiap item dihadirkan dalam warna-warna basic, seperti hitam dan sand, yang sangat mudah dipadupadankan. “Aturannya di sini, ini bukan cross dressing, melainkan gaya yang gender neutral. Kamu cuma butuh a good blazer, shirt, dan pants untuk tampil dalam banyak gaya. Pakai blazer di atas kaus lalu lipat lengannya, padukan dengan celana panjang berpotongan loose, kamu terlihat sangat gaya,” jelasnya.

Dengan tiga fashion item tersebut, Hartono Gan membuat koleksinya versatile. Ia menampilkan koleksi ini dalam gaya semiformal, formal, bahkan casual sekali pun. “You don’t need much to look great. Gaya dengan blazer seperti ini mulai diminati di Indonesia. Cuma nih, orang enggak tahu di mana cari yang bagus dan tahan lama. Dan koleksi inilah jawabannya,” katanya.

Baca juga:

Hartono Gan Persembahkan Koleksi 'Gender Nihilsm' Pada Gelaran JF3 2023


Kualitas, Kenyamanan, dan Ketahanan


Hartono Gan mendirikan label Hartono Gan Homme pada 2019 dan dikenal melalui pendekatan tailoring yang edgy, timeless, dan elegan. Selama lebih dari enam tahun, ia membangun reputasinya melalui format made-to-order, menghadirkan karya dengan presisi, proporsi terukur, dan pengalaman personal yang kuat bagi setiap pemakainya.

Peralihannya ke ranah ready to wear ini bukan sekadar perluasan lini produk, melainkan penanda kesiapan brand untuk bergerak ke sistem yang lebih terstruktur, lebih terukur, dan lebih dekat dengan pasar. Ia bahkan melakukan riset untuk menemukan bahan yang tepat untuk koleksi ini sehingga setiap item yang dihadirkan terasa nyaman di kulit. “Bisa dirasakan sendiri ya, bahan yang menempel di kulit rasanya adem. Setiap detail jahitan tidak membuat rasa gatal ketika dipakai,” katanya seraya mengusapkan sehelai celana panjang yang terasa halus dan nyaman ke tangan Merahputih.com.

hartono gan
Koleksi ready to wear Hartono Gan membawa gaya versatile serta menerapkan gagasan building a capsule wardrobe.(foto: Dok LAKON)



Peluncuran ini juga sejalan dengan tema JF3 2026 RECRAFTED: Shaping the Future ke dalam langkah yang nyata. Bagi JF3, masa depan fesyen tidak dibentuk hanya melalui ide dan presentasi di runway, tetapi melalui proses yang memperkuat fondasi brand, mulai dari kapasitas produksi, sistem operasional, hingga kesiapan memasuki pasar ritel profesional.

“Ketika kreativitas dipertemukan dengan kesiapan bisnis yang terstruktur, hasilnya dapat melampaui sebuah koleksi. Hal yang terbentuk ialah fondasi brand yang lebih kuat, lebih relevan, dan lebih siap untuk tumbuh,” ujar Advisor JF3 sekaligus Founder LAKON Indonesia Thresia Mareta, yang juga hadir dalam acara peluncuran tersebut.

Dalam koleksi ini, Hartono Gan tak hanya membawa gaya versatile, tapi juga menerapkan gagasan building a capsule wardrobe. Ia menghadirkan potongan esensial seperti blazer, jaket kasual rapi, celana tailored, dan kemeja, dengan fleksibilitas padu padan yang tinggi serta workmanship yang tetap terjaga.

“Saya ingin lebih banyak orang dapat menikmati kualitas yang selama ini menjadi ciri khas Hartono Gan Homme. Ready-to-wear ini bukan kompromi, melainkan pengembangan bahasa desain saya ke konteks yang lebih luas, tanpa kehilangan esensinya,” tutup Hartono Gan.(dwi)

Baca juga:

Lakon Store Hadirkan Momen Ikonik Dalam Bentuk Fashion Menawan

#Hartono Gan #Fashion #Tren Fesyen
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
Daya tarik eksplorasi material tersebut mendorong Kimoui untuk membuka peluang kerja sama dengan industri tekstil di Indonesia.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bawa Koleksi Berkelanjutan di JFW 2027, Jenama Asal Korsel Kimoui Incar Vendor Bahan Ramah Lingkungan Indonesia
ShowBiz
Bintang 'DoTS' Jalan di Runway Jenama Korea, Dian Sastro Sampai Eva Celia Tampil Memukau di JFW 2026
Aktris pemeran adaptasi 'Descendants of the Sun', seperti Dian Sastro hingga Eva Celia, tampil elegan lewat rancangan khusus desainer Kim Dae-sung.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Bintang 'DoTS' Jalan di Runway Jenama Korea, Dian Sastro Sampai Eva Celia Tampil Memukau di JFW 2026
Fashion
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Upaya Kocca memboyong para praktisi mode fesyen Tanah Air tersebut merupakan implementasi kolaborasi yang nyata antara pihaknya dan JFW.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Fashion Kode Korea Selatan Dorong Desainer Indonesia Konsisten Berkarya
Fashion
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Memanfaatkan K-drama untuk promosi koleksi baju.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Lewat K-Drama, JFW dan Kocca Kenalkan Fashion 2 Negara
Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Bagikan