23 Terpidana Teroris Poso Ucapkan Ikrar Sumpah Setia Kepada NKRI
23 Terpidana Teroris Poso Ucapkan Ikrar Sumpah Setia Kepada NKRI (Ist)
Merahputih.com - 23 napi teroris Poso mengucapkan ikrar sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di Iyato Beach Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (11/10). Mereka juga menolak terlibat dalam kegiatan yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
Pengucapan ikrar sumpah setia napi teroris kepada NKRI dilaksanakan dalam ramah tamah bertajuk 'Merajut Persatuan dalam Bingkai NKRI'.
"Sebanyak 23 mantan napiter Poso turut hadir dalam ramah tamah dilanjutkan dengan penyampaian Ikrar setia kepada NKRI," kata Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto Budiyono kepada wartawan, Jakarta, Senin (11/10).
Baca Juga
Densus 88 Lakukan Pembinaan ke 59 Warga Garut yang Diduga Dibaiat NII
Bronto menyebut, mantan napi teroris Supriadi alias Upik Pagar ditunjuk memimpin pembacaan ikrar di hadapan Kapolda Sulteng dan tamu undangan lainnya.
Berikut ini ikrar sumpah setia para napi teroris Poso:
Dengan nama Allah yang maha pengasih dan penyayang kami berikrar,
Satu, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,
Baca Juga
Densus 88 Turun Tangan Selidiki Dugaan Baiat NII Terhadap Anak-Anak di Garut
Dua, patuh dan taat kepada hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,
Tiga, menolak untuk terlibat dalam kegiatan dan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,
Empat, bersama-sama dengan masyarakat dan pemerintah untuk membangun Poso yang aman, damai dan sejahtera, semoga Allah meridhoi usaha dan janji kita. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme
Polisi Dalami Pola Perekrutan Anak di Game Online Buat Aksi Terorisme