Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

200 Risha Bagi Korban Gempa Cianjur Siap Huni

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Februari 2023
200 Risha Bagi Korban Gempa Cianjur Siap Huni

Risha di Cianjur. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) untuk relokasi warga korban gempa Cianjur, Jawa Barat telah dibangun. Ada 200 unit Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) telah rampung 100 persen dan siap dihuni.

Kepala Balai Pelaksana Penyedia Perumahan (P2P) Jawa II, Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Kiagoos Egie Ismail mengatakan untuk hunian relokasi di Kecamatan Cilaku, sudah tuntas dibangun dan tinggal membangun fasilitas sosial dan fasilitas umum.

Baca Juga:

PMI Kebanjiran Permintaan Hunian Darurat Korban Gempa Cianjur

"Kompleks perumahan tahan gempa di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku tinggal menyelesaikan beberapa pembangunan fasilitas penunjang, seperti taman, beberapa akses jalan dan balai pertemuan warga," katanya.

Fasilitas yang masuk tahap penyelesaian penyambungan pipa air bersih PDAM ke 20 rumah dipastikan tuntas dalam 2 hari ke depan, sedangkan untuk sambungan listrik sudah terpasang di seluruh rumah yang sudah dibangun.

Sedangkan untuk fasilitas ibadah, pihaknya merenovasi masjid yang sebelumnya sudah ada di lokasi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur, sehingga dapat digunakan warga relokasi dalam menjalankan kegiatan keagamaan selain shalat berjamaah.

"Saya sudah berkomunikasi dengan Bupati Cianjur Herman Suherman untuk segera melakukan serah terima dalam pekan ini, karena semua unit rumah sudah terbangun dan dapat dihuni, dokumen sudah kami siapkan untuk serah terima," katanya pula.

Pihaknya, akan menyerahkan sepenuhnya kewenangan untuk pengurusan administrasi sertifikat dari 200 unit rumah tersebut ke Pemkab Cianjur, selanjutnya Bupati Cianjur akan memproses sertifikatnya.

"Untuk sertifikat nanti urusan Bupati Cianjur, kami hanya menyerahkan unit rumah," katanya.

Baca Juga:

7 Sesar Aktif Mengelilingi Cianjur, Warga Diminta Waspada

#Bencana Alam #Gempa Bumi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, melonjak menjadi 28 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah, 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terganggu.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Hitungan Jam, Korban Gempa Jepang Melonjak Drastis: Siang Ini 28 Orang
Dunia
Alarm Darurat Kedubes China di Jepang Menyala 2 Hari Pasca Gempa, Apa Pemicunya?
Kedubes China di Jepang aktifkan alarm darurat pasca gempa 7,1 di Kumamoto. 17 orang tewas, puluhan ribu mengungsi, Jepang bentuk satgas darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Alarm Darurat Kedubes China di Jepang Menyala 2 Hari Pasca Gempa, Apa Pemicunya?
Dunia
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, menewaskan 17 orang. Mal Aeon dan pabrik Nippon Paper jadi titik terparah. 10.000 warga mengungsi, listrik dan air bersih terbatas.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Juli 2026
Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 17 Orang, Mal Aeon Titik Terparah
Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Kereta Cepat Kyushu Shinkansen Masih Lumpuh Total Sehari Pasca-Gempa M 7,1, Trem Sudah Jalan
Layanan Kyushu Shinkansen masih terhenti sehari pasca gempa M 7,1 di Kumamoto. Trem Kumamoto kembali beroperasi terbatas. Korban tewas bertambah jadi 13 orang, Mall Aeon runtuh.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Kereta Cepat Kyushu Shinkansen Masih Lumpuh Total Sehari Pasca-Gempa M 7,1, Trem Sudah Jalan
Dunia
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Gempa magnitudo 7,1 mengguncang Kumamoto, Jepang, menewaskan 13 orang. Mall Aeon ambruk, puluhan terjebak, 200 orang selamat. Pemerintah bentuk satuan tugas darurat.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
Korban Tewas Sementara Gempa Jepang 13 Orang, Ratusan Terjebak Reruntuhan Mal Aeon
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Dunia
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami dengan perkiraan tinggi gelombang mencapai 1 meter setelah gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Indonesia
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419 serta hotline KJRI Osaka +81-80-3113-1003.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Bagikan