2 Mitra Ojol Meninggal dan 3 Masih Dirawat di RS Imbas Demo, Ini Nama-namanya
Arsip - Pemakaman Affan Kurniawan Pengemudi Ojol Korban Lindas Mobil Rantis Brimob di TPU Karet Bivak
MerahPutih.com - Grab Indonesia membenarkan dua mitra pengemudi meninggal dunia dan tiga lainnya kini masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit akibat aksi demo beberapa hari belakangan.
"Almarhum Affan Kurniawan di Jakarta dan almarhum Rusdamdiansyah di Makassar," kata Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi, dalam keteranganya di Jakarta, dilansir Antara, Minggu (31/8).
Identitas 3 Driver Ojol yang Masih Dirawat
Grab Indonesia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan serta kesembuhan bagi mitra yang masih berada di rumah sakit.
Baca juga:
Kapolri Pastikan 7 Anggota Brimob Tewaskan Affan Kurniawan Bakal Hadapi Sidang Pidana
Tiga pengemudi Grab yang masih dirawat itu tersebar di tiga rumah sakit berbeda. Berikut nama identitas ketiga driver ojol dan lokasi rumah sakit yang merawatnya:
- Moh.Umar Amarudin masih dirawat di Rumah Sakit Pelni Jakarta
- Aji masih dirawat di RSUD Tarakan Jakarta
- Budi Haryadi masih dirawat di Rumah Sakit Primajaya Makassar.
Layanan Gercep Bagi Mitra Ojol
Untuk menjamin keselamatan mitra ojol ke depannya saat terjadi demonstrasi, Grab Indonesia membuka layanan Gercep/Grab Respons mulai 2 September 2025 esok.
Gercep/Grab Respons Cepat dapatr diakses melalui tiga kanal aksesibilitas berupa Saluran Darurat Khusus yang ada di nomor 021-2350-7032.
Baca juga:
Jenguk Driver Ojol Korban Bentrokan, Wapres Gibran: Tiga Hari Pulang
Jalur telepon prioritas itu akan langsung menghubungkan mitra dengan para agen yang terlatih menangani situasi tanggap darurat, serta didukung sistem antrean khusus. Eskalasi akan lebih cepat sampai ke Tim Manajemen Krisis bila situasi membutuhkan tindak lanjut.
Berikutnya ada Help Center “Bantuan Tanggap Darurat” yakni sebuah aman artikel khusus yang bisa diakses mitra Grab. Tersedia pula formulir pelaporan serta tombol “Hubungi Kami” untuk mengajukan bantuan.
Kanal itu turut dilengkapi dengan layanan live chat dalam Help Center, yang menjadi fitur obrolan instan yang memudahkan mitra berkomunikasi langsung dengan para agen yang terlatih menangani situasi tanggap darurat dan didukung agen live chat khusus dengan antrean prioritas. (*)
Dalam negara demokrasi, menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Namun, pelaksanaannya harus dilakukan secara damai, bertanggung jawab, serta menghormati hak orang lain tanpa merusak fasilitas publik maupun mengganggu ketertiban umum.
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Prabowo Klaim Aksi Demo Dikendalikan Asing, Sebut Punya Buktinya
BHR Ojol Bakal Kembali Diberlakukan di Lebaran 2026
Negara-Negara Eropa Perintahkan Warganya Secepatnya Tinggalkan Iran
Ancaman Invasi AS dan Kerusuhan Iran, DPR Soroti Keselamatan WNI
Ancaman Invasi AS ke Iran, Pemerintah RI Keluarkan Imbauan untuk WNI
Korban Tewas di Iran Bertambah Jadi 2.500, Jumlah Terbesar dalam Beberapa Dekade Terakhir
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Iran Bergolak, Demo Ekonomi Berubah Ricuh hingga 2.000 Orang Tewas
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Kelompok HAM Sebut Sedikitnya 648 Pengunjuk Rasa Tewas dalam Penindakan di Iran, Khawatirkan Jumlahnya Bisa saja Lebih Banyak