2 Minggu Sariawan Tidak Sembuh Bisa Jadi Gejala Kanker Mulut
Sariawan bisa jadi masalah serius. (Foto: Unsplash/LexScope)
MerahPutih.com - Waspada saat sariawan. Apabila tidak kunjung sembuh selama dua minggu, sariawan bisa jadi tanda gejala kanker mulut.
Dokter Spesialis Telinga, Hidung, dan Tenggorokan dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Indra Parmaditya mengatakan perlu ada pemeriksaan apabila sariawan tidak kunjung sembuh setelah dua minggu.
Baca Juga:
"Kalau misalnya ada sariawan, yang kalau kita lihat secara awamnya itu menetap lebih dari dua minggu, itu harus banget kita waspadai. Harus dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan apakah ini merupakan suatu lesi yang lebih berbahaya," katanya dalam diskusi mengenai kesehatan mulut dan tenggorokan yang diikuti secara daring di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (22/2).
Menurut Indra, gejala awal sariawan bisa berupa lesi. Kemudian akan tumbuh benjolan tumor atau kanker pada bagian mulut.
Baca Juga:
Indra juga mengimbau untuk mewaspadai tiga jenis lesi, yakni leukoplakia atau bercak berwarna putih yang tidak hilang ketika digores, eritroplakia atau bercak merah yang berdarah ketika digores, dan eritroleukoplakia atau kombinasi keduanya yang dapat berkembang menjadi kanker.
Apabila terdapat tanda-tanda tersebut sebaiknya langung berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang tepat.
"Harus dengan pemeriksaan biopsi ya, kita ambil sedikit jaringannya kemudian kita tes di laboratorium, di mikroskop dengan pemeriksaan khusus untuk melihat apa sih sebenarnya sariawannya ini," paparnya. (ikh)
Baca Juga:
Sakit Perut Bagian Kiri Indikasi Gangguan Kesehatan pada Tubuh
Bagikan
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah