2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Kemlu RI Upayakan Jalur Diplomasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 08 April 2026
2 Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz, Kemlu RI Upayakan Jalur Diplomasi

ilustrasi kapal tanker. (Foto: Pexels/abdo alshreef)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengungkap dua kapal tanker milik Pertamina hingga kini belum dapat melintas di Selat Hormuz, Iran.

Pemerintah Indonesia saat ini masih melakukan upaya diplomasi untuk memastikan kapal pembawa minyak tersebut dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.

"Kami mengupayakan agar kapal Pertamina bisa melintasi dari Selat Hormuz," kata juru bicara Kemlu, Vahd Nabyl, dalam jumpa pers di kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Rabu (8/4).

Menurut Nabyl, terdapat sejumlah kendala teknis yang tengah diatasi agar kapal-kapal tersebut dapat melintas.

"Terdapat beberapa hal yang cukup teknis yang memang sedang ditindaklanjuti untuk bisa memastikan keselamatan untuk melintas dari sana. Dan ini termasuk antara lain seperti hal-hal seperti asuransi dan juga kesiapan kru," ungkapnya.

Ia menegaskan, selain aspek teknis, pemerintah juga memprioritaskan keselamatan seluruh kru kapal sebagai faktor utama dalam pengambilan keputusan.

Baca juga:

DPR Ingatkan Risiko Finansial Pertamina akibat Penahanan Harga BBM

Lebih lanjut, Nabyl menjelaskan bahwa Kemlu bersama KBRI Teheran telah menjalin koordinasi intensif dengan pemerintah Iran. Komunikasi juga dilakukan melalui kedutaan Iran di Jakarta.

"Dan termasuk dilakukan juga oleh Bapak Menlu dalam pertemuan dengan Dubes Iran dan juga oleh Dubes kita di Teheran dengan otoritas-otoritas di Iran," jelas dia.

Dalam proses ini, Indonesia menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum internasional, termasuk prinsip kebebasan navigasi di jalur laut internasional.

"Dan kita dalam tadi seperti di awal disampaikan juga bahwa pada prinsipnya tentu kita ingin meminta agar kebebasan navigasi itu dihormati dan sesuai dengan hukum internasional dan UNCLOS," ucapnya.

Baca juga:

Uji Nyali 2 Tangker LNG Qatar Tembus Selat Hormuz Gagal, Muter-Muter di Teluk Persia

Saat ini, terdapat dua kapal milik Pertamina yang diketahui tertahan di Selat Hormuz, yakni Pertamina Priden dan MT Gamsunoro.

Pemerintah memastikan akan menindaklanjuti setiap laporan terkait kapal yang berkaitan dengan kepentingan nasional.

"Kami merespons setiap laporan, bukan hanya satu atau dua, tapi apa pun kapal yang yang terkait dengan kepentingan nasional kita, pasti kita tindak lanjuti," kata dia.

Nabyl menambahkan bahwa setiap negara pada dasarnya melakukan upaya serupa untuk melindungi kapal dan kepentingan nasionalnya masing-masing.

Karena itu, ia menilai tidak tepat membandingkan situasi Indonesia dengan negara lain yang kapalnya telah mendapat izin melintas.

Beberapa negara seperti Pakistan, India, dan Filipina disebut telah memperoleh izin melintas dari Iran.

Terbaru, Anwar Ibrahim mengungkapkan melalui platform X bahwa Iran telah mengizinkan kapal Malaysia melintasi Selat Hormuz pada Selasa (7/4), setelah pertemuannya dengan Duta Besar Iran di Malaysia, Valiollah Mohammadi.

"Jadi, tidak harus membandingkan dengan negara lain, tetapi memang setiap negara punya kepentingan yang sama dan upaya yang sama," terang Vahd. (Knu)

#Pertamina #Kementerian Luar Negeri #Selat Hormuz #Kapal Tanker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Harga BBM Subsidi Pertamina Tidak Naik, Poster Viral di Medsos Dipastikan Hoaks
Beredar info harga Pertalite naik mulai September 2026? Jangan panik dulu, Pertamina pastikan isu kenaikan harga BBM subsidi itu cuma hoaks. Cek fakta lengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
Harga BBM Subsidi Pertamina Tidak Naik, Poster Viral di Medsos Dipastikan Hoaks
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Berita Foto
Upstream Youth Champs 2026 Ajak Mahasiswa IPB Kenali Industri Hulu Migas
Sejumlah mahasiswa IPB mengunjungi gelaran Upstream Youth Champs 2026 (UYC) di IPB University, Bogor, pada Selasa (22/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 22 September 2026
Upstream Youth Champs 2026 Ajak Mahasiswa IPB Kenali Industri Hulu Migas
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Presiden Republik Prancis telah mengarahkan pemerintahannya untuk berupaya penuh guna memastikan pasokan..
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Krisis BBM Melanda Prancis, Harga Sudah Melonjak 30 Persen
Indonesia
Pertamina Klaim Antrean Pembelian BBM Sudah Tidak Ganggu Lalu Lintas
Pemantauan dan koordinasi terus dilakukan untuk menjaga kelancaran penyaluran BBM, termasuk apabila terdapat dinamika di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Pertamina Klaim Antrean Pembelian BBM Sudah Tidak Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Indonesia
Pertamina Tunggu Kebijakan Pembatasan BBM Bersubsidi Bagi Desil 9 dan 10
Posisi Pertamina sebagai badan usaha yang akan mengikuti arahan dari pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Pertamina Tunggu Kebijakan Pembatasan BBM Bersubsidi Bagi Desil 9 dan 10
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Indonesia
Beli BBM Pakai Syarat STNK, Begini Kata Pertamina
Setiap kebijakan terkait penyaluran BBM yang berkaitan dengan masyarakat akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan regulator
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Beli BBM Pakai Syarat STNK, Begini Kata Pertamina
Bagikan