11 Anak Muda dari Berbagai Daerah Ikuti Program Pertanian dan Pelatihan Sayur Mayur JHL Foundation

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Agustus 2024
11 Anak Muda dari Berbagai Daerah Ikuti Program Pertanian dan Pelatihan Sayur Mayur JHL Foundation

Peserta Program Pertanian dan Pelatihan Sayur Mayur JHL Foundation. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - RASA ingin tahu anak muda di bidang pertanian cukup tinggi. Kawasan Praktik Pertanian Sayur Mayur JHL Merah Putih Kasih Foundation, Megamendung, Bogor, Jawa Barat hari ini Jumat (9/8) mendapat tamu 11 orang generasi milenial dari berbagai wilayah Indonesia.

Mereka berasal dari daerah Nias, Sumatra Utara; Sumba-Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT); dan Manado, Sulawesi Utara.

Tujuan belasan anak muda datang ke Kawasan Praktik Pertanian Sayur Mayur JHL Merah Putih Kasih Foundation ini untuk belajar lebih dalam perihal pertanian, peternakan dan perikanan. Dengan rincian peserta, 6 orang perempuan dan 5 orang laki-laki.

"Mereka akan berbagi tugas apa yang mereka ingin pelajari. Ada pertanian peternakan dan perikanan," kata Direktur Program Praktik Pertanian Sayur Mayur JHL Merah Putih Kasih Foundation, Johan S Sembiring kepada Merahputih.com.

Johan melanjutkan, mereka belajar pertanian selama 14 hari atau dua minggu, yang dimulai dari Rabu (7/8) hingga Selasa (20/8) mendatang.

"Sudah dua malam teman-teman dari Nias dari Sumba, Kupang dari Manado berjumlah 11 orang belajar pertanian, perternakan, perikanan," tuturnya.

Baca juga:

Kontribusi Yayasan JHL Merah Putih Kasih dan KSAD Maruli untuk Kembangkan Pertanian Indonesia

Johan menuturkan, ada beragam pertanian yang dapat dipelajari dari lokasi Praktik Pertanian Sayur Mayur JHL Merah Putih Kasih Foundation. Dari cara bertanam kembang kol, kol ungu, cabai, tomat, lobak, kangkung, bayam, sayur sawi hijau, sawi putih, serta lombok.

Tak hanya menanam, kata Johan, para peserta juga diajari bagaimana cara memanen yang baik.

Johan dengan suara tegasnya menerangkan, untuk perikanan dirinya beserta enam peserta lain akan lebih dulu datang ke Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kunjungan ke Soreang ini untuk belajar cara budidaya ikan nila.

Baca juga:

Fokus Cetak 1.000 Sarjana Pertanian, Founder JHL Foundation Kebut Pembangunan SMK

Lanjut dia, ada satu tempat di daerah Soreang yang warganya pandai dalam beternak ikan Nila. Sudah teruji, dengan memelihara ikan nila selama 3 bulan bisa menghasikan berat 600 gram.

"Hari Senin kita juga berangkatkan tiga orang ke Soreang, Bandung. Kalau kita berangkatkan hari Senin, maka hari Selasa atau hari Rabu alat itu sudah kita datangkan dari Bandung supaya dipraktikkan di sini," urainya.

"Nanti lagi 3 orang yang lain kita berangkatkan lagi supaya jumlahnya jadi 6 orang sudah dapat pelatihan langsung yang ahlinya dan nanti mereka yang akan ajarkan kawan-kawannya di kawasan Praktik Pertanian Sayur Mayur JHL Merah Putih Kasih Foundation," sambungnya.

Ia berharap, dengan ilmu yang didapat dari pelatihan pertanian dua minggu ini bisa diterapkan di kampung halaman. Sehingga kepandaiannya dalam bertani dapat ditularkan kepada masyarakat luas.

Baca juga:

Founder JHL Foundation, Jerry Hermawan Lo: 5 Pilar Menuju Kemandirian dan Kedaulatan Pangan

Sementara itu, peserta Pertanian dan Pelatihan Sayur Mayur JHL Merah Putih Kasih Foundation yang berasal dari Sumba NTT, Irwanto Lende, 24, mengaku senang bisa menimba ilmu soal pertanian. Pasalnya, ada beragam sayur-sayuran yang dapat dipelajarinya.

Irwanto menegaskan ada enam orang dari daerah Sumba yang ikut dalam program Praktik Pertanian Sayur Mayur JHL Merah Putih Kasih Foundation. "Ada enam orang dari Sumba tiba di sini (kawasan Praktik Pertanian Sayur Mayur JHL Merah Putih Kasih Foundation) hari Rabu. Biaya semua gratis," tuturnya.

Sementara itu, Founder Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation), Jerry Hermawan Lo menegaskan ia sangat fokus pada swasembada pangan. Pasalnya, sumber daya alam yang dimiliki Indonesia cukup melimpah dan tanahnya terbilang subur.

Menurutnya, ada lima hal yang diperlukan agar Indonesia bisa semakin kuat dalam pengelolaan swasembada pangan. Hal pertama ialah sumber daya alam. Dalam hal ini Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah.

Kedua yakni infrastruktur. "Sejak kepemimpinan Presiden Joko Widodo, pembangunan infrastruktur sudah sangat luar biasa. Jadi pengangkutan hasil alam dari desa menuju kota sudah jauh lebih baik," ujarnya.

Ketiga ialah penegakan hukum. Menurut Jerry, penegakan hukum di Indonesia sudah berjalan baik. Hal yang keempat ialah sumber daya manusia (SDM). Dalam hal inilah Jerry ingin memperbanyak SDM yang bisa mengelola kekayaan alam dengan program 1.000 sarjana pertanian.

Hal yang tak kalah penitng yakni peran serta investor. Kata dia, investor benar-benar sangat dibutuhkan. Dia berharap banyak pengusaha yang tertarik untuk membantu mengelola lahan-lahan yang ada di penjuru daerah.

Dengan begitu, masyarakat di daerah memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan dari pemanfaatan lahan di bidang pertanian dan perkebunan. "Sudah banyak pengusaha yang menghubungi saya dan tertarik untuk ikut serta dalam program mencetak 1.000 sarjana pertanian. Beberapa pengusaha bahkan ingin lahan mereka dikelola untuk bisa mendukung program ini," kata dia.(Asp)

#Jhl Foundation
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Merah Putih Kasih
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Untuk tahap II fokus bantuan bukan lagi sekadar kebutuhan harian, melainkan material bangunan untuk sekolah dan rumah ibadah, serta perlengkapan belajar bagi anak-anak.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
Bantuan Tahap II JHL Foundation untuk Gempa Flores: Fokus Material Renovasi dan Alat Sekolah
Indonesia
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Relawan JHL Foundation menyalurkan bantuan berupa satu buah terpal kepada masyarakat Desa Kotabaru, Kabupaten Ende, Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
JHL Foundation Turun Langsung ke Kotabaru Ende, Korban Gempa Flores Terima Bantuan Terpal
Merah Putih Kasih
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Krisis regenerasi petani muda mengancam masa depan pangan. JHL Foundation hadir lewat Beasiswa Kelapa untuk mencetak petani milenial terdidik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 04 September 2026
Beasiswa Kelapa JHL Foundation Targetkan 2.000 Mahasiswa Jadi Petani Modern Hingga Akhir 2026
Indonesia
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
JHL Foundation memberikan Beasiswa Kelapa kepada lebih dari 100 mahasiswa UBB untuk mendukung pendidikan dan mendorong regenerasi petani muda di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 04 September 2026
JHL Foundation Dorong Regenerasi Petani Lewat Beasiswa Kelapa untuk Mahasiswa UBB
Indonesia
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Guru dan tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam menjaga pelayanan dasar tetap berjalan selama masa pemulihan bencana.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
JHL Foundation Bantu Guru dan Nakes, Jaga Pelayanan Publik di Flores Tetap Berjalan Pascagempa
Indonesia
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Penyaluran dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemukan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
JHL Foundation Bantu untuk Nakes dan Guru di Ende
Merah Putih Kasih
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi Gerak Nyata JHL Foundation Bantu Korban Gempa Bumi Flores
Andreas berharap atas karya-karya kemanusiaan tersebut, JHL Foundation mendapatkan berlimpah keberkahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Bupati Manggarai Timur Andreas Agas Apresiasi Gerak Nyata JHL Foundation Bantu Korban Gempa Bumi Flores
Merah Putih Kasih
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Tim Relawan mendatangi Kabupaten Manggarai Timur menyasar sejumlah desa dan kelurahan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Relawan Merah Putih Sasar Perbatasan Matim-Ngada, Pastikan Korban Gempa Tersentuh Bantuan JHL Fondation
Indonesia
Dari Laci hingga Mendo, JHL Foundation Terus Menyisir Manggarai
Perjalanan delapan hari sebelumnya telah membawa tim JHL Foundation menyusuri wilayah Manggarai Barat, Manggarai, hingga Manggarai Timur.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Laci hingga Mendo, JHL Foundation Terus Menyisir Manggarai
Merah Putih Kasih
JHL Foundation Kembali Menyisir Pelosok Manggarai Barat, 105 Paket Bantuan Disalurkan
Hingga hari ketujuh, JHL Foundation telah menyusuri sejumlah wilayah di Manggarai Barat, Manggarai, dan Manggarai Timur, dengan penyaluran dilakukan secara langsung kepada masyarakat
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
JHL Foundation Kembali Menyisir Pelosok Manggarai Barat, 105 Paket Bantuan Disalurkan
Bagikan